Suwon World Cup Stadium, Saksi Bisu Keganasan Brasil di Piala Dunia 2002

Selama digunakan untuk Piala Dunia 2002, Suwon World Cup Stadium menjadi tuan rumah tiga pertandingan grup dan satu pertandingan babak 16. Di antaranya laga Timnas Brasil melawan Kosta Rika

Diterbitkan 19 Juli 2022, 07:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Brasil terus melaju hingga babak final menghadapi Jerman. Ronaldo kembali membuktikan keganasannya dengan mencetak dua gol kemenangan. Brasil pun juara Piala Dunia 2002.

Markas Klub K League

Suwon World Cup Stadium saat ini menjadi markas Suwon Samsung Bluewings. dan Suwon FC. Kedua klub ini sama-sama bersaing di K League, atau kompetisi kasta teratas dalam sepak bola Korea Selatan.

Suwon FC saat ini bertengger di peringkat keenam klasemen sementara dengan poin 28 dari 22 pertandingan.

Sedangkan Suwon Samsung Bluewings punya nasib lebih buruk. Mereka kini terdampar di peringkat ke-11 dengan poin 22.

Cara menuju Suwon World Cup Stadium

Suwon World Cup Stadium terletak di sebelah timur kota Suwon, hampir di sebelah kampus Universitas Ajou.

Stadion ini terletak beberapa kilometer di sebelah timur Benteng Hwaseong. Posisinya agak lebih jauh dari Stasiun Suwon, kawasan bisnis, dan area kehidupan malam paling populer, yang terletak di selatan atau barat daya stadion.

Melansir stadiumguide, Suwon World Cup Stadium terletak sekitar 30 kilometer selatan dari Seoul dan dapat dicapai dari ibukota Korea Selatan itu menggunakan kereta api atau bus.

Jika menggunakan bus, pengunjung bisa menggunakan bus jalur 1 dari pusat kota Seoul kemudian turun di Stasiun Hwaseo. Setelah itu melanjutkan perjalanan menggunakan taksi yang memakan waktu 15 hingga 20 menit.

Selain itu, dari stasiun Suwon juga bisa menggunakan Bus dengan nomor 86, 100, 720 (dan 720-1 dan 702-2) semuanya melewati stadion, seringkali melalui Universitas Ajou.

Tur Piala Dunia

Suwon World Cup Stadium juga menyediakan Tur Piala Dunia. Stadion ini miliki museum tentang sejarah sepak bola Korea yang mencakup peringatan Piala Dunia 2002. Museum dibuka setiap hari dari pukul 10:00 hingga 17:00 dan biaya masuknya adalah 1000 won.

Museum di sisi tenggara Suwon World Cup Stadium itu memiliki enam ruang display. Mulai ruang sejarah Piala Dunia dari berbagai negara, sejarah Piala Dunia 2002, ruang khusus tim Korsel, sampai ruang teater kecil untuk memutar video pertandingan-pertandingan monumental tim Korsel sebagai tim Asia pertama yang sukses menembus semifinal Piala Dunia.

Ruangan Khusus Park Ji-sung

Menariknya, salah satu ruangan itu diberi nama sang legenda hidup Korsel, Park Ji-sung. Meski bukan kelahiran Suwon, namun, mantan pemain Manchester United tumbuh besar di sana.

Di ruang Park Ji-sung, pengunjung bisa menyaksikan benda-benda yang pernah dikenakan Ji-sung, sejak masih membela klub profesional pertamanya, Kyoto Purple Sanga (Jepang) hingga di klub pertama dan terakhir di Eropa PSV Eindhoven (Belanda).

Selain kostum dan sepatu, dipajang foto-foto Park Ji-sung sejak masih bermain di sekolahnya hingga ketika membela tim kampusnya, Myongji University.

Ada juga layar kecil yang memutar video-video permainan Ji-sung saat tampil di final Liga Champions musim 2009 bersama MU.

Ini menjadi sebuah penghargaan bagi Park Ji-sung, karena ia dinilai memberikan dampak yang sangat besar terhadp perkembangan sepak bola di Korsel.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan