Sukses

Takumi Minamino, Bintang Jepang yang Gagal Bersinar di Piala Dunia 2022

Liputan6.com, Jakarta Langkah dan ambisi Jepang di Piala Dunia 2022 akhirnya harus terhenti. Salah satu alasannya karena bintang andalan mereka, Takumi Minamino, gagal bersinar di Qatar.

Setelah tembus fase knockout secara mengejutkan, ambisi Jepang menduduki 8 negara terbaik di Piala Dunia Qatar akhirnya buyar saat menghadapi Kroasia pada Senin malam WIB (5/12) lewat babak adu penalti.

Gol Daizen Maeda di babak pertama mampu dibalas oleh Kroasia lewat tandukkan Ivan Perisic. Skor 1-1 pun bertahan hingga 120 menit pertandingan dan harus dilanjutkan ke adu penalti.

Namun sayangnya, penampilan Jepang seperti "demam panggung" menghadapi tekanan besar level Piala Dunia.

"Akhirnya pengalaman yang berbicara. Pemain yang sudah pernah merasakan posisi tersebut tahu bagaimana mengatasi tekanan di situasi itu," ujar legenda sepakbola Inggris, Alan Shearer, pada BBC.

"Kroasia bisa menghadapinya dengan lebih baik, itu sangat terlihat," lanjutnya.

Kiper Kroasia, Dominik Livakovic, muncul sebagai pahlawan. Di lain sisi, pemain-pemain Jepang seperti ketakutan melepaskan eksekusi penalti.

Livakovic membuat tiga penyelamatan dari empat penalti. Takumi Minamino dan Kaoru Mitoma membuat tendangan sangat mengecewakan sebagai dua eksekutor pertama Jepang.

Baik Minamino dan Mitoma eksekusinya sangat lemah dan buruk secara akurasi.

"Penalti Minamino yang mengawali semuanya begitu buruk. Mitoma, pemain muda, penaltinya sangat buruk. Yoshida tidak terlalu buruk tapi Livakovic membuat penyelamatan brilian," ujar legenda Australia, Craig Foster, pada SBS.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Minamino Tanpa Kontribusi

Kegagalan Kaoru Morita dan Takumi Minamino sangat mengejutkan. Karena kedua pemain ini sebenarnya pemain-pemain dengan pengalaman tinggi dan pernah mencicipi kerasnya Premier League.

Morita pernah tampil sembilan kali bersama Brighton & Hove Albion dan saat ini sedang menjalani masa peminjaman ke klub Liga Belgia, Union SG.

Sepakan pelan Morita dalam drama adu penalti yang dijalani Jepang pun begitu mengejutkan karena dinilai sudah cukup pengalaman menghadapi tekanan.

Tapi yang lebih mengejutkan adalah penampilan Minamino sepanjang Piala Dunia 2022 ini.

Morita tentu akan dikenang berkat aksinya menyapu bola nyaris out yang berujung gol ke gawang Spanyol di laga pamungkas fase grup lalu.

Sementara Minamino? Nyaris tidak ada kontribusi berarti.

Dengan CV mentereng mulai dari pemain muda terbaik J League pada musim debutnya, mencetak 42 gol dalam 136 laga selama lima tahun membela Red Bull Salzburg di Jerman, hingga bermain buat Liverpool serta Southampton di Premier League, performa Minamino tidak sesuai harapan.

Winger 27 tahun itu bahkan tidak pernah jadi pilihan utama pelatih, Hajime Moriyasu, di Piala Dunia. Total Minamino hanya bermain 56 menit dalam 3 pertandingan.

3 dari 3 halaman

Minamino Krisis Percaya Diri

Minamino hanya dipercaya masuk sebagai pemain pengganti dalam 15 menit terakhir laga lawan Jerman. Sementara lawan Kosta Rika hanya delapan menit saja.

Pada laga kontra Kroasia semalam, Minamino diberi kesempatan tampil paling banyak yaitu 33 menit. Sayang, pemain yang kini memperkuat AS Monaco itu lagi-lagi tidak memberikan kontribusi positif.

Bahkan, kepercayaan untuk memecah rasa tegang di babak adu penalti gagal. Tendangannya mampu ditepis lawan saat diberi tugas sebagai eksekutor pertama Jepang.

"Eksekusi penalti pertama tadi benar-benar mengejutkan," tutur mantan pemain Timnas Australia, Craig Foster yang menjadi komentator untuk SBS.

Komentator Piala Dunia lain menilai tendangan Minamino "mengerikan".

Pertanyaan pun muncul di kepala pecinta sepakbola Jepang melihat performa buruk Minamino. Secara statistik, Minamino gagal membuat assists apalagi gol.

Kekhawatiran publik Jepang tidak aneh karena nama winger ini memang begitu populer di Negeri Sakura.

Wajahnya mudah terlihat di berbagai billboard iklan kota-kota besar seperti Tokyo maupun Osaka. Nama Minamino pun hampir selalu mengisi halaman surat kabar olahraga Jepang.

Dalam wawancara beberapa waktu lalu, Minamino mengaku kalau rasa percaya dirinya merosot drastis setelah gagal mendapatkan kepercayaan saat memperkuat Liverpool.

"Saya kehilangan sentuhan dengan bola dan begitu juga kepercayaan diri. Tapi perlahan saya mulai mendapatkannya kembali dan saya akan semakin baik karena kondisi fisik saya terus meningkat," tutur Minamino.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS