Infantino Luncurkan FIFA ASEAN Cup, Turnamen Sepak Bola Anyar Asia Tenggara

Presiden FIFA Gianni Infantino secara resmi meluncurkan FIFA ASEAN Cup, sebuah turnamen baru di Asia Tenggara yang melibatkan 11 negara anggota, bertujuan menyatukan kawasan melalui sepak bola dan memberikan dampak global.

OlehThomas
Diterbitkan 26 Oktober 2025, 21:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

MoU FIFA-ASEAN: Pilar Baru Pengembangan Sepak Bola Regional

Peluncuran FIFA ASEAN Cup bertepatan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) baru antara FIFA dan ASEAN. MoU ini ditandatangani oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dan Sekretaris Jenderal ASEAN Dr. Kao Kim Hourn, disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim selaku Ketua ASEAN 2025. Perjanjian ini merupakan pembaruan dari MoU awal yang telah ditandatangani pada November 2019.

MoU yang diperbarui ini berfokus pada tiga pilar utama untuk pengembangan sepak bola di kawasan. Pilar pertama adalah integritas dalam permainan, yang bertujuan memastikan setiap pertandingan berjalan adil dan bebas dari manipulasi. Pilar kedua adalah menciptakan lingkungan yang aman dan terjamin bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan, mulai dari pemain hingga penonton.

Pilar ketiga menekankan edukasi melalui sepak bola, mempromosikan pembelajaran dan pengembangan bagi anak perempuan, anak laki-laki, wanita, dan pria di seluruh wilayah. Infantino menegaskan, “Kami ingin memastikan sepak bola tumbuh di lingkungan yang aman, membina generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan, agar bisa berkembang melalui olahraga ini.” Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem sepak bola regional secara menyeluruh.

Dampak dan Pengakuan Internasional Turnamen Baru

Keputusan FIFA untuk menyelenggarakan FIFA ASEAN Cup dalam Kalender Pertandingan Internasional FIFA memiliki implikasi besar. Ini berarti turnamen tersebut akan memiliki status yang setara dengan kompetisi internasional lainnya, memberikan kesempatan bagi pemain terbaik ASEAN untuk berpartisipasi tanpa kendala jadwal klub. Pengakuan ini juga meningkatkan prestise dan daya tarik turnamen di mata dunia.

Meskipun demikian, Infantino belum memberikan rincian spesifik mengenai bagaimana FIFA ASEAN Cup akan berinteraksi dengan turnamen regional yang sudah ada, seperti ASEAN Championship (sebelumnya Piala AFF). ASEAN Championship sendiri telah diakui resmi oleh FIFA sejak 7 Desember 2024 dan akan berganti nama menjadi ASEAN Hyundai Cup mulai 2026. Belum ada penjelasan apakah FIFA ASEAN Cup akan berjalan paralel atau menggantikan format yang sudah ada.

Kolaborasi ini menunjukkan komitmen kuat dari FIFA dan ASEAN untuk mengangkat sepak bola kawasan ke level yang lebih tinggi. Dengan dukungan penuh dari para pemimpin regional dan pengakuan FIFA, turnamen ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan sepak bola di Asia Tenggara, menarik investasi, dan mengembangkan infrastruktur yang lebih baik.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan