Sukses

Bacaan Niat, Tata Cara Pengerjaan, Serta Doa Sesudah Sholat Idul Adha

Sholat Idul Adha adalah salah satu ibadah yang penting bagi umat Muslim. Artikel ini akan membahas tata cara pengerjaan sholat Idul Adha, niat yang harus dibaca, serta syarat-syarat yang perlu dipenuhi.

Liputan6.com, Jakarta Sholat Idul Adha merupakan salah satu ibadah yang sangat penting bagi umat Muslim di seluruh dunia. Ibadah ini dilaksanakan sebagai bagian dari perayaan Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah setiap tahunnya. 

Artikel ini akan mengulas tata cara sholat Idul Adha, niat yang harus dibaca, serta syarat-syarat yang perlu dipenuhi sebelum melaksanakan sholat tersebut.

Niat Sholat Idul Adha

Bacaan niat sholat Idul Adha adalah sebagai berikut:

1. Untuk menjadi imam: “أُصَلِّي سُنَّةَ الْعِيدَيْنِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى”

Artinya: “Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala.”

2. Untuk menjadi makmum: “أُصَلِّي سُنَّةَ الْعِيدَيْنِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى”

Artinya: “Saya niat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat ini diucapkan dalam hati sebelum takbiratul ihram pada awal sholat Idul Adha.

Syarat Sholat Idul Adha

Bersuci: Mandi besar sebelum berangkat ke tempat sholat.

Berpakaian Terbaik: Memakai pakaian terbaik dan wewangian.

Tidak Makan Sebelum Sholat: Tidak makan atau minum sebelum sholat karena hari itu adalah hari penyembelihan hewan kurban.

Ketentuan Tambahan

Tidak Memotong Kuku atau Rambut: Sebelum pelaksanaan sholat Idul Adha.

Berangkat Lebih Awal: Untuk memberi kesempatan kepada yang hendak berkurban setelah sholat.

 

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Tata Cara Sholat Idul Adha:

1. Persiapan Awal

Sebelum melaksanakan sholat Idul Adha, sebaiknya kita melakukan persiapan awal yang meliputi membersihkan diri dengan mandi wajib atau mandi junub. Pastikan pula kita mengenakan pakaian yang bersih dan rapi.

2. Tempat dan Waktu

Sholat Idul Adha dilaksanakan di lapangan terbuka atau di masjid. Pastikan kita tiba di tempat pelaksanaan sholat sebelum waktu pelaksanaan dimulai. Waktu pelaksanaan sholat Idul Adha adalah setelah terbit matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah hingga sebelum masuk waktu sholat Dzuhur.

3. Niat Sholat Idul Adha

Dimulai dengan niat untuk melaksanakan sholat dua rakaat karena Allah Ta’ala dengan membaca niat di atas

Takbiratul Ihram

Diikuti dengan takbiratul ihram sebagai pembuka sholat.

Doa Iftitah dan Takbir

Setelah membaca doa iftitah, dilanjutkan dengan takbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama. Di sela-sela setiap takbir dianjurkan untuk membaca:

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

Arab-Latin:

"Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa'ashiilaa"

Artinya:

"Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang"

Atau bisa juga membaca tasbih berikut ini:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Arab-Latin:

Subhanallah walhamdulillah wala ilaaha illallahu wallahu akbar wala haulawala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim

Artinya:

"Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar."

4. Membaca Surat Al-Fatihah

Kemudian membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya yang disunnahkan.

5. Rukuk dan Sujud

Melakukan rukuk dan sujud dengan tertib dan tuma’ninah (tenang dan khusyuk).

6. Khutbah Setelah Sholat

Setelah menyelesaikan dua rakaat sholat, diikuti dengan mendengarkan khutbah.

3 dari 4 halaman

Bacaan Doa Setelah Sholat Idul Adha

Doa setelah sholat Idul Adha biasanya dibacakan untuk memohon perlindungan dan rahmat dari Allah SWT. Berikut adalah salah satu bacaan doa yang dapat dipanjatkan setelah sholat Idul Adha:

“اللَّهُمَّ إِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، إِنَّ رَحْمَتَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ. فَإِنْ كُنْتُ مِنَ الْمُحْسِنِينَ فَارْحَمْنِي، وَإِلَّمْ أَكُنْ مِنَ الْمُحْسِنِينَ فَقَدْ قُلْتَ؛ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا، فَارْحَمْنِي. وَإِلَّمْ أَكُنْ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ فَأَنْتَ أهلُ التّقوى وأهلُ المغفرة، فاغفر لي.”

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah berfirman dan ucapan-Mu adalah benar, bahwa rahmat Allah itu dekat dengan orang-orang yang berbuat baik. Maka jika aku termasuk orang-orang yang berbuat baik, maka kasihanilah aku, dan jika aku tidak termasuk orang-orang yang berbuat baik, maka Engkau telah berfirman; dan Allah itu Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman, maka kasihanilah aku. Dan jika aku tidak termasuk orang-orang yang beriman, maka Engkau adalah Pemilik Taqwa dan Pemilik Ampunan, maka ampunilah aku.”

Doa ini dibacakan dengan penuh kekhusyukan setelah menyelesaikan sholat Id dua rakaat.

4 dari 4 halaman

Keutamaan Sholat Idul Adha

Keutamaan melaksanakan sholat Idul Adha sangat besar, terutama bagi mereka yang menjalankan dengan penuh keikhlasan. Orang yang melaksanakan sholat Idul Adha akan mendapatkan pahala yang besar dan menjadi bukti keimanan di hadapan Allah SWT.

Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan sholat Idul Adha sejak syariat ini ditetapkan setelah hijrah dari Makkah ke Madinah hingga akhir hayatnya. Hal ini sebagaimana dijelaskan oleh Syekh Dr. Musthafa al-Bugha dalam kitab al-Fiqhul Manhaji.

Sholat Idul Adha memiliki hikmah dan nilai yang sangat dalam bagi kehidupan umat Islam. Beberapa hikmah dan nilai tersebut antara lain:

1. Sholat Idul Adha yang dilaksanakan secara berjamaah di lapangan atau masjid besar memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara sesama muslim. Ini adalah momen di mana umat Islam berkumpul, berdoa bersama, dan merayakan kebesaran Allah SWT.

2. Sholat Idul Adha mengingatkan umat Islam akan kisah ketaatan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS kepada perintah Allah SWT. Melalui sholat ini, umat Islam diingatkan untuk senantiasa taat dan patuh kepada Allah SWT dalam segala keadaan.

3. Melalui khutbah Idul Adha, pesan-pesan tentang kepedulian sosial, keadilan, dan pentingnya berbagi kepada yang membutuhkan disampaikan. Ini sejalan dengan semangat berkurban yang merupakan inti dari perayaan Idul Adha.

4. Sholat Idul Adha dan ibadah kurban mengajarkan pentingnya pengorbanan dan keikhlasan dalam hidup. Umat Islam diajak untuk berkorban demi kebaikan sesama dan menunjukkan keikhlasan dalam setiap amal perbuatan.

5. Melalui pelaksanaan sholat dan ibadah kurban, umat Islam diajak untuk selalu bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh Allah SWT. Ini adalah waktu yang tepat untuk merenung dan memperkuat iman.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini