Sukses

Bikin Nafsu Makan Hilang, Ini 5 Makanan Ekstrem yang Terbuat dari Darah

Liputan6.com, Jakarta - Beragam jenis dan bentuk makanan tradisional tersebar di seluruh penjuru dunia. Makanan tersebut dikenal karena bentuk, rasa, dan bahan pembuatannya yang unik dan tak biasa, salah satunya berbahan dasar darah. Berikut beberapa jenis makanan dari berbagai negara yang terbuat dari darah.

1. Tiet canh - Vietnam

Makanan berbahan dasar darah adalah Tiet canh, yang merupakan makanan tradisional dari negara Vietnam. Makanan ini terbuat dari daging, jeroan, dan juga darah bebek. Prosesnya, darah bebek yang masih segar ditampung dalam sebuah mangkuk lalu dicampur dengan saus ikan. Pencampuran ini dilakukan untuk mencegah darah menggumpal.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

2. Saren - Indonesia

Makanan tradisional khas Jawa yang juga biasa disebut dideh di Minang ini berasal dari darah binatang yang disembelih, seperti kambing, ayam atau sapi. Kemudian darah tersebut dibekukan dengan cara dikukus. Biasanya, Saren dijadikan bahan makanan untuk sate, opor, dan beberapa jenis makanan lain.

3 dari 5 halaman

3. Cabidela - Portugal

Makanan khas Portugal ini terbilang ekstrim, selain terbuat dari darah kelinci atau ayam ini hanya dicampur dengan vinegar atau cuka putih lalu disajikan dengan nasi hangat untuk disantap. Meskipun begitu, makanan ini sangat diminati warga Portugal. Banyak restoran besar di negara tersebut menghadirkan makanan ini di daftar menunya.

4 dari 5 halaman

4. Czernina Przepis - Polandia

Meskipun hanya sebagai bahan makanan tambahan, Czernina Przepis terkenal sebagai makanan ekstrim di Polandia. Makanan ini terbuat dari darah bebek yang dicampur dengan gula dan cuka. Kemudian, disajikan dengan pasta atau kentang rebus.

5 dari 5 halaman

5. Blodplattar - Swedia

Blodplattar merupakan makanan khas Swedia yang mirip dengan pancake. Namun, yang membedakannya adalah komposisi bahan pembuatnya. Makanan ini terbuat dari darah babi, tepung, bawang putih, dan beberapa rempah-rempah lainnya. Bagaimana, tertarik mencicipi?

Penulis:

Latif Munawar

Universitas Moestopo (Beragama)

Jadilah bagian dari Komunitas Campus CJ Liputan6.com dengan berbagi informasi & berita terkini melalui e-mail: campuscj6@gmail.com serta follow official Instagram @campuscj6 untuk update informasi kegiatan-kegiatan offline kami.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS