Sempat Bermusuhan, Legenda MU Tetap Kasihan Lihat Ronaldo Menangis di Piala Dunia 2022

Legenda MU Gary Neville mengatakan video Ronaldo menangis di lorong stadion sangat mengharukan. Dia tetap kasihan dengan apa yang terjadi dengan Ronaldo selama Piala Dunia 2022.

Diterbitkan 13 Desember 2022, 17:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Legenda Manchester United atau MU, Gary Neville pernah punya kenangan buruk dengna Cristiano Ronaldo. Ini setidaknya saat Ronaldo masih main di Man utd.

Gary Neville pernah tidak diacuhkan saat ingin bersalaman dengan Ronaldo di pinggir lapangan saat bertugas sebagai komentator. Ronaldo pun pernah menyebut Neville hanya ingin mengangkat popularitas dengan mengkritik permainan dia.

Meski diperlakukan seperti itu, Neville tetap kasihan melihat cuplikan video yang menayangkan Cristiano Ronaldo menangis usai Portugal dikalahkan Maroko di Piala Dunia 2022. Pemandangan itu disebutnya sangat mengkhawatirkan.

Ronaldo kembali duduk di bangku cadangan saat menghadapi Maroko. Dia baru main di babak kedua untuk menggenapi rekor 196 laga bersama Portugal.

Namun Ronaldo tak mampu bantu Portugal untuk samakan skor. Maroko sebelumnya unggul lewat gol Youssef En Nesyri.

 

Komentar Neville

 

Seluruh dunia memang terkejut dengan video Ronaldo menangis di lorong pemain. Bintang Portugal itu tak bisa menahan emosinya karena sudah mengakhiri karier bersama Portugal.

Ini menjadi akhir buruk bagi Ronaldo. Setelah dilepas MU, karier Ronaldo di timnas juga tidak berlangsung mulus.

Sebelumnya, Ronaldo membuat marah petinggi MU karena menyerang klub secara terang-terangan saat diwawancara Piers Morgan.

"Saya tak ingin menyebut nama Ronaldo karena say amelihat video dia menangis di lorong pemain," katanya seperti dikutip Skysports.

"Itu video menakutkan buat saya. Itulah momen dimana dia tahu mimpinya memenangkan Piala Dunia untuk negaranya sudah sirna."

 

Tak Biasa

 

Neville mengatakan semua pemain sepak bola pasti akan mengakhiri karier di lapangan. Dia paham Ronaldo sangat emosional karena statusnya sebagai pemain bintang.

"Kita semua pernah alami itu saat akhiri karier, tapi dia salah satu pemain terhebat. Kalau bukan yang terbaik, itu sangat buruk melihat dia seperti itu. Dia jalani bulan yagn sulit," kata Neville.

Salahkan Santos

Sementara itu, Legenda Portugal Luis Figo menyalahkan pelatih Fernando Santos. Dia menilai sebuah kesalahan mencadangkan Ronaldo di laga perempat final.

"Anda tidak bisa memenangkan Piala Dunia dengan Cristiano Ronaldo di bangku cadangan," kata Figo seperti dikutip AS.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Menang melawan Swiss? Luar biasa! Tapi, bisakah Anda melakukan itu di setiap pertandingan? Tidak." "Meninggalkan Cristiano Ronaldo di bangku cadangan adalah sebuah kesalahan, kekalahan ini adalah tanggung jawab manajemen dan manajer," tegas Figo.

Halaman
Show All
Defri Saefullah, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan