Sukses

8 Hal yang Bisa Membantumu Lewati Puasa Ramadan dengan Mudah

Liputan6.com, Jakarta - Bulan suci Ramadan adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam, dan dirayakan umat muslim di seluruh dunia dengan melakukan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Kegiatan berpuasa ini tentu menjadi sebuah tantangan yang cukup intens bagi banyak orang.

Pasalnya, kegiatan berpuasa ini sangat menuntut kita agar bisa mengendalikan diri. Bukan hanya menahan rasa lapar dan haus, lebih dari itu kita juga harus bisa mengendalikan emosi dan hawa nafsu.

Saat melakukan puasa, kita bisa belajar untuk bisa lebih bersabar, berbagi, dan menghargai orang lain. Namun, tentu masih ada beberapa orang yang merasa kesulitan untuk mengendalikan dirinya.

Mengutip dari Buzzfeed, berikut beberapa hal yang dapat membantumu melewati Ramadan dengan mudah.

1. Tetap Lakukan Sarapan, Makan Siang, dan Makan Malam

Mulailah biasakan untuk mengubah waktu makan. Anggaplah waktu sarapanmu dimulai pada malam hari. Jadi, waktu sarapanmu adalah saat berbuka puasa, waktu makan siangmu adalah pada malam hari, dan waktu makan malammu adalah saat sahur.

Kamu bisa mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung protein dan karbohidrat saat berbuka puasa, tetapi jangan sampai berlebihan. Saat melakukan "makan siang" kamu bisa memakan beberapa camilan atau roti isi dan perbanyak minum air mineral.

Pada saat sahur, kamu bisa mengonsumsi banyak air mineral, smoothies, berbagai olahan telur, atau oatmeal. Meskipun terlihat banyak, tetapi makanan itu mungkin akan cukup untuk memenuhi kebutuhan asupanmu selama berpuasa.

2. Perbanyaklah Meminum Air dari Waktu Berbuka hingga Sahur

Untuk memenuhi asupan air di dalam tubuh, perbanyaklah meminum air mineral dari waktu berbuka puasa hingga sahur. Jika kamu kekurangan asupan air di dalam tubuh, tentu kamu akan merasa lebih cepat haus pada saat berpuasa.

Selain dapat membantu tubuhmu agar tetap terhidrasi, meminum banyak air juga bisa membantumu memperlambat datangnya rasa lapar saat berpuasa.

 

2 dari 3 halaman

3. Buatlah Patokan Hari Pada Waktu Salat

Sebagai contoh, ketika kamu melakukan salat zuhur, itu berarti ada dua waktu salat lagi yang tersisa hingga waktu berbuka puasa. Saat kamu melakukan salat asar, maka ada satu waktu salat lagi yang tersisa.

Sampai tiba saatnya kamu melakukan salat magrib, berarti kamu telah selesai melakukan puasa pada hari itu.

4. Konsumsi Lemak Baik, Karbohidrat, Serat, dan Hindari Makanan Olahan

Karbohidrat tidak membuatmu merasa kenyang untuk waktu yang lama, jadi kamu juga harus mengonsumsi makanan yang mengandung serat pada saat sahur. Jika suka, kamu juga bisa memakan kacang mentah.

Itu karena, kacang mentah mengandung lemak yang baik untuk tubuh dan kamu juga akan mendapatkan asupan Omega-3 dari kacang. Ingatlah untuk mengisi sepertiga dari isi perutmu dengan air, sepertiga lagi dengan makanan, dan sepertiga sisanya dengan udara, seperti yang dianjurkan oleh Rasulullah saw.

5. Berbukalah dengan Kurma dan Makanlah Sup Sebelum Memakan Hidangan Utama

Setelah berbuka puasa dengan kurma, maka hal selanjutnya adalah mengonsumsi sesuatu yang hangat. Sup hangat dapat membantu mengendurkan otot di perutmu dan juga akan menghentikanmu dari makan dengan terlalu cepat.

Dengan begitu, kamu juga akan terhindar dari risiko kram perut yang bisa menyerang jika kamu makan dengan terlalu cepat. Setelah mengonsumsi sup, berilah jeda sejenak sebelum kamu mengonsumsi hidangan utama.

6. Kendalikan Dirimu Bersama dengan Keluarga dan Teman

Bulan Ramadan akan terasa lebih mudah dan menyenangkan bila dilewati bersama keluarga dan teman. Suasana kebersamaan pun akan terasa lebih spesial, terlebih jika kamu memiliki orang lain yang untuk menjalaninya bersama-sama.

Bagi sebagian orang, mungkin bagian terberat dari bulan Ramadan adalah menahan berbagai kebiasaan buruk, misalnya berbohong, bergosip, berbicara dengan kata-kata kasar, dan lain sebagainya.

Untuk itu, kamu harus melakukan upaya bersama dengan teman atau keluargamu agar saling membantu dalam menahan dan menghindari segala kebiasaan buruk tersebut.

 

 

3 dari 3 halaman

7. Ingatlah untuk Selalu Rendah Hati dan Bijaksana

Tentu berpuasa adalah suatu hal yang sulit. Selama 30 hari dalam setahun, kamu bisa ikut merasakan kehidupan orang lain yang hidupnya mungkin tidak sebaik kamu.

Rasa lapar dan haus dapat menjadi pengingat bahwa kamu harus lebih banyak bersyukur karena tidak harus menghkawatirkan soal makanan atau minuman. Dengan begitu, kamu akan lebih banyak belajar untuk menjadi manusia yang lebih rendah hati dan bijaksana dalam menjalani hidup.

8. Ingat Alasanmu Berpuasa

Motivasi terbesar dalam menjalankan ibadah puasa ini adalah dengan merenungkan kembali apa alasan kamu untuk berpuasa. Bulan Ramadan dapat mengajarkan kamu untuk bersabar dan belajar untuk menahan hawa nafsu.

Kamu juga akan lebih bisa mengendalikan dan menahan diri dengan berpuasa. Refleksi diri juga bisa menjadi acuan pada saat menjalani puasa. Merenungkan sifat diri dan membuat harapan untuk terus berkembang menjadi pribadi yang lebih baik selama Ramadan, juga bisa menjadi sebuah dorongan yang cukup kuat.

Reporter:

Rahma Wulan Mei Anjaeni

Universitas Pendidikan Indonesia

Loading