Pembelaan FIFA dan Pro Kontra Pelarangan Jual Alkohol di Sekitar Stadion Piala Dunia 2022

Keputusan FIFA terbaru, yang ditengarai karena tekanan keluarga kerajaan Qatar, begitu mendadak, melarang penjualan minuman beralkohol di sekitar stadion tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2022

Diterbitkan 20 November 2022, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta 'Saya pikir secara pribadi jika selama tiga jam sehari, Anda tidak bisa minum bir, Anda akan bertahan.'

Begitu dikatakan oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, seperti dilansir Daily Mail (19/11/2022), tentang larangan terbaru penjualan bir di sekitar stadion di Qatar dalam wawancara terbarunya.

Dua hari sebelum dimulainya Piala Dunia 2022 itu FIFA mengeluarkan larangan baru tentang penjualan bir. Padahal sebelumnya soal penjualan bir itu terkesan longgar.

Alkohol masih akan disajikan di hotel, suite mewah, rumah pribadi, dan di situs Festival Penggemar FIFA selama turnamen berlangsung.

Menurut sebuah laporan Associated Press, Qatar telah setuju untuk mengizinkan penjualan alkohol di tempat-tempat tertentu pada even Piala Dunia selama mereka mengajukan penawaran untuk hak tuan rumah.

Awal pekan ini, Budweiser  telah mengonfirmasi bahwa mereka telah diminta untuk memindahkan gerai penjualan bir yang telah didirikan di luar delapan stadion Piala Dunia. Namun, sekarang pihak tuan rumah melarang mereka menjual bir di luar tempat tersebut.

Qatar dianggap telah melonggarkan penjualan bir ketika awal November lalu mengumumkan minuman beralkohol akan tersedia di luar stadion sebelum dan sesudah pertandingan. Penjualan minuman beralkohol juga terdapat di zona penggemar. Tetapi suporter tidak dapat membeli dan menonton pertandingan dari tribun sambil meminum bir.

Budweiser yang menjadi sponsor Piala Dunia 2022 dengan nilai £63 juta akan memasok bir di stadion, juga di zona penggemar.

Zona penggemar berkapasitas 40.000 yang berada di Al Bidda Park di pusat Doha akan menyajikan alkohol pada hari pertandingan, tetapi hanya petang sampai jam 1 pagi.

Dadakan

Larangan mendadak yang dikeluarkan FIFA, hanya dua hari sebelum berlangsungnya Piala Dunia itu tak pelak mengundang kritikan pedas. Keputusan yang berimplikasi secara hukum kepada FIFA terkait sponsorship Budweiser.

Menurut laporan Sky News, perubahan kebijakan dadakan ini atas tekanan keluarga Kerajaan Qatar Al Thani. Fans yang hendak menonton pertandingan kini cuma bisa membeli bir di fans zone setelah pukul 18.30 waktu setempat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Budweizer selaku sponsor bir di Piala Dunia 2022 kini hanya boleh menjual produk Bud Zero, bir yang tak mengandung alkohol, di dalam stadion Budweiser langsung bereaksi atas kebijakan baru ini. Akun Twitter Budweiser berkicau" "Yah, ini canggung ..." setelah perubahan kebijakan itu, tetapi postingan itu dengan cepat dihapus. Setelah keluarnya keputusan itu muncul beragam reaksi dari pemain dan penggemar sepakbola. Al Jazeera melaporkan, usai shalat Jumat, perbincangan di ibu kota, Doha, tiba-tiba menjadi keputusan pemerintah untuk menghentikan semua penjualan bir di stadion.

Halaman
Show All
Yo Kavya, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan