Prancis vs Italia Berakhir 1-1, Rabiot Kagumi Gianluigi Donnarumma

Prancis ditahan Italia 1-1 di Stade de France. Adrien Rabiot memuji penyelamatan Gianluigi Donnarumma. Les Bleus menutup laga dengan 10 pemain.

Diterbitkan 03 Oktober 2026, 08:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Kami melakukan pressing tinggi, sering merebut bola di area mereka, dan itulah yang diminta pelatih. Setelah mencetak gol, kami mungkin sedikit mengurangi tekanan. Itu sesuatu yang harus kami perbaiki," lanjutnya.

Prancis Tetap di Puncak, Belgia Jadi Penentu

Zidane masih belum tersentuh kekalahan sejak menangani Prancis. Ada tren lain yang berlanjut: seluruh 12 gol terakhir Les Bleus tercipta pada babak kedua.

Rabiot menilai Prancis mulai menunjukkan karakter yang diinginkan sang pelatih, terutama dalam hal agresivitas dan kerja bersama.

"Dia meminta hal-hal yang berbeda, yaitu langsung agresif untuk merebut kembali bola dan lebih sering melakukan situasi satu lawan satu. Kami melihat hati dari tim ini. Semua orang bertahan dan menyerang bersama," ujar Rabiot.

"Saya terkesan dengan bagaimana para penyerang bekerja keras di depan untuk membantu tim. Sayang kami tidak menang, tetapi ini pertandingan yang bagus."

Hasil imbang menempatkan Prancis di puncak Grup A Nations League dengan tujuh poin, unggul satu angka atas Belgia. Italia mengumpulkan empat poin.

Rabiot sudah mengantisipasi partai berikutnya melawan Belgia yang dinilainya krusial dalam perebutan posisi teratas.

"Kami memiliki pertandingan penting lainnya melawan Belgia dan itu akan sangat menentukan untuk posisi pertama. Setelah itu, ada beberapa hari libur sebelum saya kembali ke Milan," ujar Rabiot.

"Kami masih memiliki banyak pertandingan dalam beberapa pekan ke depan dan semoga tidak terlalu banyak pemain yang mengalami cedera," pungkasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan