Patrick Kluivert Jujur Usai Timnas Indonesia Kalahkan China: Tidak Dominan, tapi Hasil Adalah Segalanya

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengakui secara jujur bahwa anak asuhnya tidak mendominasi permainan saat mengalahkan China

Diperbarui 06 Juni 2025, 11:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengakui secara jujur bahwa anak asuhnya tidak mendominasi permainan saat mengalahkan China. Namun, menurut pria asal Belanda itu, mendominasi permainan bukan segalanya.

Meski menang tipis 1-0, lewat gol penalti Ole Romeny pada menit ke-45, Kluivert menegaskan bahwa hasil akhir tetap menjadi yang terpenting dalam laga yang sarat tekanan itu.

Laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar pada Kamis (6/6/2025) malam WIB tersebut berlangsung sengit. Indonesia tampil cukup efektif dan mencetak gol semata wayang yang menjadi pembeda pertandingan.

Namun, statistik menunjukkan bahwa dominasi permainan tak sepenuhnya milik skuad Garuda.

"Kami tidak benar-benar mendominasi permainan, tapi hasil adalah hal yang paling penting. Jika Anda dapat bermain dengan gaya permainan yang sempurna, itu mudah. Namun, yang terpenting adalah hasilnya," ujar Patrick Kluivert usai laga.

Statistik yang Bicara

Hasil dan Kepercayaan Diri Timnas Indonesia

Kemenangan atas China ini membawa angin segar bagi Indonesia yang tengah membangun kepercayaan diri dan soliditas tim di bawah arahan pelatih asal Belanda tersebut. Kluivert menekankan pentingnya kemenangan ini sebagai pijakan untuk berkembang lebih jauh.

"Kami senang dengan hasilnya. Dan dengan ini, kami akan membangun tim yang lebih solid. Kepercayaan diri, itu sangat penting," tambahnya.

Kluivert juga menyampaikan apresiasinya kepada suporter yang memadati stadion dan memberikan dukungan penuh kepada para pemain.

"Terima kasih kepada para penggemar karena telah menunjukkan cinta mereka kepada tim. Saya harap kami dapat terus berkembang di babak ini," tegasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tradisi Pedri Tendang Penalti usai Rebut Gelar Bergengsi, Ayah Jadi Kiper

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan