Debut Gemilang Senne Lammens: Tanpa Kebobolan dan Tuai Apresiasi

Senne Lammens tampil solid di debut Manchester United dengan clean sheet kontra Sunderland. Mason Mount dan Ruben Amorim memberikan pujian atas penampilannya.

Diterbitkan 05 Oktober 2025, 00:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Mason Mount melontarkan apresiasi kepada Senne Lammens pasca kiper tersebut menjalani debut bersama Manchester United. Lammens turun sejak peluit pertama dalam kemenangan 2-0 melawan Sunderland di Premier League.

Kiper berumur 23 tahun itu akhirnya mendapat giliran bermain setelah didatangkan dari Royal Antwerp saat bursa transfer musim panas. Sepanjang pertandingan, Lammens tampil solid dan berhasil menutup laga tanpa kebobolan.

Dalam laga tersebut, ia memperlihatkan mental yang kuat lewat sejumlah penyelamatan krusial serta kontrol area kotak penalti yang meyakinkan.

Pujian Mason Mount untuk Rekan Baru

Mount mengungkapkan kegembiraan menyaksikan performa Lammens saat debut. Menurutnya, peran sang kiper menjadi salah satu faktor penentu kemenangan timnya atas Sunderland.

"Menjaga clean sheet di Premier League itu penting. Kami punya peluang mencetak gol, dan clean sheet di babak kedua sangat berarti," ungkap Mount kepada BBC Sport.

"Dia tampil solid saat kami tertekan. Semua pemain mendukungnya hari ini."

"Debut bisa jadi berat, tapi kami bermain bersama dan merasakannya hari ini. Kami terus melangkah maju," tambah Mount.

Mount menekankan bahwa solidaritas tim menjadi faktor kunci yang membantu Lammens menjalani laga pertamanya dengan gemilang.

Tantangan ke Depan dan Dukungan dari Amorim

Meskipun debut berjalan mulus, Lammens akan dihadapkan pada ujian yang lebih ketat usai jeda internasional saat Manchester United dijadwalkan berhadapan dengan Liverpool. Pelatih Ruben Amorim ikut memberikan apresiasi terhadap penampilan Lammens.

Ia menilai sang pemain mampu memperlihatkan ketenangan berkat sokongan dari rekan-rekan satu timnya. "Dia terlihat percaya diri di laga pertama, tapi yang paling penting adalah rekan-rekannya membantu Senne bermain baik," ujar Amorim.

"Saat dia datang, Altay masih menjadi starter. Dia butuh waktu untuk beradaptasi dengan negara, latihan, dan tekanan besar di klub ini."

"Sekarang dia baru satu laga, jadi harus terus bekerja keras," pungkasnya.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

'Dark Arts' Paraguay Tak Mampu Hentikan Prancis

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan