Indonesia Siap Tempur di Asian Youth Games dan Islamic Solidarity Games 2025

Tim Indonesia untuk Asian Youth Games dan Islamic Solidarity Games 2025 telah dikukuhkan dan dilepas oleh Menpora.

OlehThomas
Diterbitkan 18 Oktober 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari mengukuhkan kontingen Indonesia yang akan berlaga di dua ajang internasional terdekat yakni Asian Youth Games (AYG) Bahrain 2025 serta Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025 pada Jumat (17/10/2025).

Bersamaan dengan pengukuhan ini, Tim Indonesia juga dilepas secara resmi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir pada acara yang digelar di Auditorium Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Untuk AYG yang berlangsung 22 hingga 31 Oktober 2025, Indonesia akan turun dengan kekuatan 1222 atlet, 51 pelatih dan ofisial, serta 20 personel Headquarters (HQ) dan tim pendukung. Kontingen Indonesia di AYG dipimpin oleh Chef de Mission Akbar Nasution.

AYG 2025 mempertandingakn 26 cabang olahraga. Indonesia sendiri akan ambil bagian di 21 cabor yakni yakni akuatik, atletik, badminton, basketball 3x3, camel racing, cycling, esports, equestrian, golf, jiu-jitsu, judo, mixed martial arts (MMA), muaythai, tenis meja, taekwondo, triathlon, weightlifting, teqball, voli pantai, voli indoor, serta pencak silat dan kurash.

Akbar Nasution mengatakan keikutsertaan Tim Indonesia sangat penting untuk regenerasi atlet-atlet yang akan mewakili Merah Putih di multievent lainnya. Khususnya persiapan untuk berkompetisi di Youth Olympic Games Dakar 2026.

“Fokus kami adalah proses dalam upaya pencapaian target. Keberhasilan atau kemenangan itu dapat terjadi saat proses latihan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, yang tentunya akan membuahkan hasil yang maksimal” ucap Akbar, ketika menitipkan pesan kepada para Atlet Asian Youth Games.

Ada Pencak Silat

Yang menarik dari AYG 2025 ini adalah dipertandingkannya pencak silat. Berkat diplomasi aktif NOC Indonesia, pencak silat yang awalnya hanya berstatus demonstrasi dipastikan resmi masuk dalam cabang olahraga perolehan medali. Pencak silat akan mempertandingkan empat nomor; kelas 51–55 kg dan 59–64 kg putra-putri, di mana Indonesia menurunkan dua atlet di kelas 51–55 kg putra dan putri.

Adpaun untuk ISG yang berlangsung 7 sampai 21 November 2025 di Arab Saudi, Indonesia akan ikut enam cabang olahraga yakni renang, anggar, muaythai, angkat besi, gulat dan pencak silat. Total ada 38 atlet yang dikirim ke Riyadh bersama dengan 14 official dan 11 tim pendukung serta Headquarter. Tim Indonesia di ISG 2025 akan dipimpin CdM Endri Erawan yang merupakan Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

“Kalian adalah yang terbaik untuk bangsa ini, kalian adalah pahlawan untuk kita kirim perang. Kalah menang biasa, tapi kalah sebelum bertanding tidak boleh jadi kebiasaan bangsa ini” ujar Erick Thohir saat melepas kontingen ISG adan AYG “Siapapun lawan kalian, kita harus kasih lihat siapa Indonesia, ada garuda, ada merah putih, dan kalian bertanding juga menjaga nama baik kalian keluarga serta pengorbanan yang sudah kalian lakukan dalam latihan” Imbuh Erick Thohir yang juga IOC Member satu-satunya dari Indonesia tersebut.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan