Pemenang dan Pecundang di Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpol dan Arsenal Oke, Newcastle Bagaimana?

Bursa transfer Eropa 2025 resmi ditutup. Liverpool dan Arsenal jadi pemenang besar, sementara Bayern Munchen hingga Newcastle masuk daftar pecundang.

Diperbarui 02 September 2025, 14:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
p>Nama-nama seperti Viktor Gyokeres, Eberechi Eze, dan Noni Madueke memperkuat lini depan. Di lini tengah, hadir Martin Zubimendi dan Christian Norgaard. Sementara di belakang, Cristhian Mosquera serta Piero Hincapie menambah opsi pertahanan. Kepa Arrizabalaga pun datang sebagai pelapis David Raya.

Kedalaman skuad ini langsung terlihat saat Noni Madueke mampu menggantikan Bukayo Saka, sementara Mosquera tampil solid kala William Saliba absen. Arsenal kini punya kekuatan rotasi yang jauh lebih baik dibanding musim lalu.

Selain kualitas, Arsenal juga memenangkan persaingan transfer. Zubimendi yang sempat jadi target Liverpool akhirnya memilih Emirates, sementara perekrutan Eze berhasil menggagalkan niat Tottenham Hotspur.

3. Pemenang: Real Madrid Bergerak Cepat

Real Madrid tidak ingin mengulang kegagalan musim lalu. Manajemen bergerak cepat dengan menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru, lalu mendukungnya dengan rekrutan besar.

Trent Alexander-Arnold datang dengan harga relatif murah untuk kualitasnya. Dean Huijsen direkrut guna memperkuat lini belakang, bersama Alvaro Carreras yang memberi keseimbangan di sisi kiri. Franco Mastantuono, talenta muda Argentina, juga sukses diboyong meski diminati PSG.

Hanya segelintir pemain veteran seperti Luka Modric dan Lucas Vazquez yang pergi. Rodrygo yang sempat dikaitkan dengan pintu keluar justru bertahan, membuat Madrid punya kedalaman skuad menakutkan. Ambisi mereka jelas: Merebut takhta dari Barcelona.

Dengan Alonso di pinggir lapangan dan suntikan pemain baru, Los Blancos kembali difavoritkan untuk bersaing di semua ajang musim 2025/26.

4. Pecundang: Newcastle Tersandung Gara-Gara Isak

Bagi Newcastle, musim panas ini berjalan penuh drama. Alexander Isak yang ngotot pindah ke Liverpool membuat klub harus bekerja ekstra keras mencari pengganti. Negosiasi tarik-ulur memakan waktu hingga enam minggu.

Selama itu, banyak target striker gagal didapat. Hugo Ekitike, Benjamin Sesko, Joao Pedro, hingga Jorgen Strand Larsen, semuanya lepas dari genggaman. Setiap percobaan transfer selalu mentok di akhir.

Baru di detik-detik terakhir, Newcastle mendatangkan Nick Woltemade (65 juta pounds) dari Stuttgart dan Yoane Wissa (50 juta pounds). Namun, kualitas keduanya dinilai belum setara dengan Isak, apalagi Callum Wilson juga sudah pergi.

Kehilangan bomber utama sekaligus gagal mendapatkan pengganti sepadan membuat Newcastle keluar dari bursa transfer kali ini dengan wajah muram.

5. Pecundang: Aston Villa di Bawah Tekanan UEFA

Aston Villa menghadapi bursa transfer yang pelik. Hukuman denda dan pembatasan dari UEFA memaksa klub untuk menekan gaji hingga 25%. Kondisi ini jelas membatasi ruang gerak manajemen di pasar.

Meski berhasil mendatangkan Victor Lindelof, Jadon Sancho (pinjaman), dan Harvey Elliott (35 juta pounds), ketiganya dianggap belum cukup memperkuat tim. Apalagi Villa kehilangan Jacob Ramsey, salah satu pemain penting sekaligus produk akademi mereka, ke Newcastle.

Kondisi makin rumit dengan rumor Emiliano Martinez yang hampir pindah ke Manchester United. Walau akhirnya batal, saga ini menambah ketidakpastian bagi Villa. Bursa transfer kali ini terasa seperti sekadar bertahan hidup daripada benar-benar membangun tim.

6. Pecundang: Bayern Munchen Gagal Total

Bayern Munchen menjalani bursa transfer yang penuh kegagalan. Dari awal, mereka kesulitan menyelesaikan target, lalu berakhir dengan pembelian panik di akhir jendela.

Jonathan Tah memang berhasil didapat, tapi dengan gaji tinggi yang dinilai berlebihan. Target utama di posisi sayap, Nico Williams, gagal didapat karena memilih bertahan di Athletic Bilbao. Marcus Rashford pun akhirnya bergabung ke Barcelona.

Kehilangan Leroy Sane, Thomas Muller, dan Kingsley Coman membuat krisis di lini depan semakin nyata. Cedera Jamal Musiala di Piala Dunia Antarklub memperparah situasi. Bayern pun terpaksa membayar 65 juta pounds untuk Luis Diaz dan menggaet Nicolas Jackson dengan total 70 juta pounds.

Dua transfer besar itu dianggap terlalu mahal dan jauh dari solusi ideal. Bayern yang biasanya rapi di bursa transfer kini terlihat kehilangan arah.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool FC merupakan klub tersukses asal Inggris di eropa. Raihan 5 trofi dari 7 final menjadi bukti betapa berbahayanya Liverpool di rana
    Liverpool
  • Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid adalah klub besar sepak bola asal Spanyol yang bermain dalam La Liga
    Real Madrid
  • Klub sepak bola asal Inggris yang berbasis di Aston, Brimingham.
    Klub sepak bola asal Inggris yang berbasis di Aston, Brimingham.
    Aston Villa
  • Newcastle United adalah klub sepak bola yang berasal dari kota Newcastle, Inggris
    Newcastle United adalah klub sepak bola yang berasal dari kota Newcastle, Inggris
    Newcastle United
  • Bayern Munchen