Tim Impian Chelsea Era Xabi Alonso: 3-4-3 dengan 4 Wajah Baru

Xabi Alonso menyiapkan Chelsea musim 2026/2027.

Diterbitkan 14 Agustus 2026, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Palestra dan Chavarria di Sayap, Enzo–Caicedo Mengunci Tengah

Marco Palestra menjadi rekrutan pertama era Alonso. Setelah musim terobosan bersama Cagliari sebagai pinjaman dari Atalanta, sang wing-back 21 tahun dijual permanen dan dinobatkan sebagai bek terbaik Serie A musim lalu. Kenyamanan bermain sebagai wing-back membuatnya cocok dengan kebutuhan 3-4-3, meski adaptasi ke ekspektasi besar di Chelsea akan menjadi tantangan.

Di kiri, kepergian Marc Cucurella ke Real Madrid memaksa Chelsea mencari nama baru. Jika memakai empat bek, Jorrel Hato bisa turun sebagai bek kiri. Namun pada sistem tiga bek, Hato dinilai kurang sesuai untuk peran wing-back. The Blues akhirnya merekrut Pep Chavarria dari Rayo Vallecano setelah pengejaran panjang. Ia memang pendatang baru di Premier League, tetapi membawa pengalaman empat tahun di La Liga.

Poros gelandang diisi Enzo Fernandez yang kans bertahannya lebih besar meski sempat dikaitkan dengan kepindahan. Reece James memang punya banyak opsi peran dalam 3-4-2-1 — dari bek tengah kanan, wing-back, hingga gelandang bertahan — dan musim lalu cukup sering tampil di lini tengah berkat fisik dan distribusi bolanya. Namun karena James berpeluang berpindah-pindah peran, Alonso membutuhkan spesialis yang reguler, dan Enzo memenuhi kebutuhan itu.

Di sampingnya, Moises Caicedo menjadi pilihan tak tergantikan. Ia menempati urutan ketiga menit bermain terbanyak di semua kompetisi musim lalu dan pada usia 24 tahun masih berada dalam fase perkembangan. Mencadangkannya karena pilihan teknis nyaris tidak terpikirkan.

Palmer–Rogers di Belakang Pedro

Cole Palmer tetap diproyeksikan sebagai motor kreativitas meski kontribusi gol atau assistnya musim lalu hanya hadir dalam delapan laga liga. Saat berada pada performa terbaik dan sistem yang tepat, Palmer masih termasuk talenta paling menonjol di skuad dan dipandang sebagai bagian penting masa depan klub. Ia berpotensi mendapat peran ala Florian Wirtz dalam skema Alonso dan diharapkan memberi dampak yang lebih besar dibandingkan Wirtz ketika bermain di Inggris.

Morgan Rogers mempertebal daya ledak sektor serang setelah ditebus 117 juta poundsterling. Chelsea mengalahkan Arsenal untuk mendapatkan tanda tangannya. Rogers menjadi starter saat Inggris menghadapi Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 dan kini termasuk pemain dengan reputasi tertinggi di Premier League. Perekrutan ini menjadi capaian besar Alonso pada pekan-pekan pertamanya di Stamford Bridge karena diyakini dapat mengangkat level permainan tim.

Di depan, Joao Pedro menutup musim lalu dengan catatan positif: 20 gol pada musim debutnya bersama The Blues. Ia mengungguli Liam Delap dalam persaingan internal dan kini bersiap menghadapi tantangan dari dua penyerang baru, Emmanuel Emegha dan Danny Welbeck. Pedro juga bisa dimainkan di belakang striker, namun dengan kondisi saat ini ia layak menjadi pilihan pertama untuk mengawali musim baru.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yus Mei Sawitri, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan