Prediksi Inter vs Parma: Nerazzurri Bidik Scudetto ke-21 di San Siro

I Nerazzurri berpeluang besar mengunci gelar Liga Italia ke-21 sepanjang sejarah pada laga Inter vs Parma.

Diterbitkan 02 Mei 2026, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di sisi lain, Parma datang dengan kepercayaan diri setelah memenangkan dua pertandingan terakhir mereka tanpa kebobolan, mengalahkan Udinese dan Pisa dengan skor identik 1-0. Nesta Elphege menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan dari bangku cadangan di kedua laga tersebut.

Tim asuhan Carlos Cuesta hanya kalah dua kali dari 11 pertandingan liga terakhir, menunjukkan unit yang kuat dan kompak. Parma memiliki rekor pertahanan terbaik kesembilan di Serie A dan telah mencatatkan 12 clean sheet musim ini.

Rekor Pertemuan dan Kondisi Tim

Secara historis, rekor pertemuan di Serie A menunjukkan dominasi Inter Milan dengan 24 kemenangan, 17 hasil seri, dan 18 kemenangan untuk Parma. Kekalahan kandang terakhir Inter dari Parma terjadi pada tahun 2018, di mana Federico Dimarco, yang kini membela Inter, mencetak satu-satunya gol untuk Gialloblu saat itu.

Parma hanya pernah mengalahkan Inter di Milan satu kali di liga, yaitu kemenangan 3-1 pada Mei 1999, menunjukkan betapa sulitnya tugas mereka di San Siro.

Untuk Inter Milan, Hakan Calhanoglu dan Luis Henrique masih absen karena cedera. Namun, kapten Lautaro Martinez diperkirakan akan kembali dari cedera, dan Alessandro Bastoni mungkin sudah fit untuk memulai pertandingan setelah pulih dari masalah pergelangan kaki.

Beberapa pemain Inter seperti Dimarco, Matteo Darmian, dan Ange-Yoan Bonny memiliki masa lalu di Parma, begitu pula pelatih kepala Cristian Chivu. Marcus Thuram, yang rata-rata terlibat dalam satu gol setiap 46 menit selama April, telah mencetak 50 gol untuk Inter dan juga mencetak gol dalam tiga penampilan Serie A sebelumnya melawan Parma.

Sementara itu, Parma memiliki skuad yang hampir lengkap. Hanya Matija Frigan (cedera jangka panjang) dan gelandang asal Amerika Serikat Benjamin Cremaschi yang absen. Nesta Elphege berharap bisa menjadi starter setelah terlibat dalam satu gol di masing-masing tiga pertandingan terakhirnya. Pelatih Carlos Cuesta umumnya lebih suka memasangkan Mateo Pellegrino dengan Gabriel Strefezza dalam formasi 3-5-2.

Perkiraan Pemain:

  • Inter Milan (3-5-2): Sommer; Bisseck, Akanji, Bastoni; Dumfries, Barella, Zielinski, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Martinez.
  • Parma (3-5-2): Suzuki; Circati, Troilo, Ndiaye; Delprato, Keita, Nicolussi Caviglia, Bernabe, Valeri; Strefezza, Pellegrino.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan