Cara Duduk Seseorang Akan Memperlihatkan Orang Itu, Begini Cara Membaca Kepribadiannya

Cara duduk seseorang akan memperlihatkan orang itu, dari posisi kaki, tangan, hingga postur tubuh. Simak cara membaca kepribadian dan tips duduk sehat.

Diterbitkan 15 Agustus 2026, 11:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Tanpa disadari, cara duduk seseorang akan memperlihatkan orang itu lebih jujur daripada kata-katanya. Posisi kaki, tangan, dan punggung yang dipilih secara refleks menyimpan pesan tentang karakter serta suasana hati.

Setiap orang memiliki posisi duduk favorit yang paling nyaman baginya. Dari kebiasaan kecil itulah cara duduk seseorang akan memperlihatkan orang itu, apakah ia percaya diri, tertutup, atau justru penuh empati.

Bahasa tubuh menyumbang porsi besar dalam komunikasi manusia. Merujuk kajian klasik Albert Mehrabian, hanya sekitar 7 persen pesan tersampaikan lewat kata-kata, 38 persen lewat nada suara, dan 55 persen sisanya lewat bahasa tubuh, termasuk postur duduk.

Baca juga: Mengenal Kepribadian Orang dari Cara Duduk

Cara Membaca Kepribadian dari Posisi Kaki dan Lutut Saat Duduk

Kaki dan lutut kerap bergerak lebih dulu sebelum kita sempat berpikir. Karena itu, cara duduk seseorang akan memperlihatkan orang itu paling jelas lewat posisi tungkainya. Perhatikan pola yang paling sering ia lakukan, bukan sekadar posisi sesaat.

  1. Lutut lurus dan rapat: Pemilik posisi ini umumnya rasional, disiplin, tepat waktu, dan tenang tanpa berlebihan. Mengacu pada penelitian Ohio State University, individu yang duduk dengan lutut lurus dan rapat cenderung dinilai lebih percaya diri, punya pandangan positif terhadap diri sendiri, dan lebih mudah diterima saat melamar kerja.

  2. Lutut terbuka atau mengangkang: Sekilas tampak percaya diri tinggi bahkan dominan, tetapi di baliknya sering tersimpan kecemasan dan sifat perfeksionis yang takut gagal. Membuka kaki terlalu lebar di ruang publik juga dianggap kurang sopan karena merampas ruang orang lain.

  3. Menyilangkan satu kaki di atas lutut: Identik dengan pribadi imajinatif, kreatif, dan penuh ide, meski cenderung menjaga jarak secara emosional. Sebagian ahli bahasa tubuh justru mengaitkan gaya ini dengan rasa kurang nyaman atau kepercayaan diri yang belum penuh.

  4. Menyilangkan pergelangan kaki: Menandakan pribadi yang anggun, rendah hati, teratur, dan mampu tetap tenang dalam berbagai situasi. Namun, gaya ini juga kerap dikaitkan dengan keyakinan yang kuat sekaligus sedikit sikap defensif.

  5. Posisi angka empat (satu pergelangan kaki di atas lutut): Memancarkan rasa aman, dominan, dan percaya diri. Orang dengan gaya ini biasanya ambisius, visioner, dan tahu persis apa yang ia inginkan.

  6. Duduk bersila di lantai: Menunjukkan keterbukaan pikiran, sikap santai, dan fleksibilitas emosional. Pemiliknya cenderung mudah bergaul dan tidak kaku dalam banyak situasi.

Para ahli menyebut kaki sebagai bagian tubuh yang paling jujur karena kerap bergerak mengikuti dorongan bawah sadar untuk mendekat atau menjauh dari sesuatu. Bahkan, sejumlah sumber menyebutkan awak kabin maskapai dilatih mengenali penumpang yang menyilangkan pergelangan kaki sebagai isyarat gugup atau cemas.

Baca juga: Mengetahui Kepribadian Seseorang Dilihat dari Cara Duduknya. Simak pula ulasan lengkap tentang temuan Ohio State University soal posisi duduk dan bagaimana posisi duduk mengungkap karakter yang bisa Anda cocokkan dengan diri sendiri.

Cara Mengenali Karakter dari Postur dan Arah Condong Tubuh

Selain kaki, punggung dan bahu ikut berbicara banyak. Lewat kemiringan tubuh, cara duduk seseorang akan memperlihatkan orang itu sedang tertarik, waspada, atau justru menarik diri. Amati ke mana tubuhnya cenderung mengarah saat berinteraksi.

  1. Duduk tegak: Pemiliknya umumnya percaya diri, tegas, dan tidak ragu mengungkapkan pendapat. Mereka dapat diandalkan, fokus, dan sigap membantu orang di sekitarnya.

  2. Bersandar ke belakang: Menandakan pribadi analitis dan pengamat yang lebih suka menimbang situasi sebelum bertindak. Sisi lainnya, gaya ini bisa terkesan menilai, pasif, atau menjaga ruang pribadi.

  3. Condong ke depan: Isyarat rasa antusias, penasaran, dan empati yang tinggi terhadap lawan bicara. Orang seperti ini terbuka pada hal baru dan pandai menghargai orang lain.

  4. Duduk membungkuk: Sering mencerminkan rasa lelah, kurang minat, atau suasana hati yang sedang menurun. Postur ini juga membuat seseorang tampak kurang berenergi.

  5. Perhatikan arah kemiringan tubuh: Alih-alih sekadar melihat kaki atau tangan yang menyilang, arah tubuh condong ke arah lawan bicara menandakan ketertarikan, sedangkan menjauh menandakan jarak.

  6. Duduk di ujung kursi: Menunjukkan seseorang sedang siaga, terburu-buru, atau belum benar-benar nyaman dengan situasinya. Tubuh yang bertumpu di tepi kursi jarang menandakan relaksasi.

Postur terbuka biasanya menandakan keramahan dan kesediaan, sedangkan postur tertutup menandakan sikap melindungi diri.

Baca juga: Cara Mengetahui Kepribadian Seseorang Lewat Bahasa Tubuhnya. Anda juga bisa membandingkannya dengan ulasan kepribadian dari kebiasaan duduk menurut pakar bahasa tubuh serta kepribadian wanita dari cara duduk.

Cara Menafsirkan Sifat dari Posisi Tangan Saat Duduk

Letak tangan melengkapi keseluruhan pembacaan. Ketika tangan dilipat, dijepit, atau saling menggenggam, cara duduk seseorang akan memperlihatkan orang itu dari sisi emosinya. Semakin tenang letak tangannya, biasanya semakin nyaman perasaannya.

  1. Tangan dilipat di dada: Menggambarkan pribadi serius, analitis, dan pemikir yang dalam. Namun, tangan menyilang tidak selalu berarti menutup diri; sering kali itu hanyalah gerakan menenangkan diri (self-soothing) saat berpikir keras.

  2. Tangan dijepit di antara paha atau lutut: Menandakan pribadi lembut, sensitif, dan sopan, tetapi cenderung pemalu. Pemiliknya kerap ragu dalam menyusun kata maupun mengambil keputusan.

  3. Tangan diletakkan di atas lutut: Ciri orang yang berani, percaya diri, dan berjiwa pemimpin. Mereka tidak takut memikul tanggung jawab dan cepat mencari solusi atas masalah.

  4. Jari saling mengunci di pangkuan: Menunjukkan pribadi emosional, spontan, hangat, dan optimis. Orang di sekitarnya sering merasa mendapat energi positif ketika berkumpul dengannya.

  5. Mencengkeram sandaran tangan: Isyarat pribadi yang sensitif dan waspada terhadap lingkungan. Sandaran tangan menjadi penopang, baik secara fisik maupun emosional, sehingga ia terkesan stabil dan bisa diandalkan.

Perlu diingat, isyarat tangan sebaiknya dibaca sebagai satu kesatuan dengan posisi kaki dan postur, bukan berdiri sendiri. Menggabungkan beberapa isyarat sekaligus jauh lebih akurat ketimbang menyimpulkan dari satu gerakan saja.

Baca juga: Kepribadian Orang yang Suka Gerakan Tangan Saat Bicara, 10 Arti Bahasa Tubuh yang Menunjukkan Sifat Asli Seseorang, dan cara ampuh mengetahui kepribadian lewat bahasa tubuh.

Cara Duduk yang Sehat dan Batas dalam Membaca Kepribadian

Membaca karakter memang menarik, tetapi cara duduk juga menyangkut kesehatan yang sering diabaikan. Dalam kehidupan modern, banyak orang menghabiskan berjam-jam di kursi, entah di kantor, di rumah, maupun saat bepergian. Berdasarkan studi yang dimuat dalam jurnal Health Promotion Perspectives pada 2021, duduk berkepanjangan berkaitan dengan risiko nyeri punggung bawah sekitar 42 persen lebih tinggi.

Karena itu, posisi duduk yang baik menempatkan tulang belakang, leher, dan anggota tubuh dalam keadaan netral. Idealnya, telapak kaki menapak rata di lantai, lutut dan siku membentuk sudut sekitar 90 derajat, bahu rileks, serta punggung mempertahankan lengkung alaminya menyerupai huruf S. Sebagaimana disampaikan UCLA Health, duduk terlalu lama menambah beban besar pada otot punggung serta diskus tulang belakang, apalagi bila tubuh membungkuk. Solusinya sederhana: gunakan bantalan penyangga punggung, atur layar sejajar mata, dan bangkitlah bergerak setiap 45 sampai 60 menit.

Menariknya, postur tidak hanya mencerminkan kepribadian, tetapi juga dapat membentuk perasaan kita sendiri. Power posing, yaitu berdiri dalam postur percaya diri bahkan ketika kita tidak merasa percaya diri, dapat meningkatkan rasa percaya diri dan bisa berdampak pada peluang keberhasilan kita.

Namun, penting untuk tahu batasnya. Menyimpulkan seluruh kepribadian hanya dari satu potret cara duduk sangatlah rapuh, sebab yang tersaji sebenarnya adalah korelasi rata-rata, bukan aturan mutlak untuk setiap individu. Seseorang mungkin membungkuk hanya karena kursinya tidak nyaman atau punggungnya sedang sakit, bukan karena karakternya. Faktor budaya pun turut berperan; di sejumlah kebudayaan, mengarahkan telapak sepatu ke orang lain dianggap tidak sopan. Karena itu, jadikan pembacaan cara duduk sebagai petunjuk awal yang menyenangkan, bukan vonis akhir tentang siapa seseorang.

Baca juga: Cara Duduk yang Benar untuk Postur Tubuh Sehat, 8 Posisi Duduk yang Benar saat Bekerja, tips mengatur posisi duduk agar leher nyaman, 6 cara mudah memperbaiki postur tubuh, dan tips agar tidak bungkuk.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kepribadian dari Cara Duduk

Apakah cara duduk benar-benar bisa menunjukkan kepribadian seseorang?

Cara duduk bisa memberikan petunjuk tentang suasana hati, tingkat kepercayaan diri, dan kecenderungan sikap seseorang, tetapi bukan ilmu pasti. Interpretasinya paling akurat bila dilihat dalam konteks yang lebih luas dan dipadukan dengan isyarat bahasa tubuh lain, bukan disimpulkan dari satu posisi sesaat. Anda dapat menelusuri lebih jauh melalui berbagai tes psikologi kepribadian yang lebih terstruktur.

Apa arti duduk dengan posisi kaki menyilang?

Duduk menyilangkan kaki kerap dikaitkan dengan pribadi kreatif dan imajinatif, tetapi cenderung menjaga jarak emosional, dan sebagian ahli mengaitkannya dengan rasa kurang nyaman. Dari sisi kesehatan, menyilangkan kaki terlalu lama sebaiknya dihindari karena dapat memengaruhi postur dan aliran darah. Simak juga pengingat bahwa tes kepribadian bukan gambaran mutlak.

Bagaimana posisi duduk yang benar agar tubuh tetap sehat?

Posisi duduk yang sehat adalah tegak dengan telapak kaki menapak lantai, lutut dan siku sekitar 90 derajat, bahu rileks, serta punggung tersangga menjaga lengkung alaminya. Yang tak kalah penting, jangan bertahan di satu posisi terlalu lama; bangkit dan bergeraklah setiap 45 hingga 60 menit. Untuk panduan praktis, baca tips menjaga postur yang baik saat kerja dari rumah dan pahami cara mengenali karakter seseorang secara menyeluruh.