Sukses

Ikuti Jejak Sang Ayah, 5 Pemain Sepak Bola Ini Tampil di Piala Dunia 2022

Liputan6.com, Jakarta - Di dunia sepak bola banyak sekali orang tua yang sudah menjadi pesepak bola profesional ingin anaknya bisa menyamai atau lebih sukses dari karir mereka. Anak pun dididik dari kecil untuk terbiasa bermain dengan bola.

Ada pula anak yang terbiasa melihat ayah berlaga di lapangan hijau dan terinspirasi mengikuti jejak sang ayah menjadi pemain sepak bola kelas dunia. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya mungkin cocok untuk menggambarkan sejumlah pesepak bola yang mengikuti jejak karier sang ayah.

Misalnya saja seperti Daniel Maldini menjalani debutnya bersama tim senior AC Milan. Ia merupakan anak dari legenda AC Milan yaitu Paolo Maldini. Selain Maldini, ada sejumlah pesepak bola yang memiliki anak mengikuti jejak sang ayah sebagai pemain bola. 

Dikutip dari Sportco dan sejumlah sumber lainnya, Minggu (27/11/2022), berikut empat pemain sepak bola yang berlaga di Piala Dunia 2022, yang mengikuti jejak sang ayah.

1. Kasper Schmeichel, Putra Peter Schmeichel

Peter Schmeichel memiliki karir yang terpilih di Manchester United sebagai pemain satu klub. Dia memenangkan lima gelar Liga Premier, tiga Piala FA, dan merupakan kiper terkemuka yang ikuti turnamen treble-winning yang terkenal pada tahun 1998-1999. Dia bahkan memenangkan UEFA Euro 1992 bersama Denmark dan menuliskan namanya dalam buku sejarah.

Mengikuti jejak ayahnya, Kasper Schmeichel juga berkarier menjadi kiper yang memukai di bawah gawang. Kasper ikut membela timnas Denmark dalam Piala Dunia 2022. 

Kasper Schmeichel menghabiskan sebagian besar kareirnya di Leicester City di mana ia memenangkan Liga Premier, yang merupakan salah satu kemenangan paling berharga sepanjang masa.

Pemain Internasional Denmark ini juga memenangkan Piala FA dan Community Shield. Hal ini menjadikan Peter dan Kasper Schmeichel sebagai duo antara ayah dan anak yang memenangkan trofi bergengsi.

Saking moncernya karier sebagai penjaga gawang, Peter dan Kasper Schmeichel mungkin akan menjadi duo ayah-anak yang paling terkenal dalam sepak bola.

**Liputan6.com bersama BAZNAS bekerja sama membangun solidaritas dengan mengajak masyarakat Indonesia bersedekah untuk korban gempa Cianjur melalui transfer ke rekening:

1. BSI 900.0055.740 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)2. BCA 686.073.7777 atas nama BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

2. Marcus Thuram, Putra Lilian Thuram

Putra Lilian Thuram, Marcus Thuran, kini juga mengikuti jejak sang ayah, berlaga di Piala Dunia 2022 untuk Timnas Prancis. Marcus saat ini bermain di Bundesliga bersama Borussia Mönchengladbach dan merupakan salah satu penyerang terpenting di klub.

Pemain berusia 25 tahun itu bergabung dengan klub Jerman tersebut setelah mengalami degradasi bersama Guingamp pada 2019. Marcus tercatat telah mencetak 28 gol dalam 102 penampilan sejauh ini.

Pemain kelahiran 6 Agustus 1997 itu menikmati musim pertama yang baik di Jerman, Ia mencetak 10 gol di Bundesliga, membantu Mönchengladbach finis di posisi keempat dan mengamankan sepak bola Liga Champions.

Lilian Thuram terkenal sebagai bek kokoh Parma era 1990-an. Pemain asal Prancis tersebut tercatat telah tampil sebanyak 228 kali, dari tahun 1996 hingga 2001. (AFP/Gabriel Bouys)

Sementara itu,  ayahnya, Lilian Thuram juga menjadi salah satu legenda Prancis. Lilian Thuram pensiun sebagai pemain yang paling banyak dicap dalam sejarah tim nasional Prancis dengan 142 penampilan antara 1994 dan 2008. 

Bersama Timnas Prancis, Lilian Thuram memenangkan Piala Dunia 1998 dan Kejuaraan Eropa 2000.

Meski sang ayah begitu sukses berkarier di sepak bola, Marcus mengaku tidak merasakan tekanan dari popularitas ayahnya. Hal ini dia katakan di tahun 2019.

"Tidak, tidak pernah, karena saya melihat ayah saya sebagai ayah saya, bukan sebagai pemain sepak bola. Itu Anda dan orang lain yang melihatnya sebagai Lilian Thuram, tetapi saya melihatnya sebagai ayah saya,” kata Marcus. 

3 dari 5 halaman

3. Timothy Weah, Putra dari George Weah

Tumbuh besar di Amerika Serikat, Timothy Weah pindah ke Prancis pada tahun 2014, bermain untuk tim muda Paris Saint hingga Germain sebelum bergabung dengan tim utama tiga tahun kemudian.

Bermain sebagian besar untuk tim cadangan dan tim muda klub, striker berusia 21 tahun itu melakukan debutnya di tim utama pada Maret 2018. Ia turun dari bangku cadangan dalam kemenangan 2-0 atas Troyes dan mencetak gol pertamanya untuk klub di Trophee des Champions melawan Monaco.

Dia juga menerima panggilan senior pertamanya ke USMNT pada bulan yang sama. Pada masa remajanya, Timothy Weah menghabiskan paruh kedua tahun 2018-2019 dengan status pemain pinjaman bersama Celtic. Saat itu, dirinya mencetak empat gol dalam 17 pertandingan, tetapi itu tidak cukup bagi PSG untuk tetap mempercayai kemampuannya. 

PSG menjual Timothy Weah ke sesama tim Ligue 1, Lille, pada musim panas 2019 di mana ia akhirnya menjadi juara. Timothy Weah kini menjadi salah satu wakil Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2022. 

Ayahnya, George Weah kini merupakan Presiden Liberia, sebuah negara di Afrika Barat. Sebelumnya George Weah pernah berkarier sebagai pesepak bola dunia. George Weah pernah menjadi penyerang tengah saat di PSG. Sang ayah juga memenangkan banyak penghargaan hingga memperoleh serta Ballon d'Or pada 1995.

Sayangnya tidak seperti Timothy Weah yang melaju ke Piala Dunia 2022, George Weah tidak sempat mewakili negaranya tampil di Piala Dunia. 

4 dari 5 halaman

4. Daley Blind, Putra dari Danny Blind

Daley Blind, pesepak bola asal Belanda yang kini masuk ke Timnas Belanda dan berlaga di Piala Dunia 2022 Qatar.

Pemain berusia 30 tahun ini merupakan pemain sepak bola yang bermain sebagai gelandang bertahan, bek kiri, atau bek tengah untuk klub Eredivisie, Ajax serta Timnas Belanda.

Daley Blind adalah anak dari mantan bek Ajax, Danny Blind. Perjalanan Daley Blind naik melalui jajaran pemuda di Ajax dan menjadi pemain reguler setelah dipinjamkan ke Groningen serta memenangkan empat gelar Eredivisie berturut-turut bersama klub.

Pada September 2014, ia pindah ke Manchester United dengan transfer senilai £13,8 juta. Pada musim panas 2018, Blind kembali ke Ajax di mana ia memenangkan gelar Eredivisie kelimanya dan Piala KNVB pertama di musim pertamanya kembali ke klub.

Sang ayah, juga bermain hingga level internasional bersama Timnas Belanda, termasuk mewakili Belanda di Piala Dunia 1990 dan 1994.

5 dari 5 halaman

5. Giovanni Reyna, Putra dari Claudio Reyna

Giovanni Reyna masuk dalam timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2022. Giovanni Reyna merumput di klub Borussia Dortmund sebagai pemain pada posisi gelandang serang (sayap).

Ia merupakan putra dari pemain sepak bola Claudio Reyna yang juga berlaga di empat edisi Piala Dunia. Keempat edisi Piala Dunia tersebut adalah tahun 1994, 1998, 2002, dan 2006.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS