Sukses

Platform Perdagangan Kripto Hotbit Hentikan Operasi, Ini Sebabnya

Liputan6.com, Jakarta Platform perdagangan kripto Hotbit mengatakan telah mengakhiri semua operasi pertukaran terpusat atau Centralized Exchange (CEX), mengutip kondisi operasi yang memburuk dan perubahan lanskap kripto yang lebih luas.

“Pengguna memiliki waktu hingga 21 Juni 2023 untuk menarik aset mereka dari platform,” kata pengumuman perusahaan, dikutip dari CoinDesk, Selasa (23/5/2023). 

Hotbit, yang mengatakan memiliki 5 juta pengguna, menangguhkan setoran dan penarikan perdagangan pada Agustus tahun lalu setelah otoritas penegak hukum membekukan sebagian dananya selama penyelidikan kriminal terhadap seorang mantan karyawan.

Industri kripto yang lebih luas kemudian terjun ke mode krisis setelah jatuhnya pertukaran kripto FTX pada November 2022. Hotbit mengungkapkan hal ini yang mengakibatkan arus keluar dana terus menerus dari pengguna CEX dan arus kas yang memburuk.

“Industri kripto akan semakin berputar ke arah model bisnis yang lebih terdesentralisasi sebagai tanggapan atas pengawasan peraturan yang lebih ketat dari perusahaan terpusat setelah keruntuhan FTX,” jelas Hotbit. 

Bisnis yang terdesentralisasi secara teori harus dapat menghindari risiko satu titik kegagalan, seperti yang terjadi pada FTX

Sebelumnya, pada April salah satu perusahaan kripto yang berfokus pada peer to peer Bitcoin, Paxful merilis postingan blog yang menyatakan perusahaan menangguhkan operasinya. 

CEO Paxful , Ray Youssef mencatat banyak orang berusaha menarik dana dan transfer memakan waktu lebih lama dari biasanya. 

Pada Juni 2021, perusahaan mengumumkan akan menyumbangkan 1 perusahaan dari keuntungannya untuk amal. Seminggu sebelum pengumuman akan menangguhkan layanan, Youssef memberi tahu publik Paxful telah mengganti biaya pelanggan Paxful Earn setelah masalah terkait kebangkrutan Celsius.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini