Pekan Terakhir BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan PSIM Yogyakarta Kejar Posisi Terbaik

Arema FC menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan terakhir BRI Super League 2025/2026. Nikmati promo tiket Rp1 melalui BRImo.

Diterbitkan 21 Mei 2026, 20:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Malang - Pekan terakhir BRI Super League 2025/2026 menghadirkan duel menarik antara Arema FC menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat (22/5/2026). 

Pertandingan ini bukan hanya menjadi laga penutup musim, tetapi juga momentum pembuktian bagi kedua tim untuk menutup kompetisi dengan hasil terbaik di depan suporter masing-masing. Atmosfer panas diprediksi terasa sejak awal laga, mengingat kedua tim sama-sama membawa misi penting pada pekan terakhir musim ini.

Bagi Arema FC, bermain di kandang sendiri menjadi kesempatan untuk memberikan kemenangan penutup bagi Aremania. Sementara PSIM Yogyakarta datang dengan motivasi mencuri poin sekaligus menegaskan mereka bisa lebih unggul dari tim Malang ini.

Posisi Arema dan PSIM di Klasemen BRI Super League

Meski musim segera berakhir, pertandingan ini tetap memiliki arti penting bagi kedua tim. Posisi klasemen akhir menjadi pertaruhan yang tak bisa dianggap sepele. Kedua tim memiliki poin sama, Arema lebih unggul dalam selisih gol. 

Arema FC tentu ingin menutup musim dengan catatan positif di hadapan publik sendiri. Bermain di Stadion Kanjuruhan memberikan motivasi tambahan untuk tampil agresif sejak menit awal. Di sisi lain, PSIM Yogyakarta juga memiliki ambisi besar untuk menutup musim dengan hasil maksimal. Konsistensi permainan sepanjang musim membuat tim asal Yogyakarta tersebut tak bisa dipandang sebelah mata.

Laga terakhir sering kali menghadirkan tekanan emosional tersendiri. Selain menjadi penentu posisi akhir di klasemen, pertandingan juga menjadi simbol bagaimana perjalanan satu musim akan dikenang supporter.

Rekor Pertemuan Bikin Duel Semakin Menarik

Arema FC dan PSIM Yogyakarta tercatat baru bertemu sebanyak 1 kali di era kompetisi profesional modern, dengan hasil imbang tanpa gol pada paruh pertama BRI Super League musim 2025/2026. Meski berasal dari generasi dan karakter klub yang berbeda, duel kedua tim kerap berlangsung ketat.

Arema dikenal memiliki tradisi kuat sebagai salah satu klub besar Indonesia dengan basis supporter fanatik. Sementara PSIM membawa identitas historis sebagai klub legendaris yang memiliki loyalitas suporter luar biasa. Faktor tersebut membuat pertandingan ini bukan sekadar soal tiga poin. Atmosfer pertandingan dipastikan semakin hidup dengan dukungan ribuan suporter yang hadir langsung di stadion.

Adu Gaya Bermain: Agresivitas Arema vs Disiplin PSIM

Salah satu daya tarik utama pertandingan ini terletak pada perbedaan gaya bermain kedua tim. Arema FC identik dengan permainan agresif dan intensitas tinggi. 

Bermain di kandang sendiri membuat Singo Edan diprediksi tampil menyerang sejak awal pertandingan. Dukungan Aremania juga kerap menjadi energi tambahan yang mampu meningkatkan mental bertanding para pemain.

Sebaliknya, PSIM Yogyakarta dikenal cukup disiplin dalam menjaga organisasi permainan. Tim ini tercatat memiliki tingkat penguasaan bola dan umpan yang tinggi. Dalam data ileague.id, PSIM hanya kalah dari Persija Jakarta.

Pertarungan lini tengah diprediksi menjadi kunci jalannya pertandingan. Tim yang mampu mengontrol tempo permainan kemungkinan besar akan lebih dominan dalam menciptakan peluang.

Pemain Kunci Berpotensi Jadi Penentu

Sorotan tertuju kepada para pemain yang diprediksi menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Arema FC memiliki sejumlah pemain yang mampu menghadirkan ancaman melalui permainan cepat dan agresivitas di lini depan.

Salah satunya Dalberto, penyerang andalan Arema yang sudah mengoleksi 18 gol dan masuk dalam top 3 pencetak gol terbanyak di BRI Super League. Selain itu, ada Joel Vinicius, Arkhan Fikri, hingga Hansamu Yama Pranata yang bisa diandalkan.

Di sisi lain, PSIM Yogyakarta datang dengan semangat kolektif yang menjadi kekuatan utama mereka sepanjang musim. Disiplin bertahan dan efektivitas memanfaatkan peluang bisa menjadi senjata untuk mencuri hasil positif di Kanjuruhan. Pemain seperti Cahya Supriadi, Reva Adi Utama, Donny Warmerdam, hingga Jose Valente.

Saatnya Rasakan Atmosfer Stadion Secara Langsung

Keseruan pertandingan pekan terakhir BRI Super League tentu terasa berbeda jika disaksikan langsung dari tribun stadion.

Menariknya lagi, ada promo spesial untuk suporter yang membeli tiket pertandingan melalui BRImo. Melalui promo ini, supporter bisa mendapatkan tiket kategori tribun dengan harga spesial hanya Rp1. Promo berlaku untuk pembelian tiket pertandingan BRI Super League melalui BRImo dengan maksimal 1 tiket untuk setiap user.

Kuota promo tersedia sebanyak 100 tiket untuk setiap pertandingan selama musim 2025/2026, dengan periode promo berlangsung sejak 8 Agustus 2025 hingga 23 Mei 2026.

Kesempatan ini tentu menjadi peluang menarik bagi pecinta sepak bola untuk merasakan langsung euforia stadion bersama ribuan suporter lainnya. Jangan lewatkan kesempatan menjadi bagian dari atmosfer panas laga penutup musim Arema FC kontra PSIM Yogyakarta.

Informasi lebih lanjut dan pembelian tiket dapat diakses melalui: bbri.id/brisuperleague.

 

(*)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6