Pebasket AS Brittney Griner Dijatuhi Hukuman 9 Tahun Penjara di Rusia

Juri memutuskan pebasket AS Brittney Griner bersalah atas penyelundupan dan kepemilikan narkoba. Dia bisa ditukar dengan tahanan Rusia.

Diterbitkan 05 Agustus 2022, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Emas Olimpiade

Brittney Griner Lahir di Houston, Texas, pada 18 Oktober 1990. Dia adalah anggota tim Universitas Baylor di Texas, tempatnya bermain dari 2009 hingga 2013.

Pebasket dengan tinggi 2,06 meter ini terpilih sebagai nomor 1 dalam draft WNBA 2013 oleh Phoenix Mercury, satu-satunya tim profesional Amerika yang diperkuatnya. Di klub tersebut, dia adalah salah satu pemain top.

Griner memenangkan gelar WNBA bersama Phoenix Mercury pada 2014 silam dan menjadi finalis 2021 ketika dikalahkan Chicago Sky. Pada delapan kesempatan, yang terakhir 2022 secara simbolis, dia telah dimasukkan dalam tim WNBA All-Star.

Di luar Amerika Serikat, Griner pernah bermain buat China's Beijing Great Wall pada 2014. Pada 3 November tahun itu, dia diserang dan ditikam tak lama setelah berlatih dengan timnya.

Sejak 2015, Griner bermain untuk klub Rusia UGMK Ekaterinburg, klub basket terkuat di Eropa, dengan tiga gelar Euroleague atas nama mereka. Tim ini dilatih oleh pelatih asal Spanyol Miguel Mendez yang juga pelatih tim nasional.

Bertama timnas AS, Griner memenangkan kejuaraan dunia di Turki pada Oktober 2014 dengan mengalahkan Spanyol. Gelar itu sekali lagi dia menangkan di Tenerife (Spanyol) pada September 2018 setelah menaklukkan Australia di final dan terpilih sebagai pemain terbaik pada pertandingan krusial itu.

Dia juga meraih medali emas Olimpiade ganda; di Rio 2016 dan Tokyo 2020.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Bogi Triyadi, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan