Sukses

6 Cara Melancarkan Haid yang Tidak Teratur Secara Alami

Liputan6.com, Jakarta - Menstruasi atau haid merupakan momen rutin yang dialami perempuan di usia produktif setiap bulannya. Setiap perempuan bisa saja memiliki siklus yang berbeda-beda. Haid normalnya datang setiap 24 hingga 38 hari dengan durasi selama 3 sampai 7 hari.

Sementara apabila waktu antar haid terus berubah dan sering kali datang lebih awal atau lebih lambat, maka menstruasi dianggap tidak teratur. Dilansir dari Healthline, Sabtu (21/5/2022), tidak teraturnya menstruasi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti ketidakseimbangan hormon, stres, penggunaan obat, berat badan tidak normal, hingga kondisi medis tertentu.

Meski demikian, Anda tidak perlu khawatir karena kondisi ini bisa diatasi dengan pengobatan alami. Lalu, apa saja bahan makanan alami yang bisa Anda konsumsi untuk melancarkan menstruasi?

Berikut beberapa bahan alami untuk membantu melancarkan haid yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber:

1. Cuka Sari Apel

Sebuah penelitian ilmiah di Jepang pada 2013 menunjukkan bahwa mengonsumsi 15 ml cuka sari apel setiap hari bermanfaat untuk mengatur ovulasi bagi pengidap PCOS (Sindrom Polikistik Ovarium). Meski begitu, perlu dilakukan lebih banyak lagi penelitian terkait manfaat cuka sari apel untuk melancarkan haid.

2. Nanas

Nanas merupakan salah satu bahan alami paling dipercaya untuk melancarkan menstruasi. Buah nanas mengandung enzim bromelain yang diklaim dapat melembutkan lapisan rahim dan melancarkan aliran darah.

Enzim dalam nanas juga dipercaya dapat membantu meredakan beberapa gejala pramenstruasi, seperti kram dan sakit kepala. Namun, mengonsumsi jus nanas bukan pilihan terbaik bagi pengidap diabetes. Sebab, nanas memiliki kandungan gula yang tinggi.

Disamping itu, klaim manfaat nanas dalam melancarkan menstruasi juga belum terbukti secara ilmiah. Sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji keefektivitasannya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

3. Kunyit

Bahan alami yang dipercaya dapat melancarkan menstruasi lainnya adalah kunyit. Manfaat utama kunyit adalah untuk mengurangi peradangan yang menjadi salah satu penyebab haid tidak teratur. Penelitian menunjukkan bahwa bahan aktif yang ditemukan dalam kunyit, yaitu kurkumin memiliki efek anti-inflamasi.

4. Kayu Manis

Kayu manis memiliki banyak manfaat untuk berbagai masalah menstruasi. Sebuah studi yang dilakukan American Journal of Obstetrics and Gynecology menunjukkan bahwa kayu manis bisa membantu melancarkan menstruasi.

Kayu manis juga menjadi salah satu obat efektif bagi pengidap PCOS. Pada wanita dengan PCOS yang sering memiliki kadar insulin tinggi dan haid tidak teratur, kayu manis dapat membuat siklus menstruasi lebih teratur. Bahan alami yang satu ini juga telah terbukti dapat mengurangi nyeri haid.

3 dari 3 halaman

5. Jahe

Jahe merupakan bahan herbal alami yang juga dipercaya bisa melancarkan menstruasi. Meski demikian, belum ada penelitian yang benar-benar membuktikan manfaat tersebut.

Namun, studi lain telah menemukan bahwa jahe mampu meredakan nyeri haid dan gejala premenstrual syndrome (PMS).

6. Vitamin D

Selain penting untuk kesehatan tulang, rupanya vitamin D juga dapat membantu mengatur ovulasi. Penelitian menemukan hubungan antara tingkat vitamin D yang rendah dan menstruasi yang tidak teratur.

Vitamin D diklaim efektif dalam mengobati menstruasi tidak lancar pada wanita dengan PCOS. Anda bisa berjemur di bawah sinar matahari untuk menambah produksi vitamin D di dalam tubuh. Tak hanya itu, vitamin D juga bisa didapatkan dari ikan berlemak, seperti salmon dan tuna.

Itulah bahan alami yang bisa membantu melancarkan menstruasi. Selain bahan alami, sejumlah penelitian ilmiah menyatakan bahwa menerapkan gaya hidup sehat dan pola makan sehat juga dapat membantu melancarkan siklus menstruasi.

Jika siklus menstruasi Anda masih belum lancar atau mengalami gangguan menstruasi, jangan ragu untuk memeriksakannya ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.