Generasi Emas Amerika Serikat Siap Kejutkan Piala Dunia 2022

Absen di Piala Dunia 2018, Amerika Serikat bersiap mengejutkan Piala Dunia 2022 di Qatar dengan para pemain mudanya. Mereka merupakan generasi emas yang mayoritas berkiprah di klub-klub Eropa.

Diterbitkan 31 Agustus 2022, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Orang bisa saja meremehkan tim nasional Amerika Serikat (AS) yang lolos ke Piala Dunia 2022 dengan hanya menang selisih gol atas Kosta Rika. Namun tim ini yang terbaik. Generasi emas yang siap menggebrak Piala Dunia 2022. 

Meski begitu AS tetaplah AS, yang bisa membuat tidak mungkin menjadi mungkin. Seperti halnya ketika mereka mampu menyelenggarakan Piala Dunia 1994 yang sukses. Mampu menjadikan sepakbola yang tak dilirik warganya menjadi salah satu olahraga paling popular.

Sebuah jajak pendapat pada Juli 2022 menempatkan sepakbola sebagai olahraga terpopuler keempat di AS. Menggeser posisi hoki es.

Fakta itu cukup mengejutkan berbagai pihak, apalagi melihat Major League Soccer (MLS) baru berkiprah pada 1996.   

Namun berbagai gebrakan yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir mulai berbuah hasil. Sepakbola kini digemari oleh tujuh persen penduduk Amerika Serikat.

Jumlah itu diprediksi bakal terus bertumbuh  dan mencapai puncaknya saat Amerika Serikat jadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026.

Maka ketika AS harus absen di Piala Dunia 2018, mereka langsung melakukan pembenahan besar-besaran. Sejumlah nama besar seperti Tim Howard, Michael Bradley, dan Jozy Altidore dicoret dari skuad, sementara sejumlah pemain muda menjadi andalan skuat Piala Dunia 2022 di Qatar.

Federasi Sepakbola AS pada 2018 itu juga lalu menunjuk Gregg Berhalter untuk menangani The Yanks, julukan timnas AS. Menjuarai CONCACAF Nations League tahun 2021 adalah gelar pertama yang diraih setelah mengalahkan Meksiko di final dengan skor 3-2.

Pulisic

Saat itu sudah terlihat generasi emas AS. Skuat dihuni oleh mayoritas pemain yang berlaga di klub-klub Eropa, Hanya ada 4 pemain yang berlaga di MLS.

Rinciannya 4 pemain bermain di Liga Inggris dan Jerman, 3 pemain di Liga Belgia, 2 pemain di Liga Spanyol, dan masing-masing 1 pemain dari Liga Austria, Prancis, Italia, Portugal, Swiss, dan Turki.

Di babak final CONCACAF Nations League 2021 saja, 23 anggota timnas AS memiliki rataan usia 23 tahun, 336 hari, dengan 13 diantaranya masih berusia di bawah 23 tahun.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tim Ream, bek 33 tahun asal Fulham jadi yang tertua. Selain itu, Ream juga tercatat sebagai satu-satunya pemain yang sudah berusia lebih dari 30 tahun. Sementara Yunus Musah, winger 18 tahun milik Valencia jadi yang termuda. Pemain paling mentereng adalah Christian Pulisic. Winger berusia 23 tahun itu sudah mengangkat tropi Liga Champions Eropa bersama Chelsea.

Halaman
Show All
Yo Kavya, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan