Nomor 10 dan Jiwa Bebas Cole Palmer: Dari Messi, Rooney, hingga Chelsea

Dari Lionel Messi hingga Wayne Rooney, Palmer tumbuh mengidolakan mereka yang menghidupkan nomor tersebut.

Diperbarui 20 Juni 2025, 09:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Koneksi awal itu menunjukkan betapa Palmer siap bekerja sama ketimbang bersaing secara kaku. Ia paham bahwa permainan kolektif membutuhkan sinergi dan adaptasi, bukan ego.

Viral, Lucu, dan Tetap Profesional

Sikap santai Palmer sering menciptakan momen viral. Saat Chelsea menang 2-0 atas Los Angeles FC di Atlanta, ia terekam duduk santai di tengah lapangan sambil menunggu babak kedua dimulai. Cara Palmer menikmati sepak bola kerap mencuri perhatian.

“Saya suka main lima lawan lima, ke lapangan sintetis, dan melakukan hal-hal normal,” ujar Palmer. “Saya suka main PlayStation. Saya hanya melakukan apa yang biasa dilakukan anak-anak, ya kan?” katanya dengan senyum ringan. Mentalitas santainya jadi kunci menghadapi ekspektasi publik dan tekanan media.

Usai final Conference League, Palmer juga membuat pernyataan jujur yang jadi bahan candaan di ruang ganti Chelsea. Soal dua assist-nya dalam kemenangan 4-1 atas Real Betis, menurutnya, dia cuma muak mendapatkan bola dan terus main ke belakang dan ke samping.

Bicara Terus Terang, tapi Tetap Respek

Komentarnya usai final itu bukan bentuk protes terhadap pelatih Enzo Maresca. “Kami sempat bercanda soal itu,” ujar Palmer. “Komentar saya bukan ditujukan ke manajer atau siapa pun. Itu cuma hal personal.”

Palmer merasa saat itu dia bermain terlalu aman. “Saya merasa, dalam laga itu, saya mungkin terlalu berhati-hati. Jadi, komentar itu muncul dari situ. Saya ingin mendapatkan bola dan mencoba sesuatu yang berbeda dari sebelumnya,” ucapnya.

Ia tahu batasan, tapi tetap percaya diri untuk mengekspresikan diri. “Tentu saja Anda tidak bisa seenaknya dan melakukan apa pun yang Anda mau. Namun, saya rasa dia [Maresca] masih memberi saya ruang untuk mencoba dan melihat apa yang bisa saya lakukan,” ujarnya.

Aroma Pesawat dan Masker yang Bikin Heboh

Satu lagi aksi Palmer yang mencuri perhatian: memakai masker wajah saat turun dari pesawat Chelsea di Philadelphia. Banyak yang berspekulasi ia sedang sakit. Namun, Maresca membantah, dan kini Palmer memberi penjelasan yang lebih jujur.

“Itu bukan lelucon, saya cuma tidak suka bau pesawat. Itu alasan saya memakai masker,” kata Palmer. “Kalau bepergian, saya tidak suka bau, AC, dan hal-hal semacam itu. Makanya saya pakai masker. Enzo tidak tahu. Saya tidak memberitahunya, dan jujur, dia juga tidak bertanya.”

Sikap jujur, ringan, dan tetap profesional—itulah Cole Palmer hari ini. Dari Messi dan Rooney hingga mengenakan nomor 10 di Chelsea, ia menunjukkan bahwa menjadi pemain besar bisa dimulai dengan menjadi diri sendiri.

Sumber: talkSPORT

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan