Tekanannya Luar Biasa! Di Era Ronaldo, Al Nassr Sudah Pecat Empat Pelatih

Tekanan di Al Nassr di era Cristiano Ronaldo sangatlah besar dan hal tersebut sudah membuat beberapa pelatih kehilangan pekerjaannya sejauh ini.

Diperbarui 29 Juni 2025, 18:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Jelicic hanya memimpin tim dalam delapan pertandingan, dengan torehan empat kemenangan, dua kekalahan, dan dua hasil imbang. Ia juga gagal membawa Al Nassr juara Piala Raja Arab Saudi setelah kalah di semifinal dari Al Wehda.

Ketika musim berakhir, pihak klub langsung mencari sosok pelatih baru yang dinilai lebih berpengalaman. Dinko Jelicic pun dilepas tanpa banyak sorotan dari media atau publik.

Luis Castro: Gagal Penuhi Ekspektasi Tinggi

Luis Castro datang dengan reputasi bagus usai tampil mengesankan di Brasil bersama Botafogo. Ia diharapkan bisa memaksimalkan potensi Ronaldo dan pemain bintang lainnya di Al Nassr.

Di bawah Castro, permainan tim terlihat menjanjikan. Namun di awal musim keduanya Al Nassr mencatatkan start yang lambat dan itu membuatnya didepak dari klub tersebut.

Castro mencatatkan total 54 pertandingan bersama Al Nassr dengan 36 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan sembilan kekalahan. Ia sempat mempersembahkan gelar Arab Club Champions Cup 2023 setelah mengalahkan Al Hilal di final.

Meski sempat membawa Al Nassr ke final beberapa kompetisi, hasil akhirnya tidak memuaskan manajemen. "Al Nassr dapat mengumumkan bahwa pelatih kepala Luis Castro telah meninggalkan klub", bunyi pernyataan klub tersebut yang diunggah di X.

"Semua orang di Al Nassr ingin mengucapkan terima kasih kepada Luis dan stafnya atas kerja keras mereka selama 14 bulan terakhir, dan mendoakan yang terbaik bagi mereka di masa mendatang”.

Stefano Pioli: Nama Besar yang Juga Tumbang

Stefano Pioli menjadi nama terakhir yang merasakan panasnya kursi pelatih di Al Nassr. Pelatih yang sukses membawa AC Milan juara Serie A itu dipercaya untuk memberikan sentuhan Eropa pada skuad bertabur bintang.

Sayangnya, Pioli hanya bertahan 280 hari saja di Al Nassr. Ia bertugas dalam 44 pertandingan sebelum akhirnya didepak.

Ia mencatatkan 28 kemenangan dan sembilan kali kalah. Pioli juga mencatatkan tujuh hasil imbang dan gagal mempersembahkan trofi juara untuk Cristiano Ronaldo cs.

"Pioli dan stafnya tidak lagi menjadi staf pelatih sementara tim utama," kata pernyataan Al-Nassr. "Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Pioli dan stafnya atas kerja keras mereka selama musim lalu."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Dimas Ardi PrasetyaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan