Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan tambang kripto asal Amerika Serikat, Riot Platforms, memutuskan menjual 4.300 Bitcoin (BTC) untuk membiayai perluasan jaringan pusat data yang difokuskan pada beban kerja kecerdasan buatan (AI).
Langkah tersebut terungkap dalam dokumen terbaru yang disampaikan perusahaan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC). Keputusan itu sekaligus menegaskan bahwa para penambang Bitcoin berskala besar mulai meninggalkan strategi lama yang hanya mengandalkan akumulasi aset kripto.
Dikutip cari U.Today, Jumat (14/8/2026), perubahan arah bisnis Riot dipicu oleh penurunan pendapatan dari aktivitas penambangan. Pada kuartal II 2026, pendapatan tambang perusahaan turun 19,3 persen akibat kenaikan biaya listrik dan merosotnya hashprice ke level terendah sepanjang sejarah.
Advertisement
Kondisi pasar Bitcoin saat ini juga masih penuh tekanan. Harga Bitcoin bergerak dalam rentang sempit sekitar US$ 63.500 hingga US$ 63.700 per koin. Sementara itu, berdasarkan model industri, rata-rata biaya untuk menambang satu Bitcoin berada di kisaran US$ 76.000 hingga US$ 78.000.
Situasi tersebut membuat banyak penambang di jaringan Bitcoin beroperasi dalam kondisi rugi karena hashprice turun ke rekor terendah sekitar US$ 30–35 per PH/s per hari. Hanya operator dengan tarif listrik sangat murah dan peralatan generasi terbaru yang masih mampu mencetak keuntungan.
Â
Biaya Tambang Riot Naik Hampir US$ 50 Ribu per Bitcoin
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2050779/original/091139900_1522730510-20180403-Bitcoin-AFP1.jpg)
Kinerja Riot Platforms memang masih lebih baik dibanding rata-rata industri, tetapi tekanan pasar tetap berdampak pada perusahaan tersebut.
Biaya langsung untuk menambang satu Bitcoin naik menjadi US$ 49.912. Kenaikan itu dipicu oleh tarif energi yang lebih tinggi serta ekspansi kapasitas perusahaan di Kentucky.
Kondisi tersebut mendorong manajemen untuk mencairkan sebagian cadangan Bitcoin yang selama ini dikumpulkan. Penjualan sebagian kepemilikan BTC dilakukan ketika pendapatan tambang perusahaan tercatat US$ 113,7 juta.
Meski menjual sebagian aset kripto, Riot masih memiliki posisi keuangan yang relatif kuat. Perusahaan menyebut memiliki bantalan likuiditas sekitar US$ 1,2 miliar, yang terdiri atas US$ 548,9 juta kas dan cadangan 11.380 BTC.
Cadangan tersebut menunjukkan bahwa Riot belum sepenuhnya keluar dari bisnis Bitcoin. Namun, perusahaan mulai mengurangi ketergantungan pada pendapatan yang berasal dari aktivitas penambangan murni.
Â
Advertisement
Fokus Beralih ke Infrastruktur AI Jangka Panjang
Riot Platforms kini mulai menggeser model bisnisnya menuju bisnis infrastruktur komputasi yang dinilai lebih stabil dan mudah diprediksi.
Perusahaan diketahui telah mengirimkan kapasitas pusat data pertamanya untuk AMD. Selain itu, proyek jangka panjang terpenting Riot adalah kontrak penyewaan fasilitas laboratorium AI selama 20 tahun dengan potensi pendapatan mencapai US$ 9,1 miliar.
Langkah Riot mencerminkan tren yang semakin terlihat sepanjang 2026, ketika perusahaan tambang Bitcoin secara bertahap bertransformasi menjadi operator pusat komputasi untuk AI dan cloud.
Sejumlah pemain besar lain seperti MARA Holdings, Core Scientific, dan Bitdeer juga sebelumnya telah menjual sebagian atau seluruh cadangan kripto mereka untuk mendanai pembangunan infrastruktur AI.
Perubahan strategi tersebut menunjukkan bahwa industri penambangan Bitcoin kini tidak lagi hanya bersaing memproduksi aset kripto, tetapi juga memanfaatkan infrastruktur komputasi berdaya tinggi untuk menangkap peluang pertumbuhan dari ledakan kebutuhan kecerdasan buatan global.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2141080/original/044539900_1525361942-spbu_pertamina_palembang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2050780/original/079993300_1522730511-20180403-Bitcoin-AFP2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3504864/original/048171300_1625731008-042390000_1519626842-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302025/original/025418900_1753969652-Gemini_Generated_Image_pok85upok85upok8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)