Spalletti di Juventus: Identitas, Struktur, 4-3-3, dan Sentuhan Jenius

Kehadiran mantan pelatih Timnas Italia itu di Turin diharapkan membawa arah baru bagi klub yang tengah berupaya menemukan kembali identitasnya.

Diterbitkan 30 Oktober 2025, 12:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Menanti Sentuhan Jenius Spalletti

Sementara itu, legenda Inter Milan Beppe Bergomi memilih menatap ke depan dengan optimisme. “Saya menanti sebuah sentuhan jenius,” ujarnya. “Di masa lalu, dia membuat Brozovic bermain lebih dalam dan menempatkan Perrotta lebih tinggi di lapangan. Saya yakin tim ini bisa bermain lebih baik dari sekarang.”

Pernyataan Bergomi mencerminkan keyakinan bahwa Spalletti punya kapasitas menghadirkan inovasi taktis yang tidak hanya menata ulang struktur permainan, tetapi juga memaksimalkan potensi individu pemain.

Dengan Juventus kini duduk di peringkat ketujuh klasemen Serie A dengan 15 poin — terpaut tiga angka dari zona Liga Champions — langkah Spalletti akan jadi ujian besar. Tantangannya bukan hanya membenahi hasil, tetapi mengembalikan aura Juventus sebagai tim dengan identitas kuat dan gaya bermain yang jelas.

Apakah “sentuhan jenius” itu akan benar-benar lahir di Turin? Waktu akan menjawab. Namun, jika sejarah karier Spalletti menjadi patokan, Juventus mungkin memang sedang menyiapkan awal dari babak baru yang menarik.

Sumber: Football Italia

Klasemen Serie A/Liga Italia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan