Sukses

Menang 2-1 dari Jerman di Piala Dunia 2022, Intip 5 Keunikan dan Kebiasaan Orang Jepang

Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan Grup E Piala Dunia 2022, Jerman vs Jepang berhasil dimenangkan oleh Samurai Biru dengan perolehan skor 2-1.

Laga pembuka Grup E Piala Dunia Qatar 2022, dimainkan oleh Jerman melawan Jepang yang dilaksanakan pada Rabu (23/11) di Stadion Khalifa Internasional.

Den Panzer sempat unggul membuka pertandingan di menit ke-33 melalui sumbangan gol penalti dari Ilkay Gundogan.

Mirisnya, tim asuhan Hans Flick malah dipermalukan oleh Samurai Biru yang berhasil mengejar ketertinggalan skor melalui Ritsu Doan dan Takuman Asano.

Bangkit dari keterpurukan, timnas Jepang menggambarkan kebiasaan yang sudah mandarah daging di kehidupannya.

Bagaimana tidak? Orang Jepang memang dikenal dengan sifat pekerja kerasnya. Istilah hataraki-mono merupakan kata yang dapat mengklasifikasikan pola pikir orang Jepang.

Dalam budaya Jepang, pekerjaan menjadi hal yang perlu diutamakan daripada keluarga mereka sendiri. Tak heran, mereka berhasil mengalahkan sang raksasa bola Eropa dalam laga pembuka Grup E.

Bahkan, kebiasaan orang Jepang yang gila akan pekerjaan dikenal dengan istilah ‘karoshi’ dalam bahasa Jepang.

Istilah ini menggambarkan bahwa banyak kasus kematian yang disebabkan oleh terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bekerja.

Dilansir dari japantoday pada Kamis (24/11), tidak ada satu pun negara di dunia yang kebal dari stereotip. Hal ini disebabkan semua orang akan membentuk opini tentang tempat dan negara itu berdasarkan apa yang mereka peroleh, mulai dari makanan, pariwisata dan seni budaya.

Karakteristik masyarakat dari suatu negara pun dapat digambarkan melalui kebiasaan yang mereka lakukan.

Selain, pekerja keras, Jepang dikenal dengan keunikan dan kebiasaan dari masyarakatnya. 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

1. Sopan

Jepang merupakan negara yang mengutamakan kesopanan di atas segalanya. Istilah ‘reigi tadashii’ dalam bahasa Jepang sangat erat kaitannya dengan sifat sopan yang dimiliki oleh masyarakat di sana.

Mungkin kalian sudah mengetahui kebiasaan membungkukan badan sambil mengucapkan salam yang dilakukan oleh orang Jepang. Ini merupakan salah satu contoh, mereka memiliki kesopanan tingkat tinggi.

Untuk sejumlah wilayah, seperti negara di Eropa, menganggap perilaku ini sebagai ucapan salam yang paling sopan.

Hal ini dibandingkan dengan kebiasaan negara lain yang dilakukan ketika menyapa orang dengan cara jabat tangan, tos atau tepuk bahu yang umum dilakukan.

2. Tepat Waktu

Masyarakat di Jepang pandai memperhatikan bagaimana cara mereka mengatur waktunya. Kalian yang pernah berkunjung ke Negeri Matahari Terbit ini pasti tahu seberapa tepat waktu jadwal kereta bawah tanah yang dimiliknya.

Bahkan, ketika jadwal kereta mengalami keterlambatan meski hanya semenit aja, semua sistem akan dinonaktifkan.

Tak hanya itu, kereta yang mengalami keterlambatan pun akan bertanggung jawab kepada para karyawan yang menggunakan transportasi tersebut.

Mereka akan mengeluarkan surat yang berisikan keterangan keterlambatan pada sistem kereta. Surat tersebut nantinya bisa dibawa oleh para karyawannya untuk diberikan kepada bos mereka.

 

3 dari 4 halaman

3. Sifat Pemalu

Warga Jepang dikenal sifat pemalu yang dimiliknya, hingga disebut dengan istilah ‘hazukashigariya’. Sifat ini sebenarnya bisa dikaitkan dengan kebiasaan mereka yang sopan dan memiliki rasa hormat.

Jarang sekali orang Jepang yang berani berbicara dengan spontan dan blak-blakan. Bahkan, masyarakat Jepang pun khawatir dengan kemampuan berbahasa asingnya, seperti bahasa Inggris.

Inilah yang menjadi salah satu penyebab mereka takut dan malu untuk mengatakan sesuatu dalam bahasa asing.

Contoh saja, ketika mereka menggunakan bahasa Inggris, orang Jepang umumnya takut melakukan kesalahan dalam pelafalannya.

4. Hormat

Selain sopan santun, orang Jepang pun saling menghormati yang dikenal dengan istilah ‘tanin ni taishite keii wo hyo suru’. Semakin tua usiamu, maka semakin kalian dianggap bijaksana sehingga sangat dihormati.

Bahasa yang digunakan orang yang lebih muda ke mereka yang tua pun perlu diperhatikan. Pasalnya, jika kalian menggunakan bahasa informal, kalian akan mendapatkan masalah besar, karena dianggap tidak sopan.

 

4 dari 4 halaman

5. Doyan Bersih-bersih

Orang Jepang dikenal dengan kebiasaan mereka, yaitu bersih-bersih. Tahukah kamu, sekolah di Jepang tak memiliki petugas kebersihan.

Siswa bertanggung jawab penuh atas sampah-sampah yang dihasilkan. Bahkan, selama 30 menit di setiap harinya mereka meluangkan waktu untuk membersihkan sampah, menyapu tangga dan menyeka ruangan aula.

Salah satu kebiasaan ini, tetap dibawa meski mereka berada di luar wilayahnya. Lihat saja video yang beredar luas.

Orang Jepang tertangkap kamera membersihkan area tribun Piala Dunia 2022 dalam laga pertandingan Jerman melawan Jepang pada Rabu (23/11/2022) di Stadion Khalifa Internasional.

Para pendukung timnas Jepang terlihat mengumpulkan sampah yang berada di tribun dengan menggunakan kantung plastik besar.

Tak hanya itu, ruang ganti pemain timnas Jepang pun terlihat begitu bersih setelah berhasil mengalahkan sang raksasa Eropa.

Aksi ini pun menjadi perbincangan warganet, bahkan mereka salut dengan kebiasaan yang dilakukan orang Jepang.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.