Ramadan Dongkrak Al-Balad: 4 Juta Pengunjung Padati Distrik Bersejarah Jeddah

Seperti apa aktivitas Ramadan di Al-Balad, Arab Saudi?

Diterbitkan 26 Maret 2026, 07:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Riyadh - Lonjakan kunjungan signifikan terjadi di Distrik Bersejarah Jeddah, Al-Balad, selama bulan suci Ramadan 2026. Lebih dari 4 juta warga lokal, ekspatriat, dan wisatawan tercatat memadati kawasan tersebut, menurut laporan Saudi Press Agency (SPA).

Angka ini menjadi sinyal kuat meningkatnya posisi Al-Balad sebagai magnet wisata budaya global, sekaligus menunjukkan keberhasilan Arab Saudi dalam mengemas warisan sejarah menjadi pengalaman modern yang relevan.

Sepanjang Ramadan, kawasan yang berada di Jeddah ini berubah menjadi pusat aktivitas yang hidup hampir tanpa jeda. Beragam program budaya, pertunjukan tradisional, pasar rakyat, hingga festival kuliner lokal digelar untuk menarik berbagai segmen pengunjung, dikutip dari laman Arab News, Kamis (26/3/2026).

Tidak sekadar hiburan, rangkaian kegiatan tersebut dirancang sebagai pengalaman imersif yang menggabungkan nilai religius Ramadan dengan kekayaan tradisi Arab Saudi. Interaksi antara pengunjung dan pelaku budaya menjadi daya tarik utama, menciptakan suasana yang menonjolkan nilai kebersamaan dan komunitas.

Museum dan pusat budaya di kawasan ini turut berperan penting dengan menghadirkan program edukatif dan lokakarya interaktif. Pengunjung diajak menelusuri sejarah peradaban Jeddah, sekaligus menyaksikan langsung proses pembuatan kerajinan tradisional dan produk lokal.

Dampaknya tidak hanya terasa di sektor budaya. Aktivitas ekonomi di Al-Balad juga melonjak. Kawasan komersial mengalami peningkatan trafik pengunjung, mendorong pertumbuhan perdagangan serta memperluas eksposur bagi produk-produk lokal. Peningkatan ini ditopang oleh kesiapan infrastruktur dan layanan logistik yang lebih terintegrasi.

Pemerintah setempat menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari pembenahan besar dalam pengelolaan kawasan. Perbaikan infrastruktur, pengaturan arus pengunjung, hingga peningkatan layanan publik dilakukan untuk memastikan pengalaman yang aman dan nyaman.

Momentum Ramadan ini sekaligus mempertegas arah kebijakan jangka panjang Arab Saudi dalam menghidupkan kembali Al-Balad, yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO.

Revitalisasi kawasan ini merupakan bagian dari strategi besar Saudi Vision 2030 yang menargetkan Al-Balad sebagai pusat budaya global dan penggerak ekonomi kreatif.

Dengan capaian lebih dari 4 juta pengunjung hanya dalam satu bulan, Al-Balad kini tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga bukti bagaimana warisan budaya dapat diubah menjadi kekuatan ekonomi dan diplomasi budaya di panggung internasional.