The Fed Bakal Luncurkan Layanan FedNow Jadi Alternatif CBDC

FedNow mengatasi masalah yang dikemukakan beberapa orang tentang perlunya CBDC.

Diterbitkan 26 Agustus 2022, 18:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Federal Reserve AS sedang mempertimbangkan sistem pembayaran yang dapat mengurangi kebutuhan akan mata uang digital bank sentral (CDBC). Dalam pertimbangannya, The Fed mengusulkan layanan disebut FedNow yang diharapkan dapat memenuhi peran pengganti CBDC.

Dilansir dari Crypto Briefing, Jumat (26/8/2022), Michelle W. Bowman dari Federal Reserve AS membuat berbagai komentar tentang masalah ini dalam pidatonya di VenCent Fintech Conference di Little Rock, Arkansas. 

Dalam sambutannya, dia mengatakan Federal Reserve sedang mengembangkan layanan yang disebut FedNow, layanan pembayaran yang ditujukan untuk lembaga penyimpanan.

Bowman mengatakan FedNow mengatasi masalah yang dikemukakan beberapa orang tentang perlunya CBDC. FedNow tidak bergantung pada stablecoin atau CBDC yang dikeluarkan pemerintah. 

Namun, ia mengisi peran yang sama dalam hal itu akan memungkinkan lembaga keuangan dan pelanggan untuk menggunakan layanan yang bersaing dengan penyedia pembayaran lainnya.

Bowman menambahkan FedNow adalah "prioritas tinggi" dan mengatakan layanan itu harus siap pada pertengahan 2023. Pengembangan proyek dimulai pada 2019, dan laporan terbaru menunjukkan Federal Reserve telah menemukan peserta dan memulai program percontohan.

Meskipun komentar awal Bowman menyiratkan FedNow mengurangi kebutuhan akan CBDC, kedua upaya tersebut dapat saling melengkapi. Bowman menambahkan Federal Reserve sedang mempertimbangkan apakah CBDC mungkin cocok dengan lanskap uang dan pembayaran AS di masa depan bahkan ketika menilai manfaat FedNow.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Permintaan Aset Kripto Signifikan

Bowman juga mengomentari aset kripto secara umum, mencatat Federal Reserve telah menyaksikan permintaan konsumen yang signifikan bagi bank untuk menyediakan layanan kripto. Dia mengatakan tren ini kemungkinan menyebabkan bank ingin lebih memahami dan memfasilitasi layanan ini untuk pelanggan mereka.

Menurut Bowman bank telah melihat beberapa simpanan pelanggan masuk ke perusahaan kripto. Mereka “ingin membendung arus keluar itu” dengan menawarkan layanan yang bersaing dengan industri kripto.

Perlu Perhatikan Risiko Kripto

Bowman memperingatkan bank harus mempertimbangkan risiko menawarkan layanan kripto. Dia mengatakan Federal Reserve menciptakan ekspektasi pengawasan untuk bank pada masalah seperti penyimpanan kripto, pembelian, penjualan, dan pinjaman serta penerbitan stablecoin.

Federal Reserve telah lama menjadi pusat pengembangan CBDC dan peraturan kripto lainnya. Awal tahun ini, lembaga pemerintah menyampaikan laporan tentang CBDC yang mempertimbangkan biaya dan manfaat dari aset semacam itu.

Badan pemerintah juga bertanggung jawab atas beberapa kenaikan suku bunga tahun ini, yang terbaru terjadi pada akhir Juli dan tampaknya mendorong harga kripto.

Harga Kripto Jumat Pagi 26 Agustus 2022

Sebelumnya harga bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau alami pergerakan yang beragam pada perdagangan Jumat, 26 Agustus 2022. Mayoritas kripto masih melanjutkan penguatan walaupun tidak terlalu signifikan.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Jumat (26/8/2022) pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) menguat 0,23 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih melemah 7,69 persen sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 21.583 per koin atau setara Rp 318,8 juta juta (asumsi kurs Rp 14.774 per dolar AS). 

Ethereum (ETH) juga masih menguat pagi ini. Selama 24 jam terakhir, ETH naik 1,97 persen, tetapi masih melemah 9,07 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.700 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) masih bertahan di zona hijau Dalam 24 jam terakhir BNB menguat tipis 1,61 persen. Namun masih melemah 0,43 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 302,36 per koin. 

 

Harga Kripto Lainnya

Kemudian Cardano turut melanjutkan penguatan. Dalam satu hari terakhir ADA meroket tipis 1,22 persen, tetapi masih terkoreksi cukup dalam yaitu 11,56 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4685 per koin.

Adapun Solana (SOL) harus kembali terpuruk ke zona merah. Sepanjang satu hari terakhir SOL ambles tipis 0,11 persen dan 13,14 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 35,57 per koin.

Sedangkan XRP pada pagi ini masih menguat. XRP naik 0,47 persen dalam 24 jam terakhir, tetapi masih melemah 7,62 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3495 per koin. 

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal tersebut membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00

Sedangkan Binance USD (BUSD) menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya kembali ke level USD1,00.

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto dalam 24 jam masih bertengger di kisaran USD 1 triliun.