Liputan6.com, Jakarta - Cara kembangkan pola pikir bertumbuh atau growth mindset seharusnya mulai dicari seseorang yang ingin menghindari kegagalan atau membangun lebih banyak kesempatan. American Psychological Association melalui artikel “Can a growth mindset help students achieve their potential?” menjelaskan growth mindset sebagai keyakinan bahwa kemampuan dan kecakapan dapat berkembang melalui latihan, strategi, bantuan, serta dukungan.
Dalam kehidupan sehari-hari, pola pikir bisa memengaruhi cara seseorang memandang kesalahan dan tantangan. Orang yang menganggap kemampuan tidak bisa berubah cenderung melihat hasil sebagai gambaran dirinya, sedangkan growth mindset mendorong seseorang melihat hasil sebagai bagian dari proses belajar.
Perubahan pola pikir tidak harus dimulai dari target besar. Kebiasaan mengenali pikiran, mengevaluasi tindakan, menerima masukan, dan mencoba cara lain bisa menjadi langkah yang dilakukan dalam kegiatan sehari-hari. Sudah siap bertumbuh? Mari simak langkah demi langkahnya versi Liputan6 yang bisa Anda coba, Selasa (29/9).
Advertisement
1. Kenali Pola Pikir yang Muncul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5149493/original/083324800_1740990590-WhatsApp_Image_2025-03-03_at_3.27.30_PM.jpeg)
Cara kembangkan pola pikir bisa dimulai dengan memperhatikan pikiran yang muncul ketika menghadapi kesulitan. Kalimat seperti “saya memang tidak bisa” atau “saya tidak berbakat” dapat menunjukkan penilaian yang menganggap kemampuan sebagai sesuatu yang menetap.
Perhatikan pula kapan pikiran tersebut muncul. Kegagalan, kritik, perbandingan, atau tugas baru bisa memunculkan respons yang sama. Mengenal situasi pemicunya membuat seseorang memiliki kesempatan untuk berhenti sejenak sebelum menentukan tindakan berikutnya.
Tidak perlu langsung mengubah semua pikiran. Langkah awal cukup dengan mengenali pola yang berulang. Dari sana, seseorang bisa melihat bagian mana yang perlu dipelajari dan tindakan apa yang masih bisa dilakukan.
2. Ubah Kalimat tentang Kemampuan
Kalimat yang digunakan untuk berbicara kepada diri sendiri bisa diarahkan pada proses belajar. Pernyataan “saya tidak bisa” dapat diubah menjadi “saya belum bisa”. Perubahan tersebut tidak menghapus kesulitan, tetapi memberi ruang untuk mencoba kembali.
Dalam growth mindset, kemampuan dipandang sebagai sesuatu yang bisa berkembang. Stanford menjelaskan bahwa growth mindset berkaitan dengan kemampuan melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Gunakan kalimat yang sesuai dengan keadaan. Jika belum menguasai suatu pekerjaan, katakan bahwa kemampuan tersebut masih perlu dilatih. Cara ini membantu memisahkan hasil saat ini dari kemungkinan perkembangan pada waktu berikutnya.
Advertisement
3. Jadikan Kesalahan Bahan Belajar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306188/original/036928800_1754378725-portrait-funny-smart-little-girl-wears-glasses-checkered-shirt-raised-up-one-finger-smiles-front.jpg)
Kesalahan sering membuat seseorang ingin berhenti karena hasil yang diperoleh tidak sesuai harapan. Padahal, kesalahan bisa digunakan untuk mengetahui bagian yang belum dikuasai atau cara yang belum sesuai.
Setelah melakukan kesalahan, coba tanyakan apa yang terjadi dan bagian mana yang perlu diperbaiki. Pertanyaan tersebut menggeser perhatian dari menyalahkan diri menuju mencari langkah berikutnya.
Growth mindset tidak berarti menganggap semua kesalahan sebagai hal yang harus diterima tanpa evaluasi. Kesalahan tetap perlu diperiksa agar seseorang bisa mengetahui penyebabnya dan menentukan perubahan yang diperlukan.
4. Berani Mencoba Hal yang Belum Dikuasai
Menghindari tugas karena takut gagal bisa membuat kesempatan belajar semakin sedikit. Karena itu, pilih satu kegiatan yang belum dikuasai dan mulai dari bagian yang masih bisa dilakukan.
Tantangan tidak harus berupa pekerjaan besar. Belajar menggunakan alat baru, mencoba cara berbeda, atau mengambil tugas yang sebelumnya dihindari bisa menjadi latihan untuk mengembangkan pola pikir.
Ketika hasil pertama belum sesuai harapan, jangan langsung menganggap diri tidak mampu. Periksa cara yang digunakan, cari informasi, lalu coba lagi dengan perubahan yang diperlukan.
5. Fokus pada Proses Belajar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4985418/original/094629400_1730277006-IMG-20241030-WA0072.jpg)
Hasil memang penting, tetapi proses memberi informasi tentang cara seseorang mencapai hasil tersebut. Perhatikan apa yang sudah dipelajari, bagian yang masih sulit, dan langkah yang bisa dilakukan berikutnya.
Stanford juga menjelaskan bahwa growth mindset tidak hanya berkaitan dengan usaha. Perkembangan membutuhkan strategi belajar dan masukan yang membantu seseorang memperbaiki cara yang digunakan.
Karena itu, jangan berhenti pada kalimat “saya sudah berusaha”. Lanjutkan dengan pertanyaan tentang cara yang digunakan. Jika cara tersebut belum membantu, cari pilihan lain yang sesuai dengan kebutuhan.
6. Terima Masukan dari Orang Lain
Masukan bisa membantu seseorang melihat bagian yang tidak disadari. Kritik tidak harus langsung dianggap sebagai penilaian terhadap diri, tetapi bisa diperiksa untuk menemukan informasi yang berguna.
Saat menerima masukan, tanyakan bagian mana yang perlu diperbaiki dan bagaimana cara memperbaikinya. Pertanyaan tersebut membuat percakapan berfokus pada tindakan, bukan pada perasaan gagal.
Jika masukan tidak sesuai keadaan, seseorang tetap bisa memeriksanya sebelum mengambil keputusan. Growth mindset bukan berarti menerima semua pendapat, melainkan bersedia mendengarkan dan mempertimbangkan informasi yang bisa membantu proses belajar.
7. Jangan Menyamakan Hasil dengan Diri
Satu hasil tidak selalu menggambarkan seluruh kemampuan seseorang. Nilai rendah, pekerjaan yang belum selesai, atau kegagalan dalam tugas tertentu merupakan hasil dari suatu proses, bukan identitas seseorang.
Pemisahan tersebut membantu mengurangi kecenderungan berpikir bahwa satu kegagalan akan menentukan masa depan. Seseorang masih bisa melihat apa yang perlu dipelajari setelah hasil tersebut muncul.
Cara kembangkan pola pikir seperti ini dapat dimulai dengan mengganti pertanyaan “Apa yang salah dengan saya?” menjadi “Bagian mana yang perlu saya perbaiki?” Pertanyaan kedua memberi arah untuk melakukan tindakan.
Advertisement
8. Cari Cara Baru Ketika Cara Lama Tidak Berhasil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4970792/original/016874400_1729073290-IMG-20241016-WA0028.jpg)
Usaha yang sama tidak selalu menghasilkan perubahan. Jika seseorang sudah mencoba tetapi hasilnya tetap sama, persoalannya mungkin terletak pada cara yang digunakan.
Coba pecah pekerjaan menjadi bagian yang lebih kecil, cari penjelasan lain, bertanya kepada orang yang memahami bidang tersebut, atau mengubah urutan langkah. Pilihan tersebut membuat proses belajar tidak berhenti pada satu metode.
Penelitian yang dibahas Stanford menunjukkan bahwa growth mindset berkaitan dengan kesediaan mencoba tantangan dan mencari cara untuk berkembang. Karena itu, kegagalan bisa menjadi alasan untuk mengevaluasi cara, bukan menghentikan proses.
9. Tetapkan Target untuk Belajar
Target tidak harus selalu berupa hasil akhir. Seseorang bisa menetapkan target untuk menguasai satu bagian pekerjaan, memahami satu konsep, atau menyelesaikan satu latihan dalam waktu tertentu.
Target seperti ini membuat perkembangan lebih mudah diperhatikan. Seseorang dapat melihat bagian yang sudah dikuasai dan bagian yang masih membutuhkan latihan.
Jika target belum tercapai, periksa kembali langkah yang sudah dilakukan. Mungkin waktunya perlu ditambah, cara belajarnya perlu diubah, atau bantuan dari orang lain diperlukan untuk melanjutkan proses.
10. Hindari Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Perbandingan sering membuat seseorang hanya melihat hasil orang lain tanpa mengetahui proses yang mereka jalani. Kondisi tersebut bisa membuat kemampuan sendiri dinilai berdasarkan ukuran yang tidak sesuai.
Gunakan perkembangan sebelumnya sebagai bahan perbandingan. Perhatikan apakah pekerjaan sekarang lebih baik daripada pekerjaan yang dilakukan beberapa waktu lalu, atau apakah ada bagian yang sudah lebih dikuasai.
Perbandingan dengan diri sendiri juga membantu seseorang melihat perkembangan yang mungkin tidak terlihat dalam satu hari. Dengan begitu, perhatian tetap berada pada proses belajar dan tindakan yang bisa dilakukan.
11. Minta Bantuan Saat Mengalami Kesulitan
Meminta bantuan tidak berarti seseorang tidak mampu. Dalam proses belajar, orang lain bisa memberikan penjelasan, pengalaman, atau cara yang belum pernah dicoba.
Ketika mengalami kesulitan, jelaskan bagian yang belum dipahami. Pertanyaan yang spesifik biasanya membantu orang lain mengetahui bentuk bantuan yang diperlukan.
Growth mindset juga memasukkan dukungan dari orang lain sebagai bagian dari perkembangan kemampuan. APA menyebut praktik, strategi belajar, bantuan, dan dukungan sebagai bagian dari proses pengembangan kemampuan.
12. Evaluasi Perkembangan Secara Berkala
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5241553/original/019545500_1748974179-pexels-silverkblack-30535643.jpg)
Langkah terakhir adalah melihat kembali proses yang sudah dijalani. Catat apa yang berhasil, kesalahan yang terjadi, cara yang perlu diganti, serta pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman tersebut.
Evaluasi membantu seseorang melihat bahwa perubahan tidak selalu muncul dalam waktu singkat. Perkembangan bisa terlihat setelah seseorang membandingkan kemampuan sekarang dengan kondisi sebelumnya.
Cara kembangkan pola pikir akhirnya kembali pada kebiasaan melihat pengalaman sebagai bahan belajar. Growth mindset bukan berarti selalu berhasil, tetapi memberi ruang untuk belajar, memperbaiki cara, menerima bantuan, dan mencoba lagi ketika menghadapi kesulitan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Kembangkan Pola pikir
Apa yang dimaksud dengan growth mindset?
Growth mindset adalah cara pandang bahwa kemampuan dapat berkembang melalui latihan, strategi, bantuan, dan pengalaman belajar.
Apa perbedaan growth mindset dan fixed mindset?
Growth mindset melihat kemampuan sebagai sesuatu yang bisa berkembang, sedangkan fixed mindset memandang kemampuan sebagai sesuatu yang menetap.
Bagaimana cara mengembangkan growth mindset?
Kenali pikiran yang membatasi diri, belajar dari kesalahan, menerima masukan, mencoba cara baru, dan meminta bantuan saat menghadapi kesulitan.
Apakah fixed mindset bisa berubah menjadi growth mindset?
Pola pikir bisa diarahkan melalui kebiasaan memperhatikan respons terhadap kesulitan, mengevaluasi cara belajar, serta melihat kemampuan sebagai sesuatu yang masih bisa dikembangkan.
Apakah growth mindset menjamin seseorang sukses?
Tidak. Growth mindset bukan jaminan hasil tertentu. Konsep ini lebih berkaitan dengan cara seseorang menghadapi proses belajar, tantangan, kesalahan, dan perubahan.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5426401/original/044620800_1764304062-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-11-28T112538.162.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360171/original/015599500_1790593922-Cek_Fakta_-_Sri_Mulyani_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5290555/original/019424000_1753145219-1000011471.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5149492/original/063992300_1740990590-WhatsApp_Image_2025-03-03_at_3.23.57_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552233/original/097167200_1775804313-Pensiunan_kaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5297456/original/039150700_1753685633-pexels-andre-furtado-43594-1429395.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3142701/original/091579300_1591166268-young-woman-using-laptop-in-kitchen-4049786.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4462380/original/076321700_1686546447-20230612093615__fpdl.in__lovely-asian-young-lady-portriat-happy-woman-lifestyle-concept_1150-9024_normal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5260087/original/069727100_1750514176-Introvert.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360092/original/062765500_1790589594-pexels-julio-lopez-75309646-18780712.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4390800/original/021868600_1681200535-lanju-fotografie-_R_5e0nwBH8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2919164/original/018951200_1569225495-sean-kong--1B_y4wGs-s-unsplash__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5049516/original/018189600_1734064900-1734060721610_zodiak-libra-bulan-apa.jpg)