"Kita lihat dengan pulangnya jemaah haji, kita lihat profil (karakteristik) mungkin agak berubah karena memang jemaah haji pada berdatangan dan ada beberapa juga yang kena (positif COVID-19)," kata Budi Gunadi usai Launching BioColomelt-Dx di RS Kanker Dharmais Jakarta pada Selasa, 19 Juli 2022.
Walau begitu, menurut Budi Gunadi, kenaikan subvarian Omicron BA.2.75 di India -- sebagai negara yang pertama kali menemukan kasus varian tersebut -- terbilang sedikit. Kenaikan kasus COVID-19 utamanya masih disumbang dengan penyebaran varian Omicron BA.4 dan BA.5.
"Kalau kita bandingkan dengan negara lain, India kenaikannya (Omicron BA.2.75) kayak kita sedikit. Justru BA.4 dan BA.5 yang ada di Inggris, Portugal, Amerika Serikat, dan Jepang itu yang tinggi," jelasnya.
"Nah, Prancis sama Amerika sudah di atas 100.000 kasus, Singapura, Jepang."
Sudah Berkembang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4092248/original/074672800_1658132688-Vaksin-Booster-Arbas-1.jpg)
Virus Corona yang berubah dengan cepat telah melahirkan mutan Omicron lainnya yang mengkhawatirkan para ilmuwan. Terlebih, varian ini sudah mulai berkembang di India dan muncul di banyak negara lain, termasuk Amerika Serikat (AS).
Para ilmuwan mengatakan varian BA.2.75 mungkin dapat menyebar dengan cepat dan menghindari kekebalan yang dibentuk dari vaksin dan infeksi sebelumnya. Meski begitu, masih belum jelas apakah itu dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius daripada varian Omicron lainnya, termasuk BA.5 yang paling menonjol secara global.
“Masih terlalu dini bagi kami untuk menarik terlalu banyak kesimpulan,” kata direktur virologi klinis di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, Matthew Binnicker, dikutip dari The Indian Express, Selasa (19/7/2022). “Tapi sepertinya, terutama di India, tingkat penularannya menunjukkan peningkatan eksponensial.”
"Apakah akan mengungguli BA.5 ya masih belum dipastikan. Namun, fakta bahwa itu telah terdeteksi di banyak bagian dunia, bahkan dengan tingkat pengawasan virus yang lebih rendah merupakan indikasi awal penyebarannya,” sambung Shishi Luo, kepala penyakit menular untuk Helix, sebuah perusahaan yang memasok sekuensing virus.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3578638/original/047682600_1632213265-Infografis_5_Tips_Tetap_Sehat_di_Masa_Pandemi_Covid-19.jpg)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317456/original/060618600_1786013917-Screenshot_2026-08-06_164447.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317507/original/011159500_1786016808-cek_fakta_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4093935/original/076291800_1658233831-CAPAIAN-VAKSIN-BOOSTER-NASIONAL-Tallo-3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4958108/original/084997400_1727840128-20241002-Topan_Kraton-AFP_5.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Buku dari Warga untuk Warga di HUT Jakarta](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/EyKU3eLgkKpcPpD5ZVoZieqU4Qo=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8583700/original/080762500_1782546052-Prof_Tjandra_Yoga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8303352/original/055143700_1782168148-Sidang_kasus_korupsi_wastafel_Covid-19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3910505/original/020707300_1642741792-20220121-FOTO---BERBAGI-SAYURAN-HERMAN-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579807/original/001907400_1778075970-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421566/original/097314800_1763950193-WhatsApp_Image_2025-11-24_at_09.07.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3334658/original/040696600_1609125218-martin-sanchez-Tzoe6VCvQYg-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 75 Mutasi Varian Baru COVID-19 Cicada](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/reSd7PVafZjUwHScr4SWjBnOLrk=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5542694/original/067258800_1774950743-WhatsApp_Image_2026-03-31_at_3.38.47_PM.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Varian Baru Lagi COVID-19, Kini BA.3.2 'Cicada' dan Sudah Masuk Variant Under Monitoring](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/qRruizMJKhQEA4WLv378Rz_SNKw=/200x113/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541266/original/050683200_1774856802-WhatsApp_Image_2026-03-30_at_14.26.27.jpeg)