5 Bintang Brasil Milik AS Roma, Wesley Menyusul?

AS Roma kembali mendatangkan talenta Brasil dengan Wesley sebagai rekrutan termahal. Mampukah ia mengikuti jejak para legenda Brasil di AS Roma?

Diterbitkan 25 Agustus 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Performa gemilang Julio Sergio sayangnya tidak bertahan lama. Pada musim berikutnya, ia mengalami penurunan performa dan kehilangan statusnya sebagai kiper inti di paruh musim. Meskipun demikian, kontribusinya pada musim 2009/2010 tetap dikenang sebagai salah satu periode paling mendebarkan bagi para penggemar AS Roma.

Marquinhos, Bintang Muda yang Bersinar Cepat

Marquinhos, bek tengah berbakat asal Brasil, tiba di AS Roma dari Corinthians pada tahun 2012. Awalnya berstatus pinjaman, ia menunjukkan penampilan yang begitu apik sehingga AS Roma segera mempermanenkannya pada paruh musim, meskipun saat itu ia baru berusia 18 tahun.

Sepanjang musim 2012/2013, Marquinhos menjadi andalan di lini pertahanan AS Roma. Ia tampil dalam 30 pertandingan, termasuk empat penampilan di ajang Coppa Italia. Kehadirannya memberikan kekuatan dan stabilitas di barisan belakang Giallorossi.

Marquinhos sukses membawa AS Roma mencapai final Coppa Italia pada musim tersebut. Namun, nasib kurang berpihak pada Giallorossi, karena mereka harus mengakui keunggulan rival sekota, Lazio, dalam laga final yang sengit. Meskipun demikian, performa Marquinhos di usia muda ini telah menarik perhatian klub-klub besar Eropa.

Leandro Castan, Perjuangan Melawan Cedera

Leandro Castan, seorang bek tengah lainnya dari Brasil, membela AS Roma dari tahun 2012 hingga 2018, didatangkan langsung dari Corinthians. Dalam dua musim pertamanya, Castan langsung menjadi andalan di jantung pertahanan Giallorossi, membentuk duet tangguh di lini belakang.

Ia turut berperan penting dalam membawa AS Roma meraih posisi runner-up Serie A pada musim 2013/2014. Kontribusinya dalam menjaga pertahanan tim sangat diakui oleh para penggemar dan staf pelatih.

Namun, nasib buruk menimpa Castan pada awal musim 2014/2015 ketika ia divonis memiliki kelainan pembuluh darah otak. Meskipun berhasil pulih pada musim berikutnya, ia kesulitan untuk kembali ke performa terbaiknya dan kehilangan tempat di tim inti AS Roma. Castan kemudian beberapa kali dipinjamkan ke klub lain sebelum akhirnya dilepas secara permanen pada musim panas 2018.

Alisson Becker, Kilatan Bintang di Bawah Mistar

Alisson Becker, kiper top asal Brasil, bergabung dengan AS Roma dari Internacional pada musim panas 2016. Ia tidak langsung menjadi kiper inti, hanya tampil 15 kali pada musim 2016/2017 tanpa satu pun penampilan di Serie A, sebagian besar di kompetisi Eropa dan piala domestik.

Namun, Alisson baru menjadi andalan utama pada musim 2017/2018, dan performanya sangat luar biasa. Ia tampil dalam 37 pertandingan Serie A, hanya kebobolan 28 kali, dan mencatatkan 17 clean sheet. Penampilan gemilangnya ini turut membawa AS Roma finis di peringkat ketiga liga.

Berkat performa impresifnya, Alisson terpilih sebagai kiper terbaik Serie A musim 2017/2018. Sayangnya, kegemilangan ini juga berarti ia tidak bertahan lama di AS Roma. Pada musim panas 2018, Liverpool segera merekrutnya dengan nilai transfer yang besar, mengakhiri kiprah singkat namun cemerlangnya di ibu kota Italia.

Kelima pemain Brasil yang disebutkan di atas semuanya didatangkan AS Roma langsung dari negara asalnya dan terbukti sukses bersinar, bahkan beberapa di antaranya menjadi legenda klub. Kini, semua mata tertuju pada Wesley. Pertanyaan besar yang muncul adalah, mampukah Wesley mengikuti jejak kesuksesan para pendahulunya dan menjadi bintang Brasil berikutnya di AS Roma?

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan