Sukses

Perjalanan Inggris Menuju Perempat Final Piala Dunia 2022: Berbekal Keraguan

Liputan6.com, Jakarta Timnas Inggris menjadi salah satu negara yang sukses mengamankan tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2022. Kepastian ini diperoleh usai The Three Lions menumbangkan Senegal 3–0 dalam duel 16 besar yang dihelat pada Senin (5/12/2022).

Skuad asuhan Gareth Southgate sejatinya sempat diragukan bakal tampil moncer di FIFA World Cup edisi ini. Penyebabnya tak lain adalah penurunan performa Inggris, serta pilihan pemain yang dipanggil untuk memperkuat The Three Lions di kompetisi sepak bola empat tahunan.

Seperti diketahui, Harry Maguire selalu mengantongi kepercayaan dari Southgate. Namanya muncul dalam daftar penggawa Inggris di Piala Dunia 2022. Padahal, penampilan bek berusia 29 tahun itu terbilang kurang memuaskan di level klub.

Maguire jarang diturunkan sebagai starter oleh manajer Manchester United Erik ten Hag. Juru taktik berkepala plontos malah lebih suka mempercayakan lini belakang skuadnya pada Lisandro Martinez dan Raphael Varane kala itu.

Kondisi ini membuat The Three Lions banjir kritikan. Salah satunya datang dari pundit sekaligus eks pesepak bola asal Inggris Rio Ferdinand. Ia menyangsikan peluang negaranya melangkah jauh di Piala Dunia 2022, mengingat mereka punya titik lemah pada lini pertahanan.

“Saya selalu berpikir kalau Anda ingin memenangkan turnamen, Anda harus punya pertahanan yang bagus. Italia punya pengalaman itu, pertahanan solid membawa mereka juara Euro 2020,” ujar Ferdinand pasca pemanggilan Maguire ke Timnas Inggris.

Tak hanya soal Maguire, performa The Three Lions secara keseluruhan juga kurang memuaskan di ajang Nations League. Dari enam pertandingan yang dilakoni sejak Juni 2022, Inggris tak sekali pun memetik kemenangan.

Mereka takluk 0–1 dari Hungaria di matchday perdana. Harry Kane dan kawan-kawan hanya mampu bermain imbang dengan Jerman dan Italia di dua pertandingan selanjutnya.

Inggris kembali kalah 0–4 saat bertemu Hungaria di matchday keempat. Tren buruk berlanjut usai mereka tumbang di tangan Italia dalam matchday kelima, sebelum akhirnya bermain seri dengan Jerman di laga keenam.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Dibayar Lunas

Rentetan hasil itu membuat publik sepak bola tak menaruh harapan besar pada The Three Lions jelang Piala Dunia 2022. Namun, kekhawatiran tersebut rupanya langsung dibayar lunas oleh anak-anak asuh Southgate di laga pembuka Grup B Piala Dunia 2022.

Berhadapan dengan Iran pada Senin (21/11/2022), The Three Lions menang telak 6–2. Bukayo Saka tampil sebagai pencetak brace di pertandingan itu.

Empat gol lainnya bersumber dari Jude Bellingham, Raheem Sterling, Marcus Rashford, dan Jack Grealish. Sementara itu, dua angka hiburan Iran dilesakkan oleh Mehdi Taremi.

Malang, Inggris tak bisa lama-lama membendung keraguan para penggemar. Konsistensi performa The Three Lions kembali dipertanyakan kala mereka melakoni duel kedua grup B melawan Amerika Serikat.

Harry Kane dan kolega mandul di laga tersebut. Tak ada satu pun gol yang tercipta, baik dari kubu Inggris maupun Amerika Serikat. Kedua negara pun harus puas berbagi poin usai laga berakhir dengan kedudukan 0–0.

3 dari 4 halaman

Membuktikan Dominasi

Pasukan Southgate baru bisa membuktikan dominasinya di pertandingan pemungkas. The Three Lions sukses melewati adangan Wales sekaligus menendang Gareth Bale dan kawan-kawan dari perburuan trofi Piala Dunia 2022.

Timnas Inggris berjaya 3–0 berkat gol Marcus Rahsford (’50, ’68) dan aksi Phil Foden (’51). Capaian ini mengantar The Three Lions melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 dengan status juara grup sekaligus tim dengan statistik terbaik di fase penyisihan.

Seperti diketahui, Inggris mampu mengoleksi tujuh poin, sembilan gol, dan hanya kebobolan dua kali dari tiga laga yang dilakoni. Dengan hasil itu, mereka dipandang lebih unggul dibanding negara-negara jagoan lain, seperti Prancis, Belanda, Brasil, dan Argentina.

Tren positif Inggris terus berlanjut hingga babak 16 besar Piala Dunia 2022. Meski sempat diwanti-wanti saat akan menghadapi Senegal, The Three Lions tampil perkasa dengan menumbangkan Singa Teranga tiga gol tanpa balas.

4 dari 4 halaman

Hadapi Prancis

Inggris sudah dinanti oleh lawan berat di babak perempat final. Tim racikan Gareth Southgate harus meladeni perlawanan juara bertahan Prancis yang lebih dulu merebut slot delapan besar setelah menaklukkan Polandia dengan 3–1.

Pemain Timnas Inggris Jude Bellingham nampaknya tak begitu gentar berhadapan dengan Les Bleus yang dimotori oleh Kylian Mbappe. Pemuda berusia 19 tahun itu malah memandang kesempatan ini sebagai ajang untuk menguji kemampuan dengan lawan yang tangguh.

“Mbappe adalah pemain yang luar biasa, mungkin dia satu dari antara dua sampai tiga (pemain terbaik), atau bahkan satu-satunya di dunia. Menguji diri saya dengan melawan dia (Mbappe) dan pemain berkualitas lainnya akan menjadi hal yang menyenangkan. Kami menantikan pertandingan itu,” tutur Bellingham.

Pendapat serupa juga diungkapkan oleh rekan setim Bellingham, Luke Shaw. Pemain Manchester United menilai Inggris tak boleh hanya berfokus menghadapi Mbappe sebab Prancis memiliki jajaran pemain berbakat lain yang patut diwaspadai, seperti Antoine Griezmann dan Olivier Giroud.

“Tentu saja setelah penampilannya (saat melawan Polandia), akan ada lebih banyak pembicaraan soal dia (Mbappe). Kami tahu bahwa dia adalah pemain kelas dunia,” ungkap Shaw, seperti dikutip dari Metro.

“Akan tetapi, akan sangat naif jika kami hanya fokus padanya. Mereka (Prancis) jadi juara bertahan karena suatu alasan, dan kami harus fokus pada mereka sebagai tim secara keseluruhan karena mereka punya pemain hebat di seluruh lapangan,” sambungnya.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS