Pukulan dalam Pencak Silat Merupakan Salah Satu Serangan dengan Tangan Kosong

Pencak silat adalah bela diri asli Indonesia.

Diterbitkan 12 September 2022, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional asli Indonesia. Pencak silat menjadi salah satu ilmu bela diri yang sudah ada sejak zaman kerajaan Nusantara.

Seiring perkembangan zaman, pencak silat atau silat menjadi cabang olahraga yang diminati oleh berbagai negara. Seni bela diri ini meluas dikenal hingga ke Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina dan Thailand.

Seni bela diri ini memperhatikan aspek mental dan spiritual. Di Indonesia, pencak silat menjadi bentuk budaya masyarakat untuk mempertahankan diri.

Pencak silat merupakan penggabungan dua kata, yaitu pencak dan silat yang memiliki arti tersendiri. Pencak adalah gerak dasar bela diri. Sedangkan, silat berarti gerak bela diri sempurna yang bersumber dari kerohanian suci untuk keselamatan diri.

Jenis bela diri ini memiliki macam-macam gerak spesifik diantaranya sikap kuda-kuda, pola langkah kaki, pukulan, tendangan, tangkisan dan elakan.

Apakah kamu tahu bahwa pukulan dalam pencak silat menjadi komponen utama yang digunakan untuk menyerang?

Pukulan dalam pencak silat terbagi menjadi 4, yaitu pukulan depan, pukulan samping, pukulan bandul dan pukulan melingkar.

Seorang pesilat tentu saja harus memiliki kemampuan dalam melakukan pukulan. Namun, apakah pukulan dalam pencak silat membutuhkan alat?

Jawabannya, pukulan dalam pencak silat merupakan salah satu serangan yang menggunakan tangan kosong saja.

Pesilat akan melakukan serangan kepada lawan menggunakan tangan sebagai bentuk penyerangan. Pukulan yang dapat digunakan pesilat adalah pukulan yang dilakukan dengan cara mengepalkan tangan ke target sasaran.

Semua pukulan dalam pencak silat merupakan salah satu serangan yang menggunakan tangan kosong.

 

Gerak Spesifik Pencak Silat

Dilansir melalui buku Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas VII, gerak spesifik seni bela diri pencak silat, terdiri dari sikap kuda-kuda, pola langkah kaki, pukulan, tendangan, tangkisan dan elakan.

Sikap Kuda kuda

Sikap kuda-kuda adalah gerakan awal yang dilakukan seorang pesilat. Sikap ini digunakan untuk mempersiapkan kedua kaki dalam keadaan yang statis.

Selain itu, sikap kuda-kuda juga berguna untuk menjaga keseimbangan tubuh dari gerakan-gerakan yang akan dilakukan pesilat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pola Langkah Kaki Gerak spesifik langkah kaki atau yang dikenal sebagai gerak melangkah merupakan gerak kaki dalam memindahkan dan mengubah langkah guna mendekati atau menjauhi lawan pada posisi yang menguntungkan. Pukulan Pukulan dalam pencak silat dibagi menjadi 4 yakni pukulan depan, pukulan samping, pukulan bandul dan pukulan melingkar. Pukulan depan biasa digunakan untuk sasaran atas, tengah dan bawah. Sedangkan pukulan samping adalah pukulan yang menggunakan lengan dengan tangan mengepal, dimana lintasannya ke arah samping badan. Adapun, pukulan bandul yang dapat dilakukan pesilat dengan cara mengayunkan salah satu tangan yang mengepal dari bawah ke atas. Pukulan ini digunakan untuk sasaran kemaluan, ulu hati dan dagu. Selain itu, ada pukulan melingkar yang dilakukan dengan cara mengayunkan salah satu tangan yang mengepal dan diarahkan melingkar dari luar ke dalam. Pukulan jenis ini digunakan untuk sasaran ke arah jari lawan.

Halaman
Show All
Haya Aulia, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan