Kala AC Milan Melumat Arsenal: Kilas Balik Masterclass Allegri di San Siro

Saat ini, AC Milan sudah tiba di Singapura, dan akan menghadapi Arsenal dalam laga uji coba di Stadion Nasional Singapura pada Rabu, 23 Juli 2025 pukul 18.30 WIB.

Diperbarui 22 Juli 2025, 13:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Allegri menggunakan pressing horizontal yang mirip dengan pendekatan saat melawan Inter, tapi dengan adaptasi. Bek kiri Luca Antonini tetap melebar untuk mengunci Walcott, mencegah umpan silang ke sisi jauh.

Dengan Van Persie menekan sendirian, Philippe Mexes leluasa naik membantu. Van Bommel menjaga Ramsey, memberi Mexes ruang untuk memberi umpan ke Boateng di antara lini — struktur yang menciptakan ketenangan.

Rapuhnya Arsenal, Cerdiknya Milan

Milan bertahan dalam formasi 4-3-1-2 yang sangat rapat dan memaksa Arsenal bermain melebar. Arsenal kesulitan menembus jalur tengah karena disiplin Milan di antara lini-lini permainan.

Tekanan ceroboh Arteta membuka sisi jauh yang dieksploitasi Milan dalam skema 3v2. Sagna terlalu maju, Koscielny ragu menjaga Zlatan atau Boateng, dan strategi offside gagal total.

Babak kedua langsung dimulai dengan gol ketiga Milan — kombinasi individu Zlatan dan Robinho menunjukkan kualitas yang melampaui taktik. Struktur kokoh ditambah kejeniusan individu, hasilnya mematikan.

Tanggapan Cepat Allegri

Ketika Arsenal mulai menyerang poros tengah dengan menambah pemain di antara lini, Van Bommel mulai kerepotan sendirian. Arsenal menciptakan keunggulan jumlah di sektor itu untuk membuka peluang.

Namun, Allegri langsung merespons dengan cerdas. Ia memasukkan Ambrosini dan mengganti formasi berlian menjadi 4-4-2 datar untuk menutup ruang di tengah.

Perubahan ini membuat Arsenal kehilangan momentum. Milan kembali solid, dan akhirnya mendapatkan penalti lewat gerakan cerdik Zlatan dan Ambrosini — penyelesaian yang sempurna.

Malam Terbaik Allegri

Kemenangan 4-0 itu adalah salah satu performa paling lengkap dari Milan era Allegri. Tekanan terstruktur, perpindahan formasi saat dibutuhkan, dan kualitas individu semuanya berpadu.

Formasi berlian menjadi senjata utama, membuat Arsenal frustrasi sejak awal. Ketika permainan butuh keseimbangan baru, Allegri tidak ragu untuk mengubah pendekatannya.

Itu adalah malam ketika Allegri menunjukkan masterclass-nya secara utuh. Milan tampil disiplin, rapi, dan tajam — kilas balik yang pantas dikenang, apalagi jelang duel pramusim di Singapura.

Sumber: Sempre Milan

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • AC Milan adalah salah satu klub tersukses di Serie A Italia dengan raihan 18 trofi
    AC Milan adalah klub sepak bola Italia dengan sejarah panjang prestasi, namun saat ini menghadapi masa transisi dan tantangan di bursa transfer serta penentuan pelatih baru.
    AC Milan
  • Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal Football Club adalah klub sepak bola profesional Inggris yang berbasis di London Utara, dikenal dengan julukan The Gunners, dan merupakan salah satu tim tersukses dalam sejarah sepak bola Inggris dengan banyak gelar domestik dan Eropa.
    Arsenal
  • Zlatan Ibrahimovic adalah pemain sepakbola berkebangsaan Swedia, ia kini bermain untuk Manchester United
    Zlatan Ibrahimovic adalah pemain sepakbola berkebangsaan Swedia, ia kini bermain untuk Manchester United
    Zlatan Ibrahimovic
  • Massimiliano Allegri
  • Arsene Wenger
  • Mikel Arteta
  • Robinho