Atlet Israel Juga Ikut World Beach Games 2023 di Bali, Bakal Ditolak Seperti Piala Dunia U-20?

Gelaran Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia terancam karena sikap pemerintah yang menolak kehadiran Israel sebagai salah satu peserta.

Diterbitkan 28 Maret 2023, 04:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gelaran Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia terancam karena sikap pemerintah yang menolak kehadiran Israel sebagai salah satu peserta.

Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei hingga 11 Juli mendatang. Indonesia menyiapkan enam lokasi sebagai penyelenggara pertandingan, salah satunya Bali.

Namun, Pulau Dewata dijadwalkan juga menggelar event olahraga internasional lainnya. Bali bakal menggelar World Beach Games 2023 pada Agustus mendatang. Sampai saat ini, belum ada penolakan terhadap kontingen Israel.

Association of National Olympic Committee (ANOC) selaku penyelenggara menyebut World Beach Games 2023 berlangsung di Bali pada 5-12 Agustus 2023.

Ajang ini diikuti 1.584 atlet dari 36 negara, termasuk Israel. Dari total 14 cabang olahraga yang dipertandingkan, Israel akan mengikuti nomor basket 3x3 putra dan renang 5 kilometer putri.

Tim basket 3x3 putra Israel lolos dari babak kualifikasi dan akan berkompetisi bersama 15 tim lainnya, plus Indonesia sebagai tuan rumah.

Sementara di renang 5 kilometer putri, Israel tampil usai lolos dari babak kualifikasi Kejuaraan Akuatik Dunia di Budapest, Hungaria, pada 2022.

Piala Dunia U-20 2023 Terancam Batal di Indonesia

Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia terancam gagak setelah FIFA membatalkan acara undian yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada Jumat (31/3/2023). Meski tidak memberi alasan, PSSI menduga sikap ini diambil karena penolakan kepala daerah setempat.

Gubernur Bali I Wayan Koster menolak menyelenggarakan drawing Piala Dunia U-20 2023 di Pulau Dewata. PSSI menilai hal ini sangat kontradiktif mengingat Koster juga sudah menandatangani Government Guarante untuk menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023, termasuk di dalamnya drawing kompetisi.

"Mereka telah memutuskan membatalkan undian Piala Dunia U-20 yang akan diselenggarakan di Bali yang rencananya dilakukan pada 31 Maret 2023," kata anggota Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Arya Sinulingga pada jumpa pers di kantor PSSI, Jakarta, Minggu (26/3/2023).

"Pihak FIFA belum memberikan informasi mengenai waktu dan lokasi penyelenggaraan drawing Piala Dunia U20," ucap Arya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

PSSI, lanjut Arya, mengerti sulitnya memisahkan politik dan olahraga. Oleh karena itu, ucap Arya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri sebagai penanggung jawab diplomasi dan politik luar negeri dan kepada Kemenpora sebagai Inafoc atau penanggung jawab pelaksana Indonesia. "Ketua umum PSSI juga akan melaporkan kepada Bapak Presiden pada kesempatan pertama untuk mencari solusi untuk semua ini baik secara diplomasi dan politik luar negeri untuk bagaimana menyelamatkan sepakbola Indonesia yang kita cintai," lanjut Arya. Arya menyebut kelanjutan penyelenggaraan Piala Dunia U20 2023, termasuk inspeksi teknis lapangan-lapangan di Indonesia tetap dilakukan oleh FIFA. "Kami tidak menutup kemungkinan adanya konsekuensi-konsekuensi yang harus diterima oleh Indonesia dan PSSI akibat adanya permasalahan yang terjadi sehubungan dengan proses penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia," kata Arya.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan