Menilik Venue Pertandingan Australia vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Lebih Megah Ketimbang SUGBK?

Timnas Indonesia bakal dijamu Australia untuk melakoni laga lanjutan grup C putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Sydney Football Stadium pada Kamis (20/5/2025). Bagaimana sejarah dan kemegahan fasilitas di venue tersebut?

Diterbitkan 19 Maret 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
>Dilansir dari situs Stadium Database, Sydney Football Stadium akhirnya selesai dibangun dalam kurun waktu dua setengah tahun. Venue tersebut pun resmi dibuka untuk publik dan langsung kebagian jatah menjadi salah satu tuan rumah acara besar, Piala Dunia Wanita, setahun berselang

Kapasitas Stadion dan Fasilitas

Sydney Football Stadium mampu menampung massa dalam jumlah besar sebab venue ini memiliki kapasitas resmi 42.500 penonton. Dengan desain yang melingkar, stadion tersebut bakal memungkinkan tiap penonton bisa mendapatkan gambaran pandangan yang bagus ke area lapangan.

Lebih lanjut, Sydney Football Stadium juga punya keunggulan lain yakni fasilitas modern dan sustainable. Venue tersebut punya panel surya dan sistem pengumpulan air hujan di atap dengan desain yang meminimalisasi dampak negatif ke lingkungan.

SFS juga punya kemampuan memantulkan kebisingan kembali ke dalam stadion, sehingga mengurangi polusi suara bagi penduduk di sekitarnya. Stadion tersebut turut menawarkan1.289 toilet, fasilitas tim canggih, hingga ruang ganti netral gender.

Perbandingan dengan SUGBK

Jika dibandingkan dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang sebelumnya jadi venue pertandingan ketika Timnas Indonesia menjamu Australia, September 2024, Sydney Football Stadium sejatinya masih kalah dari segi kapasitas.

Dikutip dari situs resmi GBK, kapasitas stadion utama kebanggaan Jakarta mencapai kurang lebih 78.000 kursi dengan jenis kursi tunggal flip-up yang sudah sesuai dengan standar keamanan FIFA.

Beberapa fasilitas canggih juga dipergunakan di SUGBK, mulai dari seperti Wi-Fi berkecepatan tinggi di area indoor dan outdoor stadium, teknologi pengenalan wajah alias face recognition, pintu putar seluruh tubuh dengan kontrol akses, hingga dukungan CCTV 7K kualitas terbaik.

Terdapat pula lapisan keamanan tiga cincin, pintu otomatis keluar darurat, sound system hingga 80k watt PMPO, royal box dua lantai dengan kaca anti peluru, dan otomatis dikendalikan oleh Building Automation System (BAS).

Di samping lapangan sepak bola, stadion di kawasan Senayan tersebut juga dilengkapi dengan track atletik kualitas kelas satu dan bersertifikat IAAF (International Association of Athletics Federations).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan