Ruben Amorim di Ujung Tanduk! Ini Opsi 6 Pelatih Jomblo yang Bisa Dipilih Manchester United

Manchester United tengah dalam tekanan bersama Ruben Amorim. Simak enam kandidat pelatih berstatus free agent yang bisa jadi opsi pengganti di Old Trafford.

Diperbarui 27 Agustus 2025, 11:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Anda tidak bisa berkata tidak untuk apa pun karena 15 tahun yang lalu saya meninggalkan Middlesbrough dan saya tidak yakin akan bisa melatih saat itu,” aku Southgate kepada kantor berita PA di acara PFA Awards 2025, yang mengindikasikan bahwa apa saja bisa terjadi di masa depan.

Luciano Spalletti, Eks Juru Taktik Italia dan Napoli

Luciano Spalletti tiga kali menyabet gelar Pelatih Terbaik Serie A sepanjang kariernya. Puncaknya terjadi musim 2022/2023 ketika ia mengantarkan Napoli meraih Scudetto.

Namun, hubungannya dengan Aurelio De Laurentiis berakhir buruk dan membuatnya meninggalkan Napoli. Tak lama setelah itu, ia dipercaya melatih Timnas Italia pada Agustus 2023.

Spalletti kemudian mundur dari jabatan tersebut pada Juni 2025. Namanya kini bisa menjadi opsi serius bagi United untuk menggantikan Amorim.

Pelatih asal Italia itu dikenal cerdas secara taktik. Ia juga berpengalaman melatih tim-tim besar seperti AS Roma dan Inter Milan sebelum sukses bersama Napoli.

Thiago Motta, Pencetak Sejarah Bologna

Thiago Motta dikenal sebagai eks gelandang Italia yang pernah membela Barcelona, Inter Milan, dan PSG. Setelah pensiun, ia merintis karier baru di dunia kepelatihan.

Ia mencuri perhatian saat membawa Bologna finis di lima besar Serie A 2023/2024. Keberhasilan itu mengantarkan Bologna lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 1964/65.

Juventus kemudian merekrutnya, namun masa baktinya tak berlangsung lama. Meski sempat membuat permainan Bianconeri lebih atraktif, Motta dipecat pada Maret 2025.

Padahal, saat itu ia belum genap semusim melatih Juventus. Situasi ini membuatnya kembali tersedia di bursa pelatih top Eropa.

Legenda Barcelona, Xavi Hernandez

Xavi Hernandez dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik pada masanya. Ia pernah dilatih oleh nama-nama besar seperti Frank Rijkaard, Josep Guardiola, hingga Luis Enrique.

Wajar bila kemudian gaya kepelatihannya banyak terinspirasi dari Guardiola. Xavi pertama kali mencicipi sukses bersama Al Sadd di Qatar sebelum kembali ke Barcelona.

Di Camp Nou, ia membawa Barca meraih gelar La Liga 2022/2023. Pencapaian itu sangat berharga mengingat klub sedang dilanda masalah besar di luar lapangan.

Namun, performa Barca justru merosot di musim berikutnya. Gaya bermain Xavi pun menuai kritik hingga ia akhirnya berpisah dengan Blaugrana pada 24 Mei 2025.

Legenda Real Madrid, Zinedine Zidane

Sebagai pemain maupun pelatih, Zinedine Zidane sama-sama punya reputasi luar biasa. Ia sukses mempersembahkan tiga gelar Liga Champions beruntun di awal kariernya bersama Real Madrid.

Raihan itu membuatnya menyamai catatan Josep Guardiola di kompetisi Eropa. Namun, pada periode keduanya di Madrid, hasil yang ia dapat tidak semengkilap sebelumnya.

Meski begitu, Zidane tetap mampu mempersembahkan gelar La Liga kedua untuk Los Blancos. Kini, ia sedang tanpa klub.

Manchester United sempat dikaitkan dengan Zidane, tetapi ia disebut lebih menunggu peluang melatih Timnas Prancis. Jika saja ia bersedia melatih di Old Trafford, tantangan terbesarnya adalah membimbing pemain yang bukan berstatus bintang.

Ia memang sukses mengelola nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gareth Bale. Namun, muncul pertanyaan apakah ia bisa meraih hasil serupa bersama skuad yang levelnya tak setinggi itu.

(Planet Football)

Klasemen Liga Inggris

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan