Generasi Emas Amerika Serikat Siap Kejutkan Piala Dunia 2022

Absen di Piala Dunia 2018, Amerika Serikat bersiap mengejutkan Piala Dunia 2022 di Qatar dengan para pemain mudanya. Mereka merupakan generasi emas yang mayoritas berkiprah di klub-klub Eropa.

Diterbitkan 31 Agustus 2022, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Tim Ream, bek 33 tahun asal Fulham jadi yang tertua. Selain itu, Ream juga tercatat sebagai satu-satunya pemain yang sudah berusia lebih dari 30 tahun. Sementara Yunus Musah, winger 18 tahun milik Valencia jadi yang termuda.

Pemain paling mentereng adalah Christian Pulisic. Winger berusia 23 tahun itu sudah mengangkat tropi Liga Champions Eropa bersama Chelsea.

Mengkilap

Lainnya tak kalah mengkilap, seperti  Weston McKennie (Juventus), Sergino Dest (Barcelona), Timothy Weah (LOSC Lille), Tyler Adams (Leeds United), Matt Turner (Arsenal), Zack Steffen (Manchester City) hingga Giovanni Reyna (Borussia Dortmund).  Daftar lainnya bisa menyusul dengan banyaknya pemain berbakat AS.

“Apa yang kita lihat akhir-akhir ini adalah sekelompok besar pemain berbakat. Mereka juga memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa itu profesional di usia yang lebih muda,”ujar legenda AS, Brian McBride yang saat ini menjadi manajer umum tim.

Berbicara kepada FIFA+ baru-baru ini tentang persiapan AS untuk Piala Dunia FIFA Qatar 2022, McBride melihat tim AS saat ini bisa dibilang yang terbaik. Mereka merupakan generasi emas AS.

Progres

Skuat yang disiapkan oleh Pelatih Gregg Berhalter ke Qatar rata-rata berusia 24 tahun. Lima belas pemain berusia 24 tahun atau lebih muda, dan hanya satu pemain yang berusia lebih dari 30 tahun.

“Kami dapat mencoba dan membantu mereka mempersiapkan apa yang ada di depan. Hanya untuk memberi mereka dasar pemahaman dan membatasi kekhawatiran atau tekanan yang mungkin mereka rasakan. Tetapi kenyataannya adalah bahwa mereka harus menemukannya sendiri," tegas McBride.

Pelatih AS, Berhalter juga melihat progres yang positif dari para pemain.

"Mereka mendapatkan lebih banyak pengalaman,  bermain lebih banyak untuk klub mereka dan bermain di pertandingan besar untuk klub mereka," kata Berhalter.

"Saya pikir masih ada banyak ruang untuk berkembang dengan tim ini. Ada beberapa pemain yang bahkan mungkin membuat langkah yang bahkan belum kita ketahui atau hanya di pinggiran."

Daftar pemain bisa berubah. Berhalter bisa menambahkan beberapa pemain senior sebelum menuju Qatar.

Terlepas dari apapun, generasi emas AS di Piala Dunia 2022 tak bisa dipandang remeh oleh tim lainnya di Grup B yang dihuni AS, Inggris, Iran dan Wales.

Keikutsertaan dalam Piala Dunia 2022 yang ke-11 bagi timnas AS akan menjadi pembuktian bahwa mereka memang layak disebut sebagai generasi terbaik. Generasi yang akan menjadi andalan AS saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yo Kavya, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan