Panaskan Mesin Menuju Porprov Bali 2027, 285 Atlet Klungkung Ditempa Fisik dan Mental

285 atlet mulai menjalani pelatihan fisik agar bisa mencapai target yang dipatok pada tahun 2027 nanti.

OlehThomas
Diterbitkan 31 Agustus 2026, 13:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung mulai memanaskan mesin persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 yang akan berlangsung di Kabupaten Buleleng.

Tak ingin persiapan dilakukan secara mendadak, KONI Klungkung mulai membangun fondasi pembinaan sejak jauh hari. Fokus awal diarahkan pada peningkatan kondisi fisik, kedisiplinan hingga mental bertanding para atlet.

Program Training Center (TC) fisik yang melibatkan ratusan atlet tersebut resmi dibuka di Lapangan GOR Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung, Minggu (30/8/2026).

Pembukaan TC turut dihadiri Bupati Klungkung I Made Satria, Wakil Bupati Klungkung, jajaran Forkopimda, Ketua KONI Klungkung Anak Agung Gede Anom, Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav Sidik Pramono, pengurus cabang olahraga, pelatih hingga para atlet.

Kehadiran pimpinan daerah menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan olahraga menjadi salah satu perhatian dalam pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Klungkung.

285 Atlet Jadi Sasaran Pembinaan

Sebanyak 285 atlet dari 33 cabang olahraga yang sebelumnya berhasil meraih medali pada Porprov Bali 2025 menjadi bagian dari program pembinaan fisik tersebut.

KONI Klungkung menjadikan evaluasi penampilan pada Porprov Bali 2025 sebagai salah satu pijakan untuk menyusun strategi pembinaan menuju ajang berikutnya.

Ketua KONI Klungkung Anak Agung Gede Anom menegaskan persiapan menuju Porprov Bali 2027 tidak boleh dilakukan secara instan.

Menurut dia, prestasi olahraga membutuhkan proses panjang yang mencakup kesiapan fisik, teknik, mental, dan kedisiplinan.

"Berkaca dari event sebelumnya, masih ada atlet yang kedodoran secara fisik. Karena itu, dalam TC ini seluruh atlet akan ditempa dan ditingkatkan kondisi fisiknya agar lebih siap menghadapi pertandingan," ujar Agung Anom.

Gandeng Kodim untuk Bentuk Karakter Atlet

Dalam program tersebut, KONI Klungkung menggandeng Kodim 1610/Klungkung. Kolaborasi ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kebugaran atlet, tetapi juga membentuk karakter yang lebih disiplin, tangguh, dan memiliki daya juang.

Agung Anom menilai kemampuan teknik saja belum cukup untuk mengantarkan seorang atlet meraih prestasi.

Mental bertanding dan kedisiplinan, kata dia, harus dibangun jauh sebelum atlet memasuki arena pertandingan.

"Ada saatnya hasil yang kita harapkan belum tercapai, tetapi justru melalui proses itulah seorang atlet ditempa menjadi seorang juara. Jika kemampuan fisik kita masih kurang, maka kita tingkatkan. Kalau mental kita masih belum kuat, maka kita kuatkan," tegasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ia pun meminta seluruh atlet dan pelatih mengikuti program TC secara serius. Setiap sesi latihan diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan bagian dari proses menuju prestasi.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan