Pemerintah Meksiko Liburkan Sekolah dan Terapkan WFH di Hari Pertama Piala Dunia 2026

Meksiko menutup sekolah dan menerapkan sistem kerja dari rumah pada hari pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.

Diterbitkan 11 Juni 2026, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Meksiko mengambil langkah-langkah strategis untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang mungkin terjadi saat pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengumumkan bahwa semua kegiatan belajar mengajar di negaranya akan diliburkan pada tanggal 11 Juni, bersamaan dengan pertandingan pembuka antara Timnas Meksiko dan Afrika Selatan di Stadion Azteca.

Meksiko menjadi salah satu negara tuan rumah Piala Dunia 2026, bersama dengan Amerika Serikat dan Kanada.

Laga pertama Piala Dunia 2026 akan berlangsung di ibu kota Mexico City, yang diperkirakan akan menarik banyak masyarakat dan wisatawan ke area tersebut.

Dalam sebuah konferensi pers, Sheinbaum juga menandatangani sebuah dekret yang mengharuskan pegawai pemerintah federal di Kota Meksiko untuk bekerja dari rumah pada hari pertandingan berlangsung.

Selain itu, kegiatan pendidikan di semua jenjang sekolah juga akan dihentikan untuk sementara waktu.

Sasaran Implementasi Kebijakan

Dalam konferensi pers yang diadakan, pemerintan Meksiko memaparkan bahwa kebijakan baru ini diimplementasikan untuk memastikan kelancaran aktivitas masyarakat pada hari pembukaan Piala Dunia 2026. Kebijakan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kondisi mobilitas, keselamatan lalu lintas, serta aksesibilitas bagi warga Kota Meksiko dan juga para wisatawan yang datang untuk menyaksikan acara besar tersebut.

Pemerintah juga memberikan arahan kepada berbagai instansi federal untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga pelayanan publik tetap dapat berjalan meskipun banyak pegawai yang bekerja dari jarak jauh.

"Bagi pegawai Administrasi Publik Federal, setiap instansi pemerintah harus memprioritaskan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang menjamin pelaksanaan fungsi inti dan fungsi administratif tetap berjalan dengan baik," demikian isi dokumen tersebut.

Ajak Sektor Swasta Ikut Serta

Pemerintah juga meminta agar sektor swasta dan organisasi masyarakat di Kota Meksiko mengimplementasikan sistem kerja dari rumah untuk kegiatan administratif yang tidak mendesak. Menurut Luisa Maria Alcalde Lujan, penasihat hukum pemerintah federal, kebijakan ini akan menjadi aspek krusial dalam mengurangi kepadatan di kota saat hari pertandingan.

“Semua aktivitas yang bersifat esensial akan tetap berjalan, tetapi seluruh pekerjaan perkantoran di sektor publik harus dilakukan secara jarak jauh,” ujar Alcalde Lujan dalam konferensi pers tersebut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Hal yang sama berlaku bagi sektor swasta dan sektor sosial di Kota Meksiko. Untuk seluruh tugas administratif yang tidak esensial, skema kerja jarak jauh harus diterapkan.”

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan