Rumble Guncang Pasar! Akuisisi Cloud AI dan Northern Data Senilai Rp 19 Triliun

Langkah ini menandai ekspansi besar Rumble ke bisnis AI dan infrastruktur GPU, sekaligus memperkuat posisinya di tengah persaingan teknologi global.

Diterbitkan 12 Agustus 2025, 18:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pesaing YouTube dan bidang perbendaharaan, Rumble, berupaya meningkatkan kapasitas cloud AI-nya dengan mengakuisisi Northern Data dari Jerman.

Rumble mengumumkan pada hari Senin (11/08/2025) bahwa mereka telah menawarkan untuk mengambil alih unit cloud Northern Data, Taiga, dan bisnis pusat data berdaya tinggi berskala besar, Ardent, setelah mengusulkan transaksi saham senilai USD 1,17 miliar atau setara Rp 19 triliun.

Dikutip dari Yahoo Finance, Selasa (12/8/2025), Northern Data yang merupakan penerbit stablecoin—mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah setuju untuk menjual bisnis penambangan kripto mereka, Peak Mining, kepada perusahaan penambangan Bitcoin swasta, Elektron Energy, dalam transaksi independen senilai USD 235 juta.

Tether mendukung Rumble untuk rencana akuisisi tersebut, sebagaimana yang telah diumumkan.

"Setelah transaksi potensial ini selesai, Tether akan menjadi pelanggan penting Rumble, dengan komitmen jangka panjang untuk membeli GPU," ujar Rumble dalam sebuah pernyataan.

Perencanaan Akuisisi

 

Tahun lalu, penerbit stablecoin Tether mengungkapkan bahwa akan berinvestasi USD 775 juta di platform Rumble, dimulai dengan memberikan dana tunai sebesar USD 250 juta. 

Tether berbasis di El Salvador dan berupaya mencetak USDT, mata uang kripto terbesar keempat berdasarkan kapitalisasi pasarnya. USDT adalah stablecoin yang terhubung dan diamankan oleh dolar AS dan dianggap sebagai komponen utama dunia kripto.

Rumble adalah perusahaan Kanada yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan streaming dan mengunggah video. Perusahaan ini merupakan pesaing YouTube dan terdaftar di Nasdaq dengan nama RUM.

Keistimewaannya adalah platform ini memfasilitasi kebebasan berbicara, dan baik kreator konservatif Amerika maupun penganut teori konspirasi telah menggunakan platform ini.

 

Kumpulkan Bitcoin

Tahun lalu, Rumble mulai menggunakan Bitcoin di neraca keuangannya, dan saat ini perusahaan tersebut memiliki total 210,8 BTC senilai lebih dari USD 25 juta (setara Rp 407 juta) pada harga saat ini.

RUM menutup perdagangan reguler naik sekitar 3 persen pada hari Senin, namun masih turun sekitar 34 persen pada tahun ini.

Â