Senne Lammens Tidak Dimainkan di Derby, Legenda Manchester United Beri Kritik Pedas

Kiper baru Manchester United, Senne Lammens, tak dimainkan di Derby Manchester meski dibeli mahal. Keputusan ini memicu kritik dari legenda MU, Wayne Rooney, yang mempertanyakan strategi transfer Setan Merah.

Diterbitkan 16 September 2025, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam pertandingan krusial ini, Ruben Amorim memutuskan untuk tetap memainkan Bayindir di bawah mistar gawang, bukan Senne Lammens. Pilihan ini menjadi sorotan mengingat status Lammens sebagai kiper baru yang dibeli dengan harga mahal. Para penggemar bertanya-tanya mengapa kiper anyar tersebut tidak diberi kesempatan untuk membuktikan diri.

Sebelumnya, Manchester United sempat dikaitkan dengan kiper top Gianluigi Donnarumma. Namun, Donnarumma akhirnya memilih bergabung dengan Manchester City, dan di detik-detik akhir bursa transfer, MU mendatangkan Lammens. Perbandingan antara kedua kiper ini menjadi tak terhindarkan, terutama setelah Donnarumma langsung mencatatkan cleansheet di Derby Manchester.

Kritik Pedas Wayne Rooney

Legenda hidup Manchester United, Wayne Rooney, tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap situasi ini. Mantan striker ikonik tersebut mengaku heran dan mengecam keputusan Ruben Amorim yang membangkucadangkan Senne Lammens. Rooney berpendapat bahwa jika seorang kiper dibeli namun belum siap, hal itu sangat mengkhawatirkan bagi klub.

Rooney secara tegas menyatakan keyakinannya bahwa Gianluigi Donnarumma adalah kiper yang seharusnya didatangkan oleh The Red Devils. Ia menyoroti perbedaan signifikan antara Donnarumma yang langsung tampil dan mencatatkan cleansheet di Derby Manchester, dibandingkan dengan Lammens yang hanya menjadi cadangan. Menurutnya, ini adalah poin penting yang ia sampaikan sejak awal musim.

"Jika Anda membeli kiper baru dan dia belum siap, itu agak mengkhawatirkan," ujar Rooney.

Ia menambahkan bahwa merekrut kiper baru berdasarkan potensi adalah proyek yang berisiko jika kiper tersebut belum siap menghadapi tekanan. Kritik ini menggarisbawahi pentingnya kesiapan pemain, terutama di posisi vital seperti penjaga gawang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan