Sukses

5 Kali Sejarah Berulang dan Tak Ada yang Menyadari Kisah-Kisah Ini

Liputan6.com, Jakarta Para ilmuwan mengatakan bahwa sejarah berputar-putar. Jadi peristiwa yang kita amati sekarang, bisa saja telah terjadi di masa lalu dan kemungkinan besar bisa terjadi lagi di masa depan. Teori ini dikenal dengan Teori Pengulangan Sejarah.

Melansir dari Brightside.me, berikut beberapa contoh sejarah yang berulang dengan cara yang aneh dan tak terduga.

1. Pembunuhan Lincoln dan Kennedy

Meski terpaut hampir satu abad antara pembunuhan keduanya (1865 dan 1963), telah ditemukan sejumlah kesamaan di antara keduanya. Kedua presiden itu dibunuh oleh tembakan di kepala. Pembunuhan mereka terjadi di depan umum di mana insiden Lincoln terjadi di Ford Theater sementara Kennedy di mobil.

Yang menarik, Kennedy melakukan perjalanan terakhirnya dalam limusin Lincoln. Penembakan keduanya juga terjadi pada hari Jumat.

2. Josef Stalin dan Gengis Khan

Kedua pria ini terkenal karena menguasai negara terbesar pada masa mereka, Uni Soviet dan Kerajaan Mongol. Baik Stalin maupun Khan dikenal karena kekejaman mereka dan pada saat yang sama memulai reformasi signifikan di negara mereka.

Kehidupan pribadi mereka juga memiliki sejumlah kesamaan. Keduanya menghabiskan masa kecil mereka dalam kemiskinan dan mengalami kematian dini ayah mereka. Keduanya memilih memakai nama samaran selama berkuasa.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

 

2 dari 3 halaman

3. Tragedi Titanic dan The Vasa

Tak ada orang yang tak mengetahui kisah tragis Titanic, kapal yang tenggelam pada pelayaran perdananya. Tapi bagi orang Swedia, mereka lebih mengingat tenggelamnya kapal Vasa.

Dalam kedua kasus tenggelamnya kapal itu, diduga disebabkan oleh masalah konstruksi. Selain itu, kedua kapal tenggelam dalam kondisi cuaca yang baik dan kematian penumpang disebabkan kurangnya perahu penyelamat dan proses penyelamatan yang tak terorganisasi dengan baik.

4. Depresi Besar dan Resesi Hebat

Keduanya merupakan kejatuhan ekonomi terbesar di masa mereka. Kedua krisis dimulai di Amerika Serikat dan menyebar ke seluruh dunia. Keduanya juga kemudian menyebabkan sejumlah besar masalah di berbagai bidang internasional.

Di pasar saham tahun 1920 anjlok karena penjualan besar-besaran dari saham yang terlalu mahal yang menyebabkan Depresi Besar pada tahun 1929. Resesi Besar dikaitkan dengan krisis pinjaman berisiko tinggi.

 

3 dari 3 halaman

5. Pembunuhan Erdington

Dua orang wanita berusia 20 tahun dibunuh di Erdingtong, pinggiran Birmingham, Inggris pada tanggal 27 Mei malam. Mary Ashford dan Barbara Forrest keduanya ditemukan tewas tenggelam di kolam renang lokal. Tubuh mereka memar dan menunjukkan tanda-tanda pemerkosaan.

Yang membedakan adalah terdapat jarak 157 tahun di antara kedua kasus itu. Mary dibunuh pada tahun 1817 dan Barbara dibunuh pada tahun 1974. Dalam kedua kasus itu, para penyidik tak pernah menemukan si pembunuh meskipun banyak tersangka yang dibebaskan oleh pengadilan karena kurangnya bukti.

Loading
Artikel Selanjutnya
Kisah Gadis Remaja Melawan Maut Selamatkan Korban Bom Atom Hiroshima
Artikel Selanjutnya
Komunitas Lari Se-Jabodetabek Tuntaskan Lomba dengan Misi Sejarah