Wanita-Wanita Tangguh di Piala Dunia 2022, Jangan Melawan Kalau Enggak Mau Kena Hukuman

Bagaimana pemilihan wasit dan ofisial pertandingan untuk Piala Dunia 2022, dan FIFA sudah menegaskan tak satupun wasit bisa memimpin pertandingan yang menampilkan timnas negaranya.

Diterbitkan 15 November 2022, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pertimbangan

Versi resminya adalah bahwa "wasit terbaik" yang dipilih untuk Piala Dunia, tetapi pada kenyataannya ada sejumlah pertimbangan geografis dan politik yang dimainkan.

Selain itu, dari segi usia mereka harus di atas 25 tahun dan di bawah 45 tahun.

Semua wasit Piala Dunia dipilih oleh Komite Wasit FIFA yang beranggotakan 16 orang ditambah perwakilan medis.

Sepuluh dari mereka adalah mantan wasit dan dua lainnya bertugas menilai liga lokal mereka.

Proses pemilihan wasit, asisten wasit dan ofisial pertandingan itu sudah dimulai sejak 2019 lalu. Ada 50 trio yang dianalisa sebagai kandidat yang kuat untuk terpilih.

Tidak mudah pula bagi FIFA melakukan seleksi, karena banyak pertandingan sepakbola yang ditangguhkan akibat pandemi COVID-19.

Dalam mempersiapkan perangkat pertandingan Piala Dunia 2022, FIFA juga menggelar serangkaian program. Mereka yang sudah dipilih mendapatkan serangkaian program agar benar-benar siap. Misalnya beberapa seminar yang tujuannya untuk mengasah kejelian dalam pengambilan keputusan saat memimpin pertandingan.

Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) turut menyumbangkan enam wasit. Mereka adalah Abdulrahman Al Jassim (Qatar), Chris Beath (Australia), Alireza Faghani (Iran), Ma Ning (China), dan Mohammed Abdulla Mohammed (Uni Emirat Arab), Yoshimi Yamashita (Jepang).

Normal

Meskipun belum diumumkan wasit mana yang akan memimpin pertandingan mana, penting untuk diingat bahwa tidak satupun dari mereka yang dapat menjadi wasit pertandingan yang menampilkan tim nasionalnya.

Penampilan mereka di fase pertama Piala Dunia akan menentukan apakah mereka akan bertahan di babak sistem gugur.

Ketua Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina menilai terpilihnya enam wasit perempuan merupakan hal yang menggembirakan.

“Ini mengakhiri proses panjang yang dimulai beberapa tahun lalu dengan penempatan wasit wanita di turnamen junior dan senior pria FIFA. Dengan cara ini, kami dengan jelas menekankan bahwa kualitas lah yang penting bagi kami dan bukan gender,” ujar Collina, wasit legendaris itu.

 

Faktor Penting

“Saya berharap di masa depan, pemilihan ofisial wanita untuk pertandingan elite di kompetisi penting putra akan dianggap sebagai sesuatu yang normal dan tidak lagi sensasional. Mereka pantas berada di Piala Dunia FIFA karena mereka terus-menerus tampil di level yang sangat tinggi, dan itulah faktor penting bagi kami."

Berikut daftar lengkap wasit Piala Dunia dari setiap konfederasi.

Asia (AFC): 6 wasit, 10 asisten, 4 petugas VAR

Abdulrahman Al-Jassim (Qatar)

Chris Beath (Australia)

Alireza Faghani (Iran)

Ma Ning (China)

Mohammed Abdulla Hassan Mohamed (Uni Emirat Arab)

Yoshimi Yamashita(Jepang)

 

Afrika (CAF): 6 wasit, 10 asisten, 2 petugas VAR 

Bakary Gassama (Gambia)

Mustapha Ghorbal (Aljazair)

Victor Gomes (Afrika Selatan)

Salima Mukansanga (Rwanda)

Janny Sikazwe (Zambia)

Maguette Ndiaye (Senegal)

Amerika Utara, Tengah, dan Karibia (CONCACAF): 5 wasit, 12 asisten, 3 petugas VAR

Ivan Barton (El Salvador)

Ismail Elfath (Amerika Serikat)

Mario Escobar (Guatemala)

Said Martinez (Honduras)

Cesar Arturo Ramos (Meksiko)

 

Amerika Selatan (CONMEBOL): 7 wasit, 15 asisten, 4 petugas VAR

Raphael Claus (Brasil)

Andres Matonte (Uruguay)

Kevin Ortega (Peru)

Fernando Rapallini (Argentina)

Wilton Sampaio (Brasil)

Facundo Tello (Argentina)

Jesus Valenzuela (Venezuela)

 

Oseania (OFC): 1 wasit, 2 asisten

Matthew Conger (New Zealand)

 

Eropa (UEFA): 11 wasit, 20 asisten, 11 petugas VAR

Stephanie Frappart (Perancis)

Istvan Kovacs (Rumania)

Danny Makkelie (Belanda)

Szymon Marciniak (Polandia)

Antonio Mateu Lahoz (Spanyol)

Michael Oliver (Inggris)

Daniele Orsato (Italia)

Daniel Siebert (Jerman)

Anthony Taylor (Inggris)

Clement Turpin (Perancis)

Slavko Vincic (Slovenia)

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yo Kavya, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan