Jurgen Klopp Protes Ketika Pemain Piala Dunia Harus Ambil Sikap Terkait Masalah di Qatar

Jurgen Klopp mengatakan seharusnya penolakan untuk Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 sudah dilakukan sejak pertama kali keputusan itu dibuat pada 12 tahun lalu.

Diterbitkan 05 November 2022, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Saya telah menonton film dokumenter lama tentang seluruh situasi dan ketika diumumkan bahwa Rusia dan Qatar adalah tempat untuk dua Piala Dunia berikutnya, itu adalah pertama kalinya dalam sejarah bahwa mereka mengumumkan dua dalam satu, dan secara keseluruhan situasi di sekitarnya."

“Kita semua tahu bagaimana itu terjadi dan bagaimana Anda masih bisa membiarkannya terjadi tanpa mengambil langkah hukum sesudahnya. Itu 12 tahun yang lalu saya pikir dan sekarang akan datang," ucap Klopp menambahkan.

Kasihan Pemain

Semua orang, kata Jurgen Klopp, kemudian berbicara tentang hak asasi manusia. Menuntut agar orang-orang yang bekerja di sana harus dalam keadaan yang baik. 

Tapi, Klopp mengingatkan tidak mungkin bermain di sana di musim panas karena cuacanya cukup panas. Lalu tidak ada satu stadion pun di Qatar, atau mungkin hanya satu, jadi mereka harus bekerja cepat untuk membangunnya.

"Kan (Stadion) tidak hanya (muncul) dan tiba-tiba, 'lihat stadion baru'. Mereka bukan Aladdin dengan lampu ajaib," kata Klopp.

"Itu bisa membuatmu marah, bagaimana tidak? Sekali lagi, saya melihatnya dari sudut pandang sepak bola dan saya tidak suka fakta bahwa para pemain, dari waktu ke waktu, berada dalam situasi di mana mereka harus menyampaikan aspirasi"

"Anda (media) seharusnya mengirim pesan, dan bukan bahwa itu di Qatar, tetapi tentang situasinya. Dan di sana, kita bersalah," ujarnya.

"Dan sekarang Anda memberi tahu para pemain bahwa mereka harus mengenakan ban kapten ini dan jika Anda tidak melakukannya, Anda tidak berada di pihak mereka atau jika Anda melakukannya, maka Anda berada di pihak (yang lain)."

"Orang lain (FIFA) mengatakan, 'tolong jangan membuat pernyataan politik'. Itu tidak baik."

"Tidak, ini adalah pesepakbola, ini adalah turnamen dan para pemain pergi ke sana untuk melakukan yang terbaik untuk negara mereka," tandasnya.

Lampard Sependapat

Manajer Everton Frank Lampard percaya para pemain yang pergi ke Piala Dunia 2022 harus dapat memilih apakah mereka ingin berbicara atau tidak tentang masalah di luar lapangan yang telah mengganggu persiapan turnamen tanpa dinilai dengan cara apa pun.

"Saya pikir itu adalah hak prerogatif individu atau negara atau tim jika mereka merasa cukup kuat tentang sesuatu yang dapat mereka bicarakan, saya pikir itu baik-baik saja, saya pikir itu benar," katanya  seperti dilansir Liverpool Echo.

"Ini agak diharapkan tetapi saya juga menghormati privasi orang-orang yang tidak ingin melakukannya dan hanya ingin pergi bermain sepak bola, saya tidak berpikir itu membuat Anda menjadi orang jahat."

"Saya pikir Anda memiliki hak untuk berbicara atau tidak jika Anda berada di mata publik. Saya pikir Piala Dunia di Qatar selalu akan mengangkat masalah ini dan saya pikir mengangkatnya adalah hal yang baik secara umum, itu pendapat saya sebagai manajer Everton," ujar Lampard.

Bukan Keputusan Pemain

Kapten Liverpool Jordan Henderson mengatakan kepada BBC Radio 5 Live Breakfast: "Banyak pertanyaan diberikan kepada pemain tentang 'haruskah Piala Dunia dimainkan di sana?' dan segala sesuatu yang berhubungan dengan itu, tetapi para pemain tidak memutuskan di mana Piala Dunia dimainkan."

"FIFA memutuskan itu dan itu adalah pertanyaan yang harus mereka jawab. Bagi kami sebagai pemain, kami hanya bermain sepak bola dan mencoba bersuara dengan cara tertentu untuk membantu sebanyak yang kami bisa," imbuh gelandang Liverpool itu.

Ditanya apakah pertanyaan harus diarahkan ke FIFA – mengingat bahwa mereka memilih tuan rumah – daripada para pemain, Lampard menambahkan: "Tentu saja dan sepertinya mereka telah mengarahkan pertanyaan itu kembali bukan? Saya pikir itu memang tidak pada pemain."

"Jika mereka nyaman untuk berbicara dan mereka merasa kuat tentang hal itu maka fair play tetapi juga kadang-kadang saya duduk di sini dan tidak ingin memberikan jawaban pribadi saya, itu bukan hal yang buruk, saya memiliki beberapa keyakinan tetapi Anda memiliki hak untuk melanjutkan pekerjaan Anda," tandasnya. 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Rizal, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan