6 Hoaks Beredar di Media Sosial, Catut Tokoh Terkenal hingga Program Bantuan

Hoaks kerap beredar di media sosial dengan mencatut nama tokoh publik dan institusi resmi, simak daftarnya dalam artikel berikut.

Diterbitkan 09 Juni 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks di media sosial terus menjadi tantangan serius, menimbulkan keresahan dan potensi kerugian finansial bagi masyarakat. Berbagai klaim palsu, mulai dari program bantuan pemerintah hingga lowongan kerja, kerap beredar dengan mencatut nama tokoh publik dan institusi resmi. 

Dalam sepekan terakhir, Cek Fakta Liputan6.com telah menelusuri sejumlah informasi, mengungkap berbagai hoaks yang beredar di media sosial, simak ragamnya dalam daftar berikut ini.

1. Artikel Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terima Uang Suap MBG 2 Triliun

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel eks Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Jokowi menerima uang suap MBG Rp 2 triliun. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 Juni 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Dadan Hindayana Sebut Nama Joko Widodo Menerima Uang MBG Sebesar 2 Triliun, Saya Punya Cek Nota Transferannya"

Akun itu menambahkan narasi:

"Mana nih termul dan buzzer oon ayo komen dong jangan cuma bisa ngebacot doang punya otak gk punya pikiran"

Lalu benarkah postingan artikel eks Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Jokowi menerima uang suap MBG Rp 2 triliun? Simak dalam artikel berikut ini...

 

2. Pendaftaran Undian Gebyar BCA 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pendaftaran undian gebyar BCA 2026, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Mei 2026. Klaim pendaftaran undian BCA 2026 berupa tulisan sebagai berikut.

Klaim pendaftaran undian gebyar BCA 2026 berupa tulisan sebagai berikut.

"𝐏𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦 𝐔𝐧𝐝𝐢𝐚𝐧 Gebyar Bank BCA...

𝐃𝐢 𝐓𝐚𝐡𝐮𝐧 2026 𝐊𝐡𝐮𝐬𝐮𝐬 𝐍𝐲𝐚 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐒𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐏𝐞𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐚 BCA Mobile Banking 𝐝𝐢 𝐏𝐞𝐫𝐬𝐢𝐥𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 𝐏𝐞𝐧𝐝𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 𝐆𝐫𝐚𝐭𝐢𝐬...

𝐀𝐦𝐛𝐢𝐥 𝐊𝐮𝐩𝐨𝐧 𝐀𝐧𝐝𝐚 𝐃𝐚𝐧 𝐑𝐚𝐢𝐡𝐊𝐞𝐦𝐞𝐧𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐚𝐡 𝐃𝐢 𝐓𝐚𝐡𝐮𝐧 2026

:𝐇𝐚𝐝𝐢𝐚𝐡 𝐘𝐚𝐧𝐠 𝐓𝐞𝐫𝐬𝐞𝐝𝐢𝐚:

. 20 𝐔𝐧𝐢𝐭 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐀𝐥𝐩𝐡𝐚𝐫𝐝

. 25 𝐔𝐧𝐢𝐭 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐂𝐑.𝐕 𝐓𝐫𝐛

. 30 𝐔𝐧𝐢𝐭 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐅𝐨𝐫𝐭𝐮𝐧𝐞𝐫

. 20 𝐔𝐧𝐢𝐭 𝐌𝐨𝐛𝐢𝐥 𝐗𝐩𝐚𝐧𝐝𝐞𝐫

. 30 𝐔𝐧𝐢𝐭 𝐌𝐨𝐭𝐨𝐫 𝐍𝐦𝐚𝐱

. 30 𝐔𝐧𝐢𝐭 𝐌𝐨𝐭𝐨𝐫 𝐒𝐜𝐨𝐨𝐩𝐲

. 50 𝐔𝐧𝐢𝐭 𝐒𝐦𝐚𝐫𝐭𝐩𝐡𝐨𝐧𝐞 𝐏𝐫𝐨𝐦𝐚𝐱 15

. 25 𝐄𝐦𝐚𝐬 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐧𝐠 & 𝐋𝐨𝐠𝐚𝐦 𝐌𝐮𝐥𝐢𝐚

. 50 𝐏𝐚𝐤𝐞𝐭 𝐔𝐦𝐫𝐨𝐡 𝐆𝐫𝐚𝐭𝐢𝐬

Untuk Melanjutkan Pendaftaran Silahkan ( 𝐊𝐥𝐢𝐤 𝐓𝐨𝐦𝐛𝐨𝐥 𝐃𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 ) Di Bawah ini

Untuk pendaftaran nya tidak di pungut biaya atou pajak Geratis"

Unggahan tersebut disertai formulir yang meminta nomor WhatsApp dan saldo akhir.

Benarkah klaim pendaftaran undian gebyar BCA 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

 

3. Artikel Dadan Hindayana Sebut Anies Baswedan Terima Uang Suap MBG 2 Triliun

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel eks Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Anies Baswedan menerima uang suap MBG 2 triliun. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 6 Juni 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Dadan Hindayana Sebut Nama Anies Baswedan Menerima Uang MBG Sebesar 2 Triliun, Saya Punya Cek Nota Transferannya"

Akun itu menambahkan narasi:

"Jadi kalo ada berita, jangan asal ditelan mentah2"

Lalu benarkah postingan artikel eks Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Anies Baswedan menerima uang suap MBG 2 triliun? Simak daam artikel berikut ini...

Hoaks Berikutnya

4. Link Pendaftaran CPNS 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 3 Juni 2026.

Berikut isi unggahannya:

"📢 PENDAFTARAN CPNS 2026 DIBUKA! 🇮🇩

Kesempatan emas untuk bergabung menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan berkontribusi membangun Indonesia yang lebih maju.

✅ Formasi tersedia di berbagai instansi pemerintah

✅ Kesempatan karier yang stabil dan menjanjikan

✅ Pengabdian nyata untuk bangsa dan negara

📋 Persiapkan dokumen persyaratan dari sekarang dan ikuti informasi resmi terkait jadwal serta formasi yang akan diumumkan.

🎯 Jangan lewatkan kesempatan ini untuk meraih masa depan yang lebih baik bersama instansi pemerintah.

#CPNS2026 #PendaftaranCPNS #ASN2026 #KarierASN #LowonganKerja2026 #BangunNegeri #InfoCPNS"

Unggahan disertai menu daftar. Saat menu tersebut diklik, mengarah pada link atau tautan yang berisi halaman situs dengan tampilan formulir digital meminta identitas pribadi seperti nama sesuai KTP dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS 2026? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut.......

 

5. Video Purbaya Umumkan Program Bantuan Dana Pensiun

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa umumkan program bantuan dana pensiun, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 Mei 2026.

Klaim video Purbaya umumkan program bantuan dana pensiun menampilkan Purbaya sedang berbicara, berikut transkripnya.

"Program bantuan dana pensiun resmi dibuka ini kesempatan bagi seluruh pensiunan di Indonesia daftar segera dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan."

Dalam video tersebut terdapat tulisan sebagai berikut.

"PROGRAM BANTUAN DANA PENSIUN 2026 RESMI DIBUKA!!!

Kesempatan bagi seluruh pensiunan di Indonesia untuk mendapat bantuan dana pensiunan demi menunjang kesejahteraan di masa pensiun.

Segera lakukan pendaftaran dan lengkapi persyaratan yang dibutuhkan"

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"BANTUAN DANA PENSIUNAN 2026

Saatnya menikmati masa pensiun dengan lebih tenang, aman, dan sejahtera. Program Bantuan Dana Pensiunan 2026 hadir sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi para pensiunan Indonesia untuk bangsa dan negara. 🇮🇩

💰 Dukungan dana pensiun

🏥 Akses layanan kesehatan

🛒 Bantuan kebutuhan pokok

🏅 Penghargaan atas jasa dan pengabdian

Program ini dirancang untuk membantu para pensiunan menjalani masa depan yang lebih nyaman, mandiri, dan bahagia bersama keluarga tercinta. Dengan penyaluran yang tepat waktu, aman, dan transparan, kesejahteraan pensiunan menjadi prioritas utama.

🙏 Terima kasih atas pengabdian Anda.

Kini saatnya menikmati masa pensiun yang lebih bermartabat, karena jasa Anda adalah inspirasi bagi Indonesia maju."

Benarkah Klaim video Purbaya umumkan program bantuan dana pensiun? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

 

6. Link Pendaftaran Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2026 dari Kemnaker

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2026 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 Juni 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PEMBUKAAN BANTUAN TENAGA KERJA PENTING MANDIRI PEMULA (TKMP) 01-28 JUNI 2026

GRATIS TANPA DIPUNGUT BIAYA🚀✨"

Unggahan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:

"KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA

PEMBUKAAN PROGRAM BANTUAN TENAGA KERJA MANDIRI PEMULA TKMP 2026

DAFTAR SEKARANG! GRATIS! TANPA PUNGUTAN BIAYA

Kementerian Ketenagakerjaan RI membuka pendaftaran Program Bantuan Tanaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) 2026 untuk membantu masyarakat memulai usaha mandiri dan menciptakan peluang kerja baru.

FASILITAS PROGRAM

BANTUAN MODAL USAHA

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN

PENDAMPINGAN USAHA

DUKUNGAN UNTUK PERTUMBUHAN USAHA

PERSYARATAN UMUM

Warga Negara Indonesia

Usia 18-64 tahun

Memiliki KTP

Memiliki usaha atau rencana usaha mandiri

Belum pernah menerima bantuan serupa dari Kemnaker

CARA DAFTAR

1. Buat Akun

2. Lengkapi Data

3. Submit

4. Pengumuman"

Unggahan disertai menu daftar. Saat menu daftar diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula 2026 dari Kemnaker? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.