Treble, Treble, dan Treble!

Ini adalah malam di mana mimpi PSG akhirnya benar-benar menjadi kenyataan. Luis Enrique pun mencatat rekor pribadi atas namanya.

Diperbarui 01 Juni 2025, 11:19 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

PSG bukan hanya juara, mereka menang dengan cara yang meyakinkan. Dari lini belakang hingga lini depan, semuanya berjalan sempurna di bawah kendali Enrique. Dominasi mereka atas Inter di final adalah contoh konkret dari kontrol taktis sang pelatih.

Di daftar pelatih dengan prestasi treble, hanya Josep Guardiola yang punya catatan lebih istimewa. Guardiola pernah meraih treble bersama Barcelona (2009) dan Manchester City (2023). Kini, Luis Enrique menyamai pencapaian langka itu dengan dua klub berbeda.

Treble, Tonggak Besar PSG

Memenangi treble bukan hanya soal jumlah trofi. Ini adalah bukti konsistensi dan keunggulan sepanjang musim. Klub yang sanggup melakukannya berarti tampil dominan di tiga level kompetisi berbeda: liga, piala domestik, dan Eropa.

PSG menjalani semua itu dengan solid. Mereka mengunci gelar Ligue 1 tanpa tekanan berarti, menuntaskan Piala Prancis dengan performa meyakinkan, lalu mengakhiri musim dengan pesta lima gol di final Liga Champions. Dalam satu tahun, mereka berubah dari 'tim pemimpi' menjadi 'tim penuh prestasi'.

Dalam sejarah panjang sepak bola, hanya segelintir tim yang sanggup meraih treble. Nama PSG sekarang termasuk di dalam daftar. Bagi PSG, treble ini menjadi tonggak besar dalam perjalanan mereka membangun dinasti.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan