Sejarah Tercipta, Indonesia Raih Medali Pertama Esports di Asian Games 2026

Indonesia merebut medali perak di esports Pokemon Unite. Di final Asian Games 2026, Indonesia kalah dari tuan rumah Jepang.

OlehThomas
Diterbitkan 28 September 2026, 11:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tim esports Indonesia mencatat sejarah pada Asian Games 2026. Medali perak dari nomor Pokémon UNITE menjadi medali pertama Indonesia dari cabang esports sepanjang keikutsertaan di ajang multievent olahraga terbesar di Asia tersebut.

Prestasi bersejarah itu dipastikan setelah tim Pokémon UNITE Indonesia melaju hingga partai final yang berlangsung di Aichi Sky Expo, Senin (28/9/2026). Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Jepang dengan skor 1-3.

Tim Indonesia diperkuat Deni Ardiyanto, Novrizal Said, Marcello Hillers, Judha Raja Panggabean, dan Muhammad Haikal Irawan. Mereka menunjukkan performa solid sejak fase penyisihan hingga semifinal sebelum akhirnya membawa pulang medali perak.

Kepala Pelatih Tim Esports Indonesia, Richard Permana, mengaku bangga dengan pencapaian tersebut. Pasalnya, target awal tim hanya mengincar medali perunggu.

"Kami bersyukur karena kami overachieve dari target. Target awal kami adalah perunggu, tetapi akhirnya mendapatkan silver. Ini sangat membanggakan bagi seluruh atlet dan tim kepelatihan Pokémon UNITE," ujar Richard.

Sempat Tertinggal, Indonesia Bangkit

Perjalanan menuju podium Asian Games 2026 tidak mudah. Richard mengungkapkan tim sempat menghadapi sejumlah persoalan internal dan teknis menjelang pertandingan.

Situasi tersebut membuat tim menetapkan target secara realistis, yakni meraih medali perunggu. Namun, semangat juang para pemain justru membawa Indonesia melampaui target tersebut.

"Kita targetnya bronze. Tapi kemudian para atlet menunjukkan semangat juang dan comeback mentality. Dalam dua pertandingan fase grup, kami selalu tertinggal 0-1, tetapi mereka terus berjuang dan mampu membalikkan keadaan," kata Richard.

Setelah menghadapi situasi tersebut, tim melakukan evaluasi dan berupaya membangun kembali kepercayaan antarpemain. Kepentingan tim kemudian ditempatkan sebagai prioritas utama.

"Kami meminta setiap pemain untuk saling mengutamakan kebutuhan tim dan rela mengesampingkan kepentingan masing-masing di dalam game," ujar Richard.

Ditempa 60 Hari di Pelatnas

Salah satu pemain Indonesia, Judha Raja Panggabean, menyebut keberhasilan merebut medali perak tidak terlepas dari persiapan panjang melalui pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Tim Pokémon UNITE Indonesia menjalani persiapan intensif selama sekitar 60 hari. Selama periode tersebut, para pemain terus mengasah kemampuan individu sekaligus membangun chemistry sebagai tim.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Kita sekitar 60 hari atau dua bulan didukung dan difasilitasi untuk menjalani pelatnas dan terus memaksimalkan latihan. Kita tidak lengah dan tidak main-main. Setiap hari bagi atlet esports sangat berharga untuk mengembangkan kemampuan tim dan individu," tutur Raja. Menurut Raja, kekompakan menjadi salah satu faktor penting dalam permainan Pokémon UNITE. Namun, wawasan mengenai perkembangan permainan di berbagai regional juga dibutuhkan untuk menghadapi persaingan internasional. "Inti dari Pokémon UNITE itu kekompakan dengan tim. Tapi yang sama pentingnya adalah wawasan kita harus luas. Banyak regional yang kuat, bukan hanya Jepang atau Indonesia," ujarnya.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan