FIBA 3x3 Challenger Jakarta 2025 Jadi Ajang Tambah Pengalaman Pemain Indonesia

FIBA 3x3 Challenger Jakarta 2025 dimulai 26 Juli 2025. Indonesia menurunkan tiga tim. Banyak pengalaman berharga didapat saat menghadapi tim-tim dunia.

OlehThomas
Diperbarui 26 Juli 2025, 23:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Tiga wakil Indonesia di FIBA 3x3 Challenger Jakarta 2025 tak mampu melaju ke babak perempat final. Pada ajang yang merupakan bagian dari Inaspro 3x3 Jakarta 2025 itu, Batavia Mandiri tak bisa melewati Qualfying Draw. Sedangkan South Jakarta Inaspro dan Jakarta Mandiri tak kuasa mengadang tim dunia di babak utama.

Harus memulai di Qualifying Draw A, Batavia Mandiri mampu meraih satu kemenangan. Tim yang diperkuat Daffa Dhoifullah, Justin Jaya Wiyanto, Serigne Modou Kane dan Deante Barnes menang telak 21-11 atas Siliguri IB3L pada laga pertama.

Sayangnya di pertandingan kedua, Batavia Mandiri kalah tipis saat bertemu Taipei WanBao 14-17. Akibatnya Batavia hanya finis di posisi kedua. Taipei yang melaju ke babak utama.

Jakarta Mandiri masuk di Pool A bersama unggulan pertama Miami (Amerika Serikat) dan Lugano (Swiss) yang merupakan unggulan delapan. Jakarta Mandiri harus menelan dua kekalahan.

Saat bertemu Amerika Serikat, tim yang dihuni Aymane Garudi Arip, Halmaheranno A.Lolaru Hady, Jonathan Patrick Alex dan Yogi Saputra Chan sebenarnya bisa memberikan perlawanan cukup sengit, tapi pada akhirnya harus menyerah 14-21. Kemudian di laga kedua, Jakarta Mandiri tak mampu membendung Lugano sehingga kalah 7-21.

South Jakarta yang diisi pemain-pemain IBL juga harus puas jadi juru kunci di Pool B. Tim yang bermaterikan Jarron Crump, Dame Diagne, Reggie Mononimbar dan Ebrahim Enguio Lopez itu kalah 14-21 dari Riffa yang merupakan unggulan dua.

Indonesia Perlu Turnamen Seperti Inaspro 3x3 Jakarta 2025

Pada laga keduanya, South Jakarta kalah 9-22 dari Barcelona yang diperkuat MVP FIBA 3x3 World Cup, Guim Exposito.

"Ya di level ini kita belajar pastinya dari tim-tim lain. Kita juga harus ingat bila para pemain kita terutama Jakarta Mandiri masih berusia 21 dan 19 tahun. Jadi saya berharap mereka dikasih kesempatan juga buat belajar dan berkembang. Contohnya tim Jakarta kita lihat ada potensi. Melawan tim sebesar Miami dan Lugano bisa memberikan perlawanan," ujar manajer tim Alvin Indra.

"Butuh waktu dan kesabara untuk membentuk mereka menjadi lebih baik lagi di usia mereka yang masih muda. Saya berharap Inaspro lebih banyak membawa event 3x3 dunia ke sini. Di bawah Challenger levelnya tidak masalah," sambung Alvin.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pemain-pemain 3x3 Indonesia mengaku senang bisa bermain di Inaspro 3x3 Jakarta 2025. Kesempatan emas menghadapi pemain 3x3 kelas dunia jadi pengalaman berharga untuk semakin berkembang ke depannya. "Event seperti ini bagus agar 3x3 Indonesia tidak ketinggalan. Event ini jadi pengalaman menarik bagi kami bisa mendapatkan kesempatan melawan tim Amerika dan Eropa. Jadi kita bisa berkembang dari pengalaman mahal yang kita dapat di even tini," ujar pemain Jakarta Mandiri, Jonathan Patrick Alex.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan